Dubes China Sebut Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Tetap Nomor Satu

Kamis, 06 Februari 2020 | 05:55 WIB
Dubes China Sebut Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Tetap Nomor Satu
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Maruf Amin. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mempermasalahkan soal pernyataan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian yang menilai kebijakan pemerintah Indonesia dianggap berlebihan karena menyetop sementara seluruh penerbangan dari dan menuju China.

Terkait pernyataan itu, Jokowi menganggap kebijakan itu untuk kepentingan nasional guna mengantisipasi menyebarnya virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

"Ya apa pun, saya sampaikan bahwa kepentingan nasional kita tetap nomor 1, dinomorsatukan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia yakni memberlakukan larangan turis dari China ke Indonesia atau larangan pendatang yang dari daratan China dan sudah berada di China selama 14 hari ke Indonesia.

Kemudian, pemerintah Indonesia juga menghentikan sementara kebijakan bebas visa untuk warga negara China. Pemerintah Indonesia juga memberlakukan larangan impor hewan hidup (life animal) dari China.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman mengaku berterima kasih atas pendapat pemerintah China.

Namun ia mengoreksi bahwa pelarangan terhadap jenis komoditas yakni hanya pelarangan impor hewan hidup.

"Pertama terima kasih atas pendapat dari pemerintah Cina. Walaupun sebenarnya kami harus memberikan koreksi bahwa pelarangan terhadap jenis komoditas tertentu itu hanya untuk life animal, atau hewan hidup. Tidak disebutkan untuk yang lain," kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan.

Fadjroel pun membantah bahwa langkah pemerintah Indonesia tidak berlebihan. Sebab tidak hanya di Indonesia, negara lain juga melakukan hal yang sama untuk mengantisipasi masuknya virus corona di Indonesia.

Baca Juga: Sebut Indonesia Posisi 2 di G-20, Jokowi: Tak Disyukuri, Kita Kufur Nikmat

"Tidak. Karena tindakan pemerintah Indonesia, juga dilakukan oleh pemerintah lain di dunia. Hingga nanti saatnya akan dicabut oleh WHO, berupa pelarangan yang terkait merebaknya virus corona tersebut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI