Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan

M. Reza Sulaiman

Selasa, 04 Februari 2020 | 12:55 WIB
Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan

Hong Kong mengonfirmasi kasus kematian akibat virus Corona Wuhan pertamanya hari ini, Selasa (3/2/2020). Ini merupakan kematian kedua akibat virus Corona di luar daratan China.

Dilansir Reuters, total sudah 427 kematian akibat virus Corona, dengan kematian internasional pertama terdeteksi di Filipina.

Dr Nancy Messonnier, Direktur Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernapasan dari CDC Amerika Serikat, menyebut kemungkinan kematian internasional masih ada dan sangat tinggi.

"Kami menduga akan ada kasus penularan manusia ke manusia lainnya," ujar Messonnier, dalam pernyatannya kepada media.

Sebelumnya diberitakan, Filipina pada Minggu (2/2/2020) mengumumkan korban tewas pertamanya karena virus corona tipe baru. Dia adalah seorang lelaki China dari Wuhan, orang pertama yang tercatat telah meninggal akibat virus tersebut di luar China.

Departemen Kesehatan mengatakan saat ini ada dua infeksi yang terkonfirmasi di Filipina, termasuk lelaki China berusia 44 tahun itu, yang meninggal pada 1 Februari.

Lelaki itu mengalami radang paru-paru yang parah setelah dirawat di rumah sakit, kata departemen itu, demikian laporan Reuters yang dilansir Antara.

Yang terbaru, sekelompok ilmuwan dari China menemukan bahwa virus Corona Wuhan bisa menyebar melalui kotoran alias tinja. Temuan ini memperkuat fakta bahwa virus Corona baru ini merupakan mutasi yang benar-benar mudah menyebar.

baca juga
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien pada kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/1). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien pada kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/1). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]

Dilansir DW Indonesia, kantor berita China Xinhua melaporkan bahwa virus bisa menginfeksi tubuh manusia melalui feses-oral, yaitu patogen keluar bersama kotoran dan masuk ke mulut orang lain. Hal ini mungkin terjadi karena buruknya kebersihan, kurangnya fasilitas sanitasi, tercemarnya tanah dan air dengan materi tinja atau melalui kontaminasi makanan.

Para ahli dari Rumah Sakit Renmin di Universitas Wuhan dan Institut Virologi Wuhan pada Akademi Ilmu Pengetahuan China memperhatikan bahwa gejala awal beberapa pasien yang terinfeksi virus corona adalah diare, bukan demam seperti yang umumnya terjadi.

Tim peneliti menemukan adanya asam nukleat virus corona di dalam tinja dan rektum pasien. Mereka percaya bahwa virus corona jenis baru ini memiliki kemungkinan cara penularan melalui feses-oral selain juga lewat cairan dan kontak tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah

Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:40 WIB

Warga Natuna Terancam Virus Corona? Menkes: Saya Jaminkan Badan Saya

Warga Natuna Terancam Virus Corona? Menkes: Saya Jaminkan Badan Saya

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:44 WIB

Ibu Terinfeksi Corona Melahirkan di China, Bagaimana Kondisi Sang Bayi?

Ibu Terinfeksi Corona Melahirkan di China, Bagaimana Kondisi Sang Bayi?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 07:23 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×