Temui Wapres Maruf, Rektor UI Bahas Konsep Keseimbangan Kota dan Desa

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 03 Februari 2020 | 13:46 WIB
Temui Wapres Maruf, Rektor UI Bahas Konsep Keseimbangan Kota dan Desa
Wakil Presiden Maruf Amin menerima rombongan dari Universitas Indonesia (UI) yang dipimpin Rektor Ari Kuncoro di Kantor Wapres pada Senin (3/2/2020). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin menerima Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Senin (3/2/2020). Dalam pertemuan itu Maruf dan Ari membahas soal konsep keseimbangan antara perkotaan dan pedesaan.

Ari mengutip perkataan dari peraih penghargaan Nobel bidang ekonomi tahun 2008, Paul Robin Krugman yang menyebut, jika sektor perkotaan dibiarkan terus maju maka secara tak sadar akan menggerus pendesaan. Karena itu, Ari berpikir mesti ada pemberdayaan desa.

"Karena itu pedesaan perlu diberdayakan," kata Ari sesuai pertemuan.

Ari menuturkan bahwa yang dilakukan pihaknya saat ini ialah dengan menggunakan pendekatan sufficiency economy atau kecukupan ekonomi. Konsep yang dijalani di Thailand tersebut maksudnya ialah hidup berkecukupan namun tidak berlebihan serta bisa menghormati lingkungan.

Ari melihat pendekatan itu bisa dilakukan melalui pesantren. Dirinya menjelaskan di pesantren itu hampir semua keahlian diajarkan.

"Tidak hanya pertanian yang kita harus lakukan adalah kita masukkan ide-ide baru terutama teknologi dan juga hal-hal yang bersifat bagaimana dia melihat perkotaan sebagai kesempatan," ujarnya.

Ari menuturkan bahwa konsep semacam itu bukan berarti mengubah pedesaan menjadi perkotaan. Akan tetapi bagaimana membangun kehidupan di desa itu dijalani dengan kecukupan sandang dan pangan serta menerapkan filosofi moderasi.

"Dan satu lagi adalah kewajaran, itu membuat yang ada di desa itu melihat kami sebagai pendamping dari perkotaan," katanya.

Dari Kampus UI, sudah memiliki program yang telah dijalankan seperti program ekonomi syariah, program magang, kemudian kuliah kerja nyata (KKN). Hal tersebut sempat diapresiasi oleh Maruf karena UI juga menjalankan program turun ke pedesaan.

baca juga

Sedangkan untuk mewujudkan konsep kecukupan ekonomi, Ari menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Pedesaan dan Daerah Tertinggal. Hal tersebut dilakukannya agar bisa mewujudkan keseimbangan antara kemajuan perkotaan dan pedesaan.

"Jadi hidup itu tidak usah ngoyo yang penting adalah happiness keseimbangan antara materi dan spiritual dan penghormatan kepada lingkungan kita berkeluargaan dan juga hal yang sifatnya adalah spritual keseimbangan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Mau Digantikan Ahok, Wapres Maruf: Ulah Orang Tak Puas Politik Pemilu

Isu Mau Digantikan Ahok, Wapres Maruf: Ulah Orang Tak Puas Politik Pemilu

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 10:27 WIB

Wapres Ma'ruf Amin: Prioritas SDM Berkualitas Untuk Pembangunan Negara

Wapres Ma'ruf Amin: Prioritas SDM Berkualitas Untuk Pembangunan Negara

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 05:24 WIB

Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Ketum PBNU Ungkit Kasus Jiwasraya

Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Ketum PBNU Ungkit Kasus Jiwasraya

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 02:05 WIB

Maruf Amin Minta Ribuan Warga Lebak Pasrah dan Terima Musibah Banjir

Maruf Amin Minta Ribuan Warga Lebak Pasrah dan Terima Musibah Banjir

Banten | Kamis, 30 Januari 2020 | 14:12 WIB

Tengok Korban Banjir Bandang di Banten, Wapres Maruf Naik Kereta Api

Tengok Korban Banjir Bandang di Banten, Wapres Maruf Naik Kereta Api

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 11:56 WIB

Terkini

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:36 WIB

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:27 WIB

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:18 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287  Warga Asing

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:47 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB