Tuntut Keadilan, Chika Justru Diminta 9 Tiket Pesawat oleh Oknum Jaksa

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 11 Januari 2020 | 18:09 WIB
Tuntut Keadilan, Chika Justru Diminta 9 Tiket Pesawat oleh Oknum Jaksa
Chika (42) menuntut keadilan penahanan eks suaminya (ist)

Suara.com - Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa ini pas disandingkan dengan apa yang dialami oleh Chika (42) janda asal Medan, Sumatera Utara.

Saat ia meminta keadilan agar mantan suaminya, Yacub Welfrid Hulu dipenjara,  Chika justru mengakui diminta membiayai penangkapan eks suaminya yang dilakukan oleh oknum jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Keterangan resmi yang diterima Suara.com dari Ombudsman Sumut, Sabtu (11/1/2020), awal petaka bagi Chika berawal pada 2007 saat ia dan Yacub memutuskan untuk bercerai.

Saat pengadilan telah memutus pernikahan mereka, hak asuh anak tunggal mereka, Riki Hulu (2) jatuh kepada Yacub.

Tak terima putusan tersebut, Chika terus memperjuangkan hak asuh anak tunggalnya lantaran merasa mampu membiayai kebutuhan hidup anaknya itu.

Anak Direbut Paksa, Chika Dipukuli

Hingga pada 2008, Yacub mendatangi kediaman orang tua Chika dan membawa pergi anak semata wayangnya saat Chika tak berada di rumah.

Setelah melakukan pencarian beberapa lama, ia berhasil menemukan Yacub dan anaknya. Keduanya terlibat adu mulut hingga Yacub memukuli Chika.

Atas peristiwa itu, Chika melaporkannya ke kepolisian. Setelah melalui proses persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Yacub dinyatakan bersalah dan dihukum 10 bulan penjara.

baca juga

"Tapi selama proses persidangan Yacub tidak ditahan," kata Chika.

Yacub melakukan banding hingga berlanjut ke tingkat kasasi. Kasasi tersebut ditolak, Yacub dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman 10 bulan. Namun Yacub melarikan diri ke Sanggau, Kalimantan Barat.

Keadilan Dibayar dengan Sembilan Tiket Pesawat

Pada Desember 2017, Chika menuntut keadilan meminta agar Yacub ditahan sesuai putusan Mahkamah Agung.

Oknum jaksa Kejaksaan Tinggi justru meminta agar Chika membiayai tiket perjalanan dari Medan menuju Sanggau sebanyak sembilan tiket.

"Waktu itu dia mengatakan jaksa bisa menangkap asal dibelikan sembilan tiket. Empat tiket untuk pergi, dan lima tiket untuk membawa Yacub serta akomodasi mereka. Saya rekam itu semua melalui HP," ungkapnya kepada Ombudsman RI perwakilan Sumut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Hakim PN Medan, Istri Muda Nyaris Diceraikan karena Rakus Harta

Bunuh Hakim PN Medan, Istri Muda Nyaris Diceraikan karena Rakus Harta

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 18:25 WIB

Dibunuh Istri Muda, Ini Respons Ketua MA soal Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Dibunuh Istri Muda, Ini Respons Ketua MA soal Pembunuhan Hakim Jamaluddin

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 18:55 WIB

Ibu Tiri jadi Otak Pembunuhan, Anak Hakim Jamaluddin: Harus Dihukum Mati!

Ibu Tiri jadi Otak Pembunuhan, Anak Hakim Jamaluddin: Harus Dihukum Mati!

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:10 WIB

Skenario Istri Muda, Upahi Pembunuh Rp 2 Juta Eksekusi Hakim Jamaluddin

Skenario Istri Muda, Upahi Pembunuh Rp 2 Juta Eksekusi Hakim Jamaluddin

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 18:30 WIB

Fakta Baru! Istri Muda dengan Selingkuhan Rancang Bunuh Hakim Jamaluddin

Fakta Baru! Istri Muda dengan Selingkuhan Rancang Bunuh Hakim Jamaluddin

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 17:01 WIB

Terkini

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:59 WIB

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:55 WIB

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:54 WIB

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 10:52 WIB

Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan

Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:51 WIB

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos September 2026, Bisa Lewat HP

Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos September 2026, Bisa Lewat HP

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:49 WIB

Tensura Season 4 Cour 3 Lanjut Juli, Spin-off Clayman's Revenge Jadi Anime

Tensura Season 4 Cour 3 Lanjut Juli, Spin-off Clayman's Revenge Jadi Anime

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:48 WIB

Pramono Anung Sebut Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York

Pramono Anung Sebut Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York

News | Senin, 28 September 2026 | 10:48 WIB

Hilirisasi Nikel Ubah Kawasi Jadi Boomtown, Guru Jadi Penjaga Masa Depan Anak Obi

Hilirisasi Nikel Ubah Kawasi Jadi Boomtown, Guru Jadi Penjaga Masa Depan Anak Obi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:48 WIB

Dunia Gemetar, Harga Minyak Terus Mendidih saat Perdamaian AS - Iran Makin Tak Jelas

Dunia Gemetar, Harga Minyak Terus Mendidih saat Perdamaian AS - Iran Makin Tak Jelas

News | Senin, 28 September 2026 | 10:48 WIB

×