Kondisi Terkini Lokasi Penyekapan di Pulomas, Karyawan Diliburkan

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 16 Januari 2020 | 12:44 WIB
Kondisi Terkini Lokasi Penyekapan di Pulomas, Karyawan Diliburkan
Lokasi penculikan dan penyekapan di Pulomas. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Aksi penculikan dan penyekapan baru saja diungkap polisi di kawasan Pulomas. Kekinian, kondisi rumah lokasi penyekapan tertutup rapat, tidak ada aktivitas berarti yang dilakukan di dalam kantor perusahaan event organizer PT OHP di Pulomas, Pulo Gadung, Jakarta Timur itu usai digerebek polisi pada Rabu (15/1/2020) kemarin.

Pantauan Suara.com pada Kamis (16/1), rumah yang terletak di Jalan Pulomas Barat IV nomor 99 itu tampak digembok rapat, bagian teras rumah tampak berantakan dan hanya ada satu motor vespa yang terparkir depan garasi.

Kantor ini tampak seperti sebuah gudang tempat penyimpanan logistik dan alat-alat event organizer.

Sejak pukul 10.00 WIB masih ada aktivitas orang di dalam, namun sekitar pukul 11.12 WIB seluruh karyawan tampak keluar meninggal kantor.

Salah satu karyawan, Anton menyebut untuk hari ini kantor PT OHP di Pulomas tidak beroperasi.

"Untuk hari ini, tidak berjalan dulu," ujar Anton sambil meninggalkan lokasi, Kamis (16/1/2020).

Mereka juga tidak memperbolehkan awak media untuk masuk lebih jauh ke dalam, sebab kantor digembok rapat.

“Kita di sini menyerahkan semuanya ke polisi. Jadi dari sisi perusahaan, kita nggak bisa kasih keterangan apa-apa," ucap Anton.

Lokasi penculikan dan penyekapan di Pulomas. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Lokasi penculikan dan penyekapan di Pulomas. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Sebelumnya, aparat Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengungkap kasus penculikan dan penyekapan di PT OHP di Jalan Pulo Mas Barat IV, RT 6/13, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (15/1/2020). Sebanyak tiga orang telah diringkus. Mereka adalah Asep Priatna, Joggy Cana Siregar dan Agus Jaka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya masih memburu otak penyekapan terhadap korban berinsial MS. Sosok tersebut bernama Andre yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kita lakukan pengejaran Insyaallah secepatnya kita tangkap," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (16/1/2020).

Menurut dia, Andre merupakan bos dari PT. OHP. Penculikan tersebut disinyalir lantaran MS selaku manager PT. OHP menggelapkan uang senilai Rp 21 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penculikan di Pulomas, Polisi Buru Otak Penyekapan

Penculikan di Pulomas, Polisi Buru Otak Penyekapan

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 11:43 WIB

Seminggu Disekap, Korban Penculikan Pulomas Cuma Diberi Makan Sehari Sekali

Seminggu Disekap, Korban Penculikan Pulomas Cuma Diberi Makan Sehari Sekali

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 08:56 WIB

Penyekapan di Pulomas, Korban Diduga Gelapkan Uang Perusahaan

Penyekapan di Pulomas, Korban Diduga Gelapkan Uang Perusahaan

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 23:17 WIB

Disekap Selama Satu Minggu, Komplotan Penculik di Pulomas Aniaya Korbannya

Disekap Selama Satu Minggu, Komplotan Penculik di Pulomas Aniaya Korbannya

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 21:38 WIB

Sekap Korban karena Masalah Uang, 3 Penculik di Pulomas Tertangkap

Sekap Korban karena Masalah Uang, 3 Penculik di Pulomas Tertangkap

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 21:15 WIB

Terkini

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:05 WIB