Agen Figuran Sinetron Dibekuk, Cabuli 20 Anak dan Perempuan Dewasa

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:35 WIB
Agen Figuran Sinetron Dibekuk, Cabuli 20 Anak dan Perempuan Dewasa
Aparat Polres Metro Jakarta Barat meringkus YMP (31), oknum agen artis figuran sinetron yang melakukan pencabulan perempuan di bawah umur MR (13).[Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Aparat Polres Metro Jakarta Barat meringkus YMP (31), oknum agen artis figuran sinetron yang melakukan pencabulan perempuan di bawah umur MR (13).

Modusnya, YMP mengiming-imingkan MR bakal menjadi pemain figuran sinetron.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latujeru menyebut, kasus ini bermula dari adanya laporan korban MR.

MR mengakui disetubuhi oleh YMP di Hotel Banian Bulevar, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada 14 Februari 2019. Alhasil, MR mengalami sakit pada bagian sensitifnya.

"Pelaku menyetubuhi korban di Hotel Banian Bulevar Tanjung Duren, Jakarta Barat pada (14/2/2019) lalu. Selanjutnya, pelaku mengantar korban pulang" kata Audie di Mapolres Metro Jakarta Barat Jumat (24/1/2020).

Audie menyebut, pelaku melakukan kekerasan seksual kepada korban sebanyak dua kali di kamar hotel nomor 202.

Selang dua hari, 14 Februari 2019, pelaku kembali mencabuli korban di hotel yang sama.

Seusai mencabuli korban, pelaku rupanya tidak mengantarnya pulang. Pelaku hanya memberi uang senilai Rp 100 ribu kepada korban untuk naik ojek.

"Itu yang diberikan untuk korban naik ojek online," sambung Audie.

baca juga

Hingga memasuki bulan Januari 2020, peran pemain figuran yang dijanjikan pelaku kepada korban tak kunjung terjadi.

Namun, pelaku tiba-tiba menghubungi korban untuk kembali bertemu pada Senin (20/1/2020).

Rupanya, orang tua korban mengetahui pelaku menghubungi anaknya. Tak pikir panjang, orang tua korban langsung membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Karena mau ada pertemuan orangtuanya menghubungi kami. Pelaku kami tangkap di Hotel yang sama saat persetubuhan pertama kali pada Senin (20/1/2020)," papar Audie.

Ada 20 korban

Kepada polisi, YMP mengaku memunyai sebuah agensi bernama Glamour dengan legalitas yang tak jelas. Sejauh ini, sudah puluhan perempuan menjadi korban buntut iming-iming YMP.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, terungkap bahwa bukan hanya satu korban, tapi 20 korban, bahkan mungkin lebih," ucap Audie.

Audie menyebut, YMP telah bergulat di dunia agensi sejak tahun 2009. Biasanya, pelaku menggunakan media sosial untuk memangsa korbannya.

Dari 20 korban yang terdiri dari dua anak di bawah umur, hanya 9 orang yang  dijadikan pemain figuran. Sisanya, YMP hanya memberi janji manis lalu menghilang dalam remang malam.

"Korbannya 18 orang dewasa, 2 orang masih di bawah umur. Tapi memang 9 orang sudah ada yang dijadikan pemain figuran," kata Audie.

Atas perbuatannya, YMP dijerat Pasal 81 UURI No 35 Tahun 2014 perubahan atas UURI No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara.

Sebelumnya, gadis remaja berinisial MR (13), warga Duri Kepa, Jakarta Barat yang mengaku diperkosa oleh orang yang mengaku sebagai bekerja di sebuah agensi figuran sinetron.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menyebut, pelaku menjanjikan korban dapat menjadi model hingga pemain figuran sebuah sinetron.

Korban terperdaya sehingga pelaku menemukan celah untuk mencabuli korban. Atas insiden tersebut, korban membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Barat.

Kepada polisi, korban mengaku sudah dua kali dicabuli oleh pelaku. Saat itu, korban diminta untuk bertemu di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkap 19 Bandar, Polda Metro Jaya Sita 1,3 Ton Ganja

Tangkap 19 Bandar, Polda Metro Jaya Sita 1,3 Ton Ganja

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:53 WIB

Polisi Musnahkan Puluhan Narkoba Jaringan International

Polisi Musnahkan Puluhan Narkoba Jaringan International

Foto | Selasa, 05 November 2019 | 15:54 WIB

Anggota Srimulat Tessy dan Polo Musnahkan Narkoba

Anggota Srimulat Tessy dan Polo Musnahkan Narkoba

Foto | Selasa, 05 November 2019 | 14:07 WIB

Senat Jadi Sarang Bandar, Rustam Effendi Minta Kampus Awasi Mahasiswa

Senat Jadi Sarang Bandar, Rustam Effendi Minta Kampus Awasi Mahasiswa

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 17:05 WIB

Gunakan Ruang Senat, 3 Mahasiswa DO Ini Pasok Ganja ke Kampus-kampus

Gunakan Ruang Senat, 3 Mahasiswa DO Ini Pasok Ganja ke Kampus-kampus

News | Senin, 29 Juli 2019 | 17:25 WIB

10 Kali Beraksi, Jejak Teguh Terhenti Usai Jambret Emak-emak Gendong Cucu

10 Kali Beraksi, Jejak Teguh Terhenti Usai Jambret Emak-emak Gendong Cucu

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 19:52 WIB

Tulang Kering Didor, Penjambret Emak-emak Gendong Bayi Dibikin Pengkor

Tulang Kering Didor, Penjambret Emak-emak Gendong Bayi Dibikin Pengkor

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 19:36 WIB

Ekspresi Jerry Aurum saat Ditangkap Satgas Narkoba Polres Jakarta Barat

Ekspresi Jerry Aurum saat Ditangkap Satgas Narkoba Polres Jakarta Barat

Video | Rabu, 26 Juni 2019 | 11:18 WIB

Terkini

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB