Menkes Terawan Berkantor di Natuna sampai Observasi WNI dari Wuhan Selesai

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 04 Februari 2020 | 14:14 WIB
Menkes Terawan Berkantor di Natuna sampai Observasi WNI dari Wuhan Selesai
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan berkantor di Natuna sampai proses observasi virus corona dari WNI yang datang dari Wuhan selesai. Terawan berada di Natuna bersama jajaran pejabat Kementerian Kesehatan.

Pagi ini Menkes Terawan sudah kembali lagi ke Natuna setelah kemarin Senin (3/2/2020) memenuhi panggilan Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen Senayan Jakarta.

"Menteri Kesehatan akan berkantor di Natuna sampai selesai masa observasi 14 hari," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Widyawati di Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Dia menyatakan Menteri Kesehatan akan didampingi pejabat Kemenkes eselon I dan eselon II yang secara bergantian berkantor di Natuna dalam melakukan evaluasi pelaksanaan observasi kesehatan.

Menkes Terawan akan terbang ke Jakarta apabila ada keperluan seperti rapat bersama DPR maupun rapat kabinet bersama Presiden.

Kementerian Kesehatan setiap hari juga mengirimkan pesawat berisi logistik kesehatan ke Natuna untuk kebutuhan para WNI yang diobservasi sekembalinya mereka dari China. Pada hari ini Kemenkes telah mengirimkan 23 ribu masker, 240 botol cairan pencuci tangan, 24 botol sabun antiseptik dan dua paket obat kebutuhan dasar.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono yang berada di Natuna melaporkan sebanyak 238 WNI yang dipulangkan dari China dalam keadaan sehat hingga hari ini. Anung melaporkan tidak ada seorang pun WNI dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius ataupun memiliki gejala yang mirip dengan penyakit pernapasan akut novel coronavirus.

WNI yang dalam masa observasi kesehatan selama 14 hari tersebut juga dilakukan pengecekan kesehatan selama dua kali sehari saat pagi dan malam hari.

Anung menyebut para WNI tersebut juga beraktivitas secara normal sejak pagi dimulai dari beribadah, berolahraga, sarapan, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Per 3 Februari, 632 Warga China Sembuh dari Virus Corona

Per 3 Februari, 632 Warga China Sembuh dari Virus Corona

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:55 WIB

Begini Situasi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna

Begini Situasi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna

Video | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:34 WIB

Kemenkes Periksa 38 Spesimen Dahak, Hasilnya Negatif Corona

Kemenkes Periksa 38 Spesimen Dahak, Hasilnya Negatif Corona

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:27 WIB

China Mulai 'Kewalahan' Hadapi Wabah Virus Corona

China Mulai 'Kewalahan' Hadapi Wabah Virus Corona

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:06 WIB

Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan

Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB