Soal Jalur Sepeda, DPRD Sebut Anies Bebani Anak Buah untuk Pencitraan

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 03 Februari 2020 | 17:20 WIB
Soal Jalur Sepeda, DPRD Sebut Anies Bebani Anak Buah untuk Pencitraan
Sejumlah pengendara sepeda motor melanggar jalur sepeda di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (22/11/2019). Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dishub DKI Jakarta mulai menerapkan aturan jalur sepeda pada Jumat ini dengan memberikan sanksi denda tilang maksimum Rp 500 ribu hingga penderekan kendaraan bagi pengendara kendaraan bermotor yang melanggar jalur sepeda [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww].

Suara.com - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menciptakan jalur sepeda mulai menuai kritik. Program ini bahkan disebut menjadi beban bagi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Anggota Komisi B Gilbert Simanjuntak mengatakan kebijakan jalur sepeda tidak efektif sejak mulai resmi berlaku pada 25 November 2019. Selain dianggap menjadi tugas tambahan untuk mengawasi bagi Kepala Dishub Syafrin Liputo, jalur sepeda itu tak efektif mengurangi kemacetan di Ibu Kota. 

"Puluhan miliar kami keluarkan untuk membuat jalur sepeda tidak efektif. Malah jadi beban buat pak Syafrin," ujar Gilbert saat rapat Komisi B di gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020).

Anggota Komisi B Gilbert Simanjuntak saat menghadiri rapat Komisi B di gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020). (Suara.com/Fakhri).
Anggota Komisi B Gilbert Simanjuntak saat menghadiri rapat Komisi B di gedung DPRD DKI, Senin (3/2/2020). (Suara.com/Fakhri).

Dia juga menganggap program seperti pengadaan jalur sepeda hanya menjadi kebijakan pencitraan untuk Anies. Menurutnya, Dishub lebih baik fokus pada penataan transportasi umum.

"Dinas Perhubungan itu fokus saja mengurusi transportasi. Bukan mengurusi hal sekunder seperti jalur sepeda. Moda transportasi yang belum terintegrasi dari timur, utara, barat, selatan itu harusnya menjadi fokus," jelasnya.

Gilbert menyoroti hal ini karena kebijakan membuat jalur sepeda menggunakan anggaran yang tidak sedikit, yakni Rp 73 miliar.

Dia menganggap, anggaran Pemprov DKI tidak boleh sembarangan digunakan karena sumber uang berasal dari pajak rakyat.

"Anggaran yang kami peroleh dari hasil mempajaki rakyat tidak kami kembalikan dengan baik. Di tahun 2021 ini mohon menjadi catatan. Pemerintah bukan jadi preman. Harus direncanakan dengan baik," katanya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana menggencarkan pembangunan jalur sepeda sejak 2019 sampai tahun 2022 mendatang. Anggaran yang akan diajukan tercatat mencapai Rp 73 miliar.

Pengajuan anggaran itu tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020. Dalam dokumen itu, dituliskan 'Pemeliharaan rekayasa lalu lintas di koridor busway' dengan nilai anggaran yang diajukan adalah Rp 69.272.618.784.

Nilai anggaran sebelumnya yang diajukan adalah Rp 4.498.769.742 untuk tujuan yang sama. Jika ditotal, jumlahnya mencapai lebih dari Rp 73 miliar.

Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, anggaran tersebut meningkat jauh karena pihaknya berencana membangun 500 km jalur sepeda. Menurutnya, rencana itu sudah berjalan sejak tahun ini melalui program pembangunan jalur sepeda sepanjang 63 km.

Jalur sepeda sudah dibuat sepanjang 63 km di tahun 2019. Pembangunan ini dibagi ke tiga fase. Fase pertama sepanjang 25 kilometer, kedua 23 km, dan ketiga 15 km.

Fase pertama akan meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka, Jalan Pemuda.

Fase kedua mencakup Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Jalan RS Fatmawati Raya. Lalu fase ketiga meliputi Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat, dan Jalan Jatinegara Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangun Fly Over, Anies Akui Balas Budi Buang Sampah ke TPST Bantargebang

Bangun Fly Over, Anies Akui Balas Budi Buang Sampah ke TPST Bantargebang

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:01 WIB

Fit and Proper Terbuka Cawagub DKI Tak Digelar, PSI Ancam Golput

Fit and Proper Terbuka Cawagub DKI Tak Digelar, PSI Ancam Golput

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 10:31 WIB

Usut Dugaan Maladminstrasi Napi Jadi Dirut TJ, Ombudsman Curigai Ini

Usut Dugaan Maladminstrasi Napi Jadi Dirut TJ, Ombudsman Curigai Ini

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 14:18 WIB

Bukan Intensitas Hujan Tinggi, Terungkap Penyebab Monas Kebanjiran

Bukan Intensitas Hujan Tinggi, Terungkap Penyebab Monas Kebanjiran

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 13:29 WIB

Virus Corona Tak Menular Lewat Benda Mati dan 4 Berita Populer Lain

Virus Corona Tak Menular Lewat Benda Mati dan 4 Berita Populer Lain

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 07:10 WIB

Dicopot karena Bohongi Anies, Eks Dirut TJ: Saya Gak Kuat yang Gitu-gitu

Dicopot karena Bohongi Anies, Eks Dirut TJ: Saya Gak Kuat yang Gitu-gitu

News | Senin, 27 Januari 2020 | 18:31 WIB

Anies Bertubi-tubi Dikritik Ferdinand PD, Disebut Gubernur Gagal Paham

Anies Bertubi-tubi Dikritik Ferdinand PD, Disebut Gubernur Gagal Paham

News | Senin, 27 Januari 2020 | 17:07 WIB

Sebut Anies Tak Punya Konsep Jelas, PSI Sangsi PKL Bisa Dagang di Trotoar

Sebut Anies Tak Punya Konsep Jelas, PSI Sangsi PKL Bisa Dagang di Trotoar

News | Senin, 27 Januari 2020 | 11:57 WIB

Fahira Minta Jangan Salahkan Anies Soal Revitalisasi Monas

Fahira Minta Jangan Salahkan Anies Soal Revitalisasi Monas

News | Senin, 27 Januari 2020 | 07:15 WIB

Jakarta Dikepung Banjir Lagi, Anies Malah Pergi ke Luar Kota

Jakarta Dikepung Banjir Lagi, Anies Malah Pergi ke Luar Kota

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:27 WIB

Terkini

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB