Puluhan Warga China Terinfeksi Virus Misterius, 1 Orang Tewas

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 14 Januari 2020 | 14:44 WIB
Puluhan Warga China Terinfeksi Virus Misterius, 1 Orang Tewas
Seorang pria bermasker meninggalkan Pusat Kesehatan Wuhan, di mana seorang pria yang dirawat karena penyakit pernafasan, meninggal, di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, 12 Januari 2020. (Foto: AFP)

Suara.com - Seorang pria berusia 61 tahun di Kota Wuhan, China, meninggal karena pneumonia atau radang, setelah muncul wabah virus yang belum diidentifikasi tersebut. Kata pejabat kesehatan Wuhan, Sabtu (11/1/2020), tujuh orang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Saat ini total ada 41 orang yang didiagnosis terjangkit pathogen tersebut. Komisi Kesehatan Kotamadya Wuhan dalam pernyataan yang diunggah di situs webnya mengatakan, dalam tes laboratorium awal terhadap patogen itu, yang dikutip oleh media pemerintah China awal pekan ini, mengarah kepada jenis baru koronavirus.

Dikatakan patogen itu adalah "penyebab pneumonia virus yang tidak diketahui".

Dua dari mereka yang telah terinfeksi tersebut telah keluar dari rumah sakit dan sisanya dalam kondisi stabil. Menurut komisi itu, 739 orang yang dianggap telah melakukan kontak dekat dengan pasien telah disterilkan.

Pria itu adalah korban pertama wabah yang dimulai pada Desember. Ia adalah konsumen tetap pasar makanan laut di kota itu. Kata otoritas kesehatan, pria itu sebelumnya juga didiagnosis menderita tumor di perut dan penyakit hati kronis.

Berbagai perawatan yang dijalani setelah dirawat di rumah sakit tidak membuahkan hasil. Ia meninggal pada 9 Januari malam karena gagal jantung. Komisi itu menambahkan pria tersebut dinyatakan positif terkena virus, tambahnya.

Otoritas kesehatan Wuhan juga mengatakan para pasien terutama adalah penjual dan pembeli di pasar makanan laut. Hingga saat ini tidak ada staf medis yang terinfeksi, juga tidak ada bukti jelas penularan dari manusia ke manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Kamis (9/1/2020) bahwa anggota baru dari keluarga virus yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Parah yang mematikan (SARS) dan wabah Sindrom Pernafasan (MERS), bisa menjadi penyebab wabah saat ini.

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga SARS. Beberapa jenis virus menyebabkan penyakit yang kurang serius, sementara beberapa jenis yang menyebabkan MERS, jauh lebih parah.

Pada 2003, pejabat Cina menutupi kasus wabah SARS selama berminggu-minggu sebelum akhirnya lonjakan jumlah korban jiwa dan rumor memaksa pemerintah untuk mengungkapkan epidemi itu. Penyakit ini menyebar dengan cepat ke kota dan negara lain. Lebih dari 8.000 orang terinfeksi dan 775 meninggal.

Sumber: VOA Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Pastikan Kapal China Sudah Tinggalkan Wilayah ZEE Indonesia

TNI Pastikan Kapal China Sudah Tinggalkan Wilayah ZEE Indonesia

News | Senin, 13 Januari 2020 | 05:54 WIB

Tak Mau Ada Gesekan, Nelayan Natuna Tolak Kedatangan Nelayan Pantura

Tak Mau Ada Gesekan, Nelayan Natuna Tolak Kedatangan Nelayan Pantura

News | Minggu, 12 Januari 2020 | 12:37 WIB

Inilah Penampakan Kapal Coast Guard China di ZEE Indonesia

Inilah Penampakan Kapal Coast Guard China di ZEE Indonesia

Foto | Minggu, 12 Januari 2020 | 10:30 WIB

Kalah dari 'Monster China', Hafiz / Gloria: Kami seperti Buntu

Kalah dari 'Monster China', Hafiz / Gloria: Kami seperti Buntu

Sport | Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:59 WIB

Tiga Kapal Perang TNI Mengadang dan Usir Konvoi Kapal China di Natuna

Tiga Kapal Perang TNI Mengadang dan Usir Konvoi Kapal China di Natuna

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:36 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Bilang China Cuma Kejar Ikan yang Lari ke Natuna?

CEK FAKTA: Jokowi Bilang China Cuma Kejar Ikan yang Lari ke Natuna?

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 15:38 WIB

CEK FAKTA: Foto China Bangun Instalasi Senjata Militer di Natuna, Benarkah?

CEK FAKTA: Foto China Bangun Instalasi Senjata Militer di Natuna, Benarkah?

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:21 WIB

Ribut Laut Natuna, 5 Juta Dukun Ngaku Siap Terjun Perang Lawan China

Ribut Laut Natuna, 5 Juta Dukun Ngaku Siap Terjun Perang Lawan China

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 15:39 WIB

Natuna Diklaim China, Sikap Prabowo hingga Luhut Dinilai Centang Perenang

Natuna Diklaim China, Sikap Prabowo hingga Luhut Dinilai Centang Perenang

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB