Hubungan Memanas, Amerika Tahan Puluhan Warga Keturunan Iran

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2020 | 13:12 WIB
Hubungan Memanas, Amerika Tahan Puluhan Warga Keturunan Iran
Ilustrasi bendera Amerika Serikat [Shutterstock]

Suara.com - Kelompok-kelompk Hak-hak Asasi Manusia (HAM) dan beberapa anggota DPR Amerika Serikat (AS) minta penjelasan dari pemerintah AS setelah puluhan warga AS keturunan Iran ditahan di perbatasan AS dengan Kanada untuk ditanyai.

Penahanan itu menyusul peningakatan tajam ketegangan antara AS dan Iran.

Kantor Council on American-Islamic Relations (CAIR) cabang negara bagian Washington telah membantu lebih dari 60 orang warga Iran dan warga AS keturunan Iran yang ditahan selama 11 jam di perbatasan. Mereka ditanyaioleh para petugas perbatasan AS.

CAIR mengatakan dalam sebuah pernyataan, semua yang ditahan telah dibebaskan, tapi ada sejumlah orang yang ditolak masuk ke AS. Kata CAIR lagi, banyak dari mereka sedang kembali ke AS setelah menghadiri konser musik pop Iran pada Sabtu (5/1/2020) di Vancouver, Kanada.

Insiden di perbatasan itu menyusul pengumuman Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang mengatakan akan meningkatkan langkah-langkah keamanan di semua pintu masuk ke AS. Langkah itu diambil setelah Iran mengancam akan membalas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani oleh AS.

Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan ASn (CBP) membantah telah menyasar warga AS keturunan Iran, dan dalam cuitan mengatakan “postingan dalam media sosial yang mengatakan CBP menahan warga AS keturunan Iran dan menolak mereka masuk ke AS adalah palsu.”

Namun Jorge L. Baron, kepala Proyek Hak-hak Imigran di Barat Laut AS membantah keterangan CBP itu. Katanya, lewat Twitter: “Orang-orang itu tidak diizinkan masuk ke AS, di mana mereka tinggal, dan CBP menahan paspor mereka, sehingga mereka tidak bisa kembali ke Kanada. Jadi, jelas, orang-orang itu telah ditahan.”

Anggota Kongres AS, khususnya yang mewakili negara bagian Washington ikut marah.

Kata anggota DPR Pramila Jayapal lewat Twitter, “sangat resah karena adanya laporan yang mengatakan warga AS keturunan Iran, termasuk yang sudah menjadi warga negara AS, ditahan di perbatasan dengan Kanada.”

Anggota DPR Adam Smith, juga wakil dari negara bagian Washington, mengatakan, kantornya akan minta penjelasan dari Petugas Perbatasan tentang apa yang terjadi.

Sumber: VOA Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Peperangan dengan Iran, Warga AS Gelar Aksi Besar-besaran

Tolak Peperangan dengan Iran, Warga AS Gelar Aksi Besar-besaran

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 05:27 WIB

Iran Kibarkan Bendera Merah Usai Jenderalnya Dibunuh AS, Apa Artinya?

Iran Kibarkan Bendera Merah Usai Jenderalnya Dibunuh AS, Apa Artinya?

News | Senin, 06 Januari 2020 | 16:51 WIB

Diserang Kelompok Militan, 3 Tentara AS Tewas di Kenya

Diserang Kelompok Militan, 3 Tentara AS Tewas di Kenya

News | Senin, 06 Januari 2020 | 14:04 WIB

Soleimani Dibunuh, Iran: Kami Sudah Banyak Mengubur Orang seperti Trump

Soleimani Dibunuh, Iran: Kami Sudah Banyak Mengubur Orang seperti Trump

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 21:30 WIB

Presiden Irak Ajak Masyarakat Kendalikan Emosi Setelah Soleimani Dibunuh AS

Presiden Irak Ajak Masyarakat Kendalikan Emosi Setelah Soleimani Dibunuh AS

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 19:59 WIB

AS Bunuh Jenderal Legendaris Iran Soleimani, Dunia di Ambang World War 3

AS Bunuh Jenderal Legendaris Iran Soleimani, Dunia di Ambang World War 3

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:59 WIB

Warga AS Didesak Keluar dari Irak Setelah Jenderal Iran Soleimani Tewas

Warga AS Didesak Keluar dari Irak Setelah Jenderal Iran Soleimani Tewas

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 17:33 WIB

Terkini

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB