Media di Indonesia Disarankan Bersatu dan Tiru Thailand untuk Hadapi Google

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 21 Januari 2020 | 21:34 WIB
Media di Indonesia Disarankan Bersatu dan Tiru Thailand untuk Hadapi Google
Ilustrasi Google.

Suara.com - Media online nasional Indonesia tengah berjuang menghadapi tantangan di era disrupsi. Di saat raja agregator seperti Google, Facebook, bisa menampilkan berita-berita media online nasional dan meraup keuntungan besar, namun media online tersebut justru tak mendapatkan hasil.

Mantan Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Bambang Harymurti menerangkan salah satunya cara yang bisa dilakukan media-media online di Indonesia ialah bersatu. Bersatu untuk kepentingan bersama menurutnya bisa dilakukan di samping persaingan ketat.

"Iya enggak apa-apa kan di era sekarang ada yang namanya coopetition," kata Bambang saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).

Bambang mengungkapkan bersatunya media-media online Indonesia diperlukan agar bisa mengumpulkan kekuatan menghadapi rajanya agregator. Dirinya mencontohkan seperti media-media online di Thailand.

Media-media online di Thailand pun bernasib sama seperti yang dirasakan di Indonesia. Di sana, mereka bersatu melalui Dewan Pers setempat lalu menggugat perusahaan Google.

Namun sebelum pengadilan memutuskan, akhirnya Google pun memutuskan untuk memberikan porsi iklan kepada media-media online Thailand.

"Menurut teman-teman di Thailand kenaikan iklan dengan skema baru Google itu (keuntungannya) naik 4 kali lipat," ujarnya.

Beda dengan Thailand, media-media online di Amerika Serikat menerapkan upaya melalui pembuatan regulasi.

Dalam undang-undang yang masih berbentuk draf itu disebutkan adanya peraturan di mana media-media di Amerika Serikat bisa melarang Google dan Facebook untuk mengambil beritanya dalam kurun waktu empat tahun. Tentu dalam posisi itu media-media berita online di Amerika Serikat pun sambil bernegosiasi dengan para agregator.

baca juga

Undang-undang itu perlu dibuat lantaran sebelumnya sudah ada undang-undang mengatur soal persaingan usaha yang memang menyulitkan media-media di Amerika Serikat itu untuk bersatu.

"Waktu empat tahun untuk bilang ke Facebook dan Google 'kita enggak akan kasih berita kita ke kamu kecuali kamu beri kita porsi yang lebih baik'," tuturnya.

Melihat dua contoh di atas, Bambang menilai kalau cara yang dilakukan media-media di Thailand lah yang paling mungkin diterapkan oleh media-media online di Indonesia untuk menghadapi agregator.

Meski demikian, ia tidak memungkiri ada 'ego' dari masing-masing media yang saling bersaing. Akan tetapi ia meyakini apabila untuk tujuan kepentingan bersama, media-media online di Indonesia bisa bersatu dan memperjuangkan keberlanjutan media.

"Kendalanya egonya saja. Jadi itu sebabnya dulu VOC jadi perusahaan terkaya di dunia sampai sekarang karena mereka bisa mengadu domba kesultanan Diponegoro lawan Aceh," ujarnya.

"Nah kalau sekarang kan antara Suara.com lawan Detik.com, kan sultan-sultan baru juga, mereka bisa enggak bersatu untuk menghadapi. Kalau enggak Google dan Facebooknya yang jadi perusahaan terkaya di dunia sementara kitanya terjajah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kominfo: Jangan Sembarang Pasang Iklan di Media-media Tak Terdaftar

Kominfo: Jangan Sembarang Pasang Iklan di Media-media Tak Terdaftar

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 21:25 WIB

Ditolak Google Maps, Huawei Gandeng TomTom

Ditolak Google Maps, Huawei Gandeng TomTom

Tekno | Senin, 20 Januari 2020 | 20:45 WIB

5 Warna Smartphone Android Teraneh

5 Warna Smartphone Android Teraneh

Tekno | Senin, 20 Januari 2020 | 09:41 WIB

Goda Pengguna, Google Tambahkan 120 Game Baru ke Stadia

Goda Pengguna, Google Tambahkan 120 Game Baru ke Stadia

Tekno | Minggu, 19 Januari 2020 | 15:30 WIB

Inovasi Baru, Sekarang Pesan GoFood Bisa Pakai Google Assistant!

Inovasi Baru, Sekarang Pesan GoFood Bisa Pakai Google Assistant!

Lifestyle | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:44 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×