Jokowi soal Ibu Kota Baru: Bukan Apa-apa, Beban di Pulau Jawa Sudah Berat

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 07 Februari 2020 | 05:55 WIB
Jokowi soal Ibu Kota Baru: Bukan Apa-apa, Beban di Pulau Jawa Sudah Berat
Presiden Jokowi saat berkunjung ke PT PAL Indonesia, Surabaya, Senin (27/1/2020). (Sumber: Foto Biro Setpres).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan gambaran baru mengenai pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Penajam Paser, Kalimantan Timur.

Dia menyinggung beban yang ada di Pulau Jawa, khususnya DKI Jakarta sudah sangat besar.

Jokowi menyebut, populasi di Pulau Jawa mencaapi 149 juta jiwa. Angka tersebut merupakan 54 persen dari total 17 ribu orang yang mendiami bumi Nusantara ini.

"Kami harapkan perpindahan ini perlu saya sampaikan bukan karena apa-apa karena memang beban yang ada di Pulau Jawa ini terlalu sangat berat," kata Jokowi di Balroom Hotel Aston Kartika, Tomang, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2020) malam.

"Coba dibayangkan kita memiliki 17 ribu penduduk di Indonesia tetapi di Jawa saja, itu 54 persen penduduknya. 54 persen penduduk Indonesia ada di Jawa 149 juta jiwa," kata dia.

Jokowi juga menyebut, 58 persen pergerakan ekonomi berada di DKI Jakarta. Hal itu menyebabkan pemerataan ekonomi di Indonesia menjadi sulit jika Jakarta tetap dijadikan sebagai pusat pemerintahan.

“Kemudian pergerakan ekonomi itu 58 persen itu ada di pulau Jawa, khususnya di Jakarta sehingga pemerataan nya akan sangat sulit kalau itu kita teruskan,” jelas Jokowi.

Jokowi pun menginginkan agar Indonesia memunyai dua magnet seperti halnya sejumlah negara. Dia mengambil contoh New York dan Whasington DC milik negeri Paman Sam serta Sydney dan Canberra milik negeri Kangguru, Australia.

"Negara lain misalnya Amerika memiliki New York dan Washington DC, Australia juga memiliki Sydney dan Canberra. Malaysia juga memiliki Kuala Lumpur dan Putra Jaya," paparnya.

Untuk itu, Jokowi ingin adanya pemerataan ekonomi di seluruh wilayah di Indonesia. Sebab, agar perekonomian tidak hanya bertumpu pada pulau Jawa atau dengan kata lain Jawasentris.

“Memang kami ingin sebuah pemerataan yang baik di seluruh pulau di seluruh provinsi di kabupaten kota yang ada di tanah air kita Sehingga nantinya ketika di negara lain punya dua magnet besar, kami juga ingin semuanya tidak bertumpu di Pulau Jawa Tetapi ada juga pulau yang lain sehingga saya dukung di pulau jawa ini tidak terlalu terbebani,” kata dia.

Terpisah, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, kekinian pemerintah sudah tidak mendebatkan lagi pasal dalam Rancangan Undang-Undang ibu kota baru. Saat ini, pemerintah tengah menyinkronkan pasal-pasal sebelum diserahkan ke DPR.

“Kira-kira tidak banyak. Ibu kota kira-kira dibawah 34 atau 36 pasal,” kata Suharso di kompleks Istana Kepresidenan.

Kekinian, berkas tersebut masih digodok di tubuh Kementerian. Suharso menyebut, sejumlah Kementerian telah sepakat untuk memindahkan ibukota dari Jakarta.

"Ya sedang diputerin saja. Ada yang sudah ditandatangan, paraf ada juga yang belum,” imbuh Suharso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puji Yusril di Depan Pengurus Baru PBB, Jokowi Minta ke Depan Dibantu Lagi

Puji Yusril di Depan Pengurus Baru PBB, Jokowi Minta ke Depan Dibantu Lagi

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 22:59 WIB

Nangis Memohon Jokowi Setop Tambang, Ahmad Yani: Saya Siap Mati di Istana

Nangis Memohon Jokowi Setop Tambang, Ahmad Yani: Saya Siap Mati di Istana

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 21:07 WIB

Kisah Balita Korban Bencana di Bogor Alami Koma yang Dicari Presiden

Kisah Balita Korban Bencana di Bogor Alami Koma yang Dicari Presiden

Jabar | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:23 WIB

Dalih Pesta Kecil-kecilan, Prabowo Akui Malu Undang Jokowi di HUT Gerindra

Dalih Pesta Kecil-kecilan, Prabowo Akui Malu Undang Jokowi di HUT Gerindra

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 17:52 WIB

Dubes China Sebut Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Tetap Nomor Satu

Dubes China Sebut Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Tetap Nomor Satu

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 05:55 WIB

Akui Wabah Corona Bikin Ekonomi Rapuh, Jokowi: Negara-negara Lain Juga Kena

Akui Wabah Corona Bikin Ekonomi Rapuh, Jokowi: Negara-negara Lain Juga Kena

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 03:00 WIB

Sebut Indonesia Posisi 2 di G-20, Jokowi: Tak Disyukuri, Kita Kufur Nikmat

Sebut Indonesia Posisi 2 di G-20, Jokowi: Tak Disyukuri, Kita Kufur Nikmat

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 21:01 WIB

Janji Kampanye Jokowi Bikin Sri Mulyani Mules, Sandiaga: Itu Bosnya Loh

Janji Kampanye Jokowi Bikin Sri Mulyani Mules, Sandiaga: Itu Bosnya Loh

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 06:05 WIB

Jokowi soal Virus Corona: Seluruh Rakyat di Mana pun Berada Jangan Panik

Jokowi soal Virus Corona: Seluruh Rakyat di Mana pun Berada Jangan Panik

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 18:09 WIB

Jokowi Beri Sinyal Dukungan di Pilpres 2024, Sandiaga: Masih Terlalu Jauh

Jokowi Beri Sinyal Dukungan di Pilpres 2024, Sandiaga: Masih Terlalu Jauh

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:04 WIB

Terkini

Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik

Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB

PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:14 WIB

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM

Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:11 WIB

DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina

DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:03 WIB

Dugaan Aktor Besar di Balik Teror Air Keras Andrie Yunus, Desak Komnas HAM Bertindak

Dugaan Aktor Besar di Balik Teror Air Keras Andrie Yunus, Desak Komnas HAM Bertindak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:00 WIB

Kasus Andrie Yunus dan Kudeta Merayap: Eks BAIS Desak Presiden Copot Panglima TNI dan Kapolri

Kasus Andrie Yunus dan Kudeta Merayap: Eks BAIS Desak Presiden Copot Panglima TNI dan Kapolri

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB