Nangis Memohon Jokowi Setop Tambang, Ahmad Yani: Saya Siap Mati di Istana

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 06 Februari 2020 | 21:07 WIB
Nangis Memohon Jokowi Setop Tambang, Ahmad Yani: Saya Siap Mati di Istana
Tiga warga asal Mojokerto ikut bergabung bersama barisan aksi Kamisan di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/2/2020) sore. [Ummi hadyah saleh/Suara.com]

Suara.com - Aksi Kamisan yang digelar keluarga korban pelanggaran HAM berat di sebrang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020) kedatangan tiga warga Mojokerto yang melakkan aksi jalan kaki dari kampung asalnya.

Alasan tiga warga Mojokerto itu ikut bergabung dalam aksi Kamisan ini untuk mendesak Presiden Joko Widodo agar menghentikan proyek tambang batu andesit atau tambang pasir batu (Sirtu) karena dianggap merusak lingkungan.

Bahkan, Ahmad Yani terisak tangis saat berorasi di sebrang kantor Kepala Negara.

"Pak Jokowi, saya mohon dengan sangat kami bertiga enggak ada niat berdemo, saya ingin mengadu sampai berjalan kami dari Jatim ke Jawa Barat (Jakarta)," ujar Yani saat berorasi.

Yani bahkan mengaku siap mati di depan Istana daripada harus pulang ke Mojokerto.

Pasalnya usai melaporkan aktivitas penambangan tersebut kepada desa, kecamatan, hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah, dirinya dan warga lainnya mendapatkan intimidasi seperti ancaman penculikan hingga pembunuhan.

"Yang kami lakukan beberapa hari kami ditemui , lebih baik saya mati di Istana daripada paling dibunuh orang," ucap Yani dengan mata berkaca-kaca. 

Tak hanya itu, Yani menyebut di Indonesia masih terdapat penjajahan yakni penjajahan dari pengusaha tambang.

Hal tersebut kata dia masih terjadi di wilayahnya karena adanya penambangan batu andesit atau tambang pasir batu.

baca juga

"Di Indonesia ini masih ada penjajahan dari keserakahan tambang-tambang yang ada di hutan kami. Allahu Akbar. Apa arti kemerdekaan di Indonesia ini kalau seperti adanya. Tolong pak polisi, kami merasa dijajah di Jawa Timur," katanya.

Selain Yani, dua warga Mojokerto yang ikut aksi jalan kaki itu adalah Sugiantoro31), Heru Prasetiyo (24). Mereka mewakili seluruh masyarakat yang ada di Desa Lebak Jabung, Kecamatan, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Aksi jalan kaki menuju Jakarta itu dilakukan Yani dan dua rekannya sejak tanggal 26 Januari 2020 lalu. Setelah menempuh perjalanan selama 5 hari, mereka baru tiba di Jakarta pada 1 Februari lalu. 

Usai orasi, mereka yang diwakili perwakilan Aksi Kamisan pun mengirimkan surat kepada Jokowi pihak Sekretariat Negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Mojokerto Aksi di Depan Istana Minta Tambang di Desa Lebak Ditutup

Warga Mojokerto Aksi di Depan Istana Minta Tambang di Desa Lebak Ditutup

Video | Kamis, 06 Februari 2020 | 20:37 WIB

Aksi depan Istana, Warga Mojokerto: Hentikan Tambang di Desa Lebak Jabung

Aksi depan Istana, Warga Mojokerto: Hentikan Tambang di Desa Lebak Jabung

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 20:10 WIB

Kisah Balita Korban Bencana di Bogor Alami Koma yang Dicari Presiden

Kisah Balita Korban Bencana di Bogor Alami Koma yang Dicari Presiden

Jabar | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:23 WIB

Dalih Pesta Kecil-kecilan, Prabowo Akui Malu Undang Jokowi di HUT Gerindra

Dalih Pesta Kecil-kecilan, Prabowo Akui Malu Undang Jokowi di HUT Gerindra

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 17:52 WIB

Dubes China Sebut Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Tetap Nomor Satu

Dubes China Sebut Berlebihan, Jokowi: Kepentingan Nasional Tetap Nomor Satu

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 05:55 WIB

Akui Wabah Corona Bikin Ekonomi Rapuh, Jokowi: Negara-negara Lain Juga Kena

Akui Wabah Corona Bikin Ekonomi Rapuh, Jokowi: Negara-negara Lain Juga Kena

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 03:00 WIB

Sebut Indonesia Posisi 2 di G-20, Jokowi: Tak Disyukuri, Kita Kufur Nikmat

Sebut Indonesia Posisi 2 di G-20, Jokowi: Tak Disyukuri, Kita Kufur Nikmat

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 21:01 WIB

Janji Kampanye Jokowi Bikin Sri Mulyani Mules, Sandiaga: Itu Bosnya Loh

Janji Kampanye Jokowi Bikin Sri Mulyani Mules, Sandiaga: Itu Bosnya Loh

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 06:05 WIB

Jokowi soal Virus Corona: Seluruh Rakyat di Mana pun Berada Jangan Panik

Jokowi soal Virus Corona: Seluruh Rakyat di Mana pun Berada Jangan Panik

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 18:09 WIB

Jokowi Beri Sinyal Dukungan di Pilpres 2024, Sandiaga: Masih Terlalu Jauh

Jokowi Beri Sinyal Dukungan di Pilpres 2024, Sandiaga: Masih Terlalu Jauh

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:04 WIB

Terkini

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:13 WIB

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:11 WIB

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

×