Dubes China untuk Indonesia: Kami Bisa Sanggup Tangani Virus Corona

Reza Gunadha | Novian Ardiansyah
Dubes China untuk Indonesia: Kami Bisa Sanggup Tangani Virus Corona
Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Meski telah menggandeng WHO, permasalahan virus Corona tersebut belum dinyatakan berstatus situasi darurat global.

Suara.com - Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menyatakan, pemerintahannya masih dapat menangani secara tuntas virus corona yang kekinian menjadi wabah serta sudah menjalar hingga Indonesia.

Qian mengatakan, virus Corona di China hanya menyebar di Kota Wuhan. Dia mengklaim pemerintah China juga telah membatasi mobilisasi warganya yang hendak masuk maupun keluar dari Wuhan.

"Pertama kami masih dapat mengontrol warga di sana. Jadi warga dari Wuhan tidak meninggalkan Wuhan. Orang-orang dari daerah lainnya tidak pergi ke Wuhan, jadi transportasi publik akan kami kontrol dalam batas waktu yang belum ditentukan," kata Qian seusai bertemu pimpinan MPR, Jumat (24/1/2020).

Qian berujar, pemerintah China juga telah bekerja sama dengan organisasi kesehatan dunia (WHO) dalam menangani permasalahn virus Corona.

Meski telah menggandeng WHO, permasalahan virus Corona tersebut belum dinyatakan berstatus situasi darurat global.

"Kedua, kami tetap berkomunikasi dengan WHO dan mereka telah mengadakan rapat darurat. Namun WHO belum menyatakan situasi ini sebagai situasi darurat global, tidak," ujar Qian.

Sementara itu, Qian menjanjikan pihaknya bakal terus memperbarui informasi mengenai virus Corona kepada pemerintah Indonesia.

"Kami juga akan terus memberi informasi terbaru untuk Indonesia. Kemudian kami yakin, Indonesia  China dapat bersama-sama mengontrol situasi.”

Sebelumnya, otoritas China melaporkan jumlah korban tewas akibat virus corona di negaranya kembali bertambah. Dari semula hanya berjumlah 17 orang kini bertambah menjadi 25 rang.

Dialihbahasakan dari Channel News Asia, Jumat (24/1/2020), Komisi Kesehatan Nasional China menyebut saat ini pihaknya sedang menangani 830 kasus pasien yang terinfeksi virus corona. Mereka juga sedang memeriksa 1.072 kasus terduga terinfeksi virus corona.

Komisi Kesehatan Nasional menyebut ada 8 orang pasien terinfeksi virus corona meninggal pada Kamis (23/1/2020) sehingga korban total jiwa saat ini mencapai 25 orang. Selain itu ada 259 kasus baru virus corona dari seluruh China.

Dari total 830 kasus yang sedang ditangani, sebanyak 177 kasus dinyatakan dalam kondisi serius. Sementara itu sebanyak 34 orang telah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan.

Virus yang berawal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei ini kini telah menyebar ke kota lain mulai dari Beijing, Shanghai hingga Hong Kong. Tak hanya itu, sejumlah negara juga dilaporkan telah terinfeksi virus tersebut mulai dari Jepang, Thailand, Vietnam, Singapura, Korea Selatan, Taiwan hingga Amerika Serikat.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pernyataan bahwa wabah virus corona sebagai situasi darurat di China pada Kamis waktu setempat. Namun, WHO belum menyebutnya sebagai epidemi internasional.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS