Banjir Kepung Jabodetabek, Andi Arief Pertanyakan Kinerja BMKG

Chyntia Sami Bhayangkara, Husna Rahmayunita

Kamis, 02 Januari 2020 | 09:32 WIB
Banjir Kepung Jabodetabek,  Andi Arief Pertanyakan Kinerja BMKG
Banjir di Tangerang. (Antara)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mempertanyakan kinerja Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek. Ia menuding BMKG tidak cepat tanggap dalam memberikan antisipasi mengenai prediksi cuaca dan potensi banjir.

Hal itu disampaikan oleh Andi Arief melalui akun Twitter miliknya @andiarief_. Menurut Andi, BMKG yang bertugas memprediksi cuaca seharusnya telah memberikan imbauan jauh-jauh hari sehingga bencana banjir bisa diantisipasi.

"Banjir Jakarta ini yang perlu dipertanyakan adalah BMKG. Harusnya dengan kecanggihan peralatan, metode dan mempertimbangkan siklus, bisa menghitung potensi curah hujan," cuit Andi Arief seperti dikutip Suara.com, Kamis (2/1/2020).

Banjir di awal 2020 ini terjadi di sejumlah titik di Jabodetabek pada Rabu (1/1/2020), akibat hujan yang tak kunjung reda sejak Selasa (31/12/2019) sore. Hingga Kamis pagi, sejumlah titik masih digenangi air dengan ketinggian yang bervariasi.

Andi Arief menambahkan, Pemerintah Daerah DKI Jakarta tidak mungkin mampu memprediksi cuaca dan menghitung debit air yang akan turun di wilayahnya sehingga BMKG yang harus melakukannya.

"Pemda DKI tak mungkin bisa menghitung air. Harusnya sistem berjalan dengan masyarakat dipersiapkan," imbuhnya.

Dalam cuitan selanjutnya, Andi Arief mengatakan jika bencana di Indonesia bisa diprediksi kapan datanganya dengan teknologi dan metode canggih. Terbukti, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mampu menekan korban letusan gunung api selama beberapa tahun terakhir.

Cuitan Andi Arief soal banjir Jakarta. (Twitter/@AndiArief__)
Cuitan Andi Arief soal banjir Jakarta. (Twitter/@AndiArief__)

Secara morfologi Jakarta ditakdirkan sebagai wilayah banjir. Namun bencana kali ini berdampak lebih parah dibandingkan yang sebelumnya karena kendaraan turut hanyut.

Oleh karena itu, menurut Andi Arief, Pemda DKI Jakarta dan BMKG bersinergi dengan warga untuk menanggulangi banjir supaya kondisi segera pulih.

baca juga

"Jakarta akan tetap banjir, karena morfologinya menurut ahli geologi ditakdirkan wilayah banjir. Tapi banjirnya ya gini-gini aja. Cuma kali ini korbannya harta benda termasuk mobil. Jalan keluar bisa bantu normalisasi, tapi paling penting siapkan masyaraakat, BMKG dan Pemda kuncinya," terang Andi Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas Akibat Banjir Jabodetabek 16 Orang, Ini Daftarnya

Korban Tewas Akibat Banjir Jabodetabek 16 Orang, Ini Daftarnya

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 08:46 WIB

Jakarta Dilanda Banjir, Begini Kondisi Terkini Kali Ciliwung di Pasar Baru

Jakarta Dilanda Banjir, Begini Kondisi Terkini Kali Ciliwung di Pasar Baru

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 08:21 WIB

Lintasan Masih Tergenang Banjir, Sejumlah Perjalanan KRL Dibatasi

Lintasan Masih Tergenang Banjir, Sejumlah Perjalanan KRL Dibatasi

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 07:54 WIB

PLN Mulai Nyalakan Sejumlah Gardu yang Dinyatakan Aman dari Banjir

PLN Mulai Nyalakan Sejumlah Gardu yang Dinyatakan Aman dari Banjir

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 06:40 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×