Tak Bisa Batal Sebab Anies Sudah Beri Uang, dan 4 Polemik Formula E Jakarta

Dany Garjito

Jum'at, 07 Februari 2020 | 21:01 WIB
Tak Bisa Batal Sebab Anies Sudah Beri Uang, dan 4 Polemik Formula E Jakarta
Balapan Formula E di Invalides Monument, Paris, Prancis pada, Sabtu (27/4/2019). [AFP/Kenzo Tribouillard]

Suara.com - DKI Jakarta resmi menjadi tuan rumah ajang balap Formula E. Rencananya balapan ini akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Hal tersebut diungkap oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melakukan konferensi pers di kawasan lapangan silang Monas. Meskipun sudah mengumumkan lokasi ajang balap mobil listrik ini, Anies menyebut rincian jalur balapan belum selesai.

"Detail treknya masih belom dituntaskan sampa nanti akan diumumkan kemudian. Tapi yang jelas kami akan selenggarakan di kawasan Monas ini," ujar Anies di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

Namun kekinian, Formula E di Jakarta menuai polemik.

Suara.com merangkum lima polemik seputar Formula E di Jakarta.

Berikut rangkumannya!

1. Dalih Cagar Budaya, Kemensesneg Larang Anies Gelar Formula E di Monas

Peluncuran Formula E Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
Peluncuran Formula E Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Dalam rapat terkait revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas), Rabu (5/2/2020), Kementerian Sekretaris Negara tak sepakat jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menyelenggarakan Formula E di Monas. Sebab, Monas masuk dalam kategori Cagar Budaya.

"Formula E nanti saya sampaikan rapat Komrah (komisi pengarah), bahwa Komrah tidak menyetujui apabila dilaksanakan di dalam area Monas, dengan banyak pertimbangan, di sana ada cagar budaya, ada pengaspalan," kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama di kantornya.

baca juga

Setya menyampaikan, acara Formula E baru bisa diizinkan jika diselenggarakan di luar kawasan Monas.

"Akan diizinkan tapi di luar kawasan Monas. Secara tertulis belum. Kan baru selesai dibicarakan," sambungnya.

Baca selengkapnya!

2. Setneg Tolak Formula E di Monas, Penyelenggara Cari Rute Lain

Suasana penanaman pohon di lokasi revitalisasi Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (4/2).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana penanaman pohon di lokasi revitalisasi Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (4/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Lintasan balap yang direncanakan akan melewati kawasan Monumen Nasional (Monas) mendapatkan penolakan dari Kementerian Sekretaris Negara selaku Ketua Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka.

Wakil Direktur Komunikasi Komite Penyelenggara Formula E Jakarta, Hilbram Dunar mengatakan pihaknya akan mencari rute lain sebagai lintasan balap. Ia menyebut pihak PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara Formula E tengah merapatkannya.

"Kan infonya malam, sekarang sedang mematangkan beberapa opsi. Mudah-mudahan bisa ketemu," ujar Hilbram saat dihubungi, Kamis (6/2/2020).

Untuk perencanaannya, kata Hilbram, dibutuhkan pembicaraan lebih lanjut dengan perancang desain lintasan. Karena perubahan lintasan akan berpengaruh pada sarana dan infrastuktur untuk balapan.

"Karena harus dibicarakan dengan teman-teman infrastrukturur pembuatan desain sirkuit seperti apa alternatifnya," jelasnya.

Baca selengkapnya!

3. Anies Terlanjur Kasih Duit Rp 360 Miliar, Formula E Tak Bisa Batal

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan  Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E, Alberto Longo, dalam acara peresmian Formula E Jakarta 2020 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E, Alberto Longo, dalam acara peresmian Formula E Jakarta 2020 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

DPRD DKI Jakarta meyakini ajang balap mobil formula E akan tetap dilanjutkan meski kawasan Monumen Nasional (Monas) yang direncanakan akan menjadi trek balap ditentang Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menyetorkan sejumlah uang untuk penyelenggaraan ini.

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga mengatakan setoran uang itu sudah diterima oleh Fédération Internationale de l'Automobile selaku pencetus Formula E. Karena itu ia meyakini ajang balap mobil listrik ini tak bisa dibatalkan

Untuk menggelar acara ini, Anies sudah menyetorkan uang sebesar Rp 360 miliar untuk commitment fee dan Rp 934 miliar untuk biaya penyelenggaraan.

“Prinsipnya Formula E enggak bisa dibatalkan karena kita sudah kasih plan A plan B yang sudah disetor ke organisasinya itu (FIA),” ujar Pandapotan saat dihubungi Kamis (6/2/2020).

Terkait pelarangan penggunaan Monas sebagai sirkuit, ia akan memanggil PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara Formula E Jakarta. Ia ingin mendapatkan informasi soal rencana perubahan jalur balapan nantinya.

“Nanti kita panggil Jakpronya. Kita akan tanyakan kelanjutanya gimana, kalau tidak dilaksanakan (di Monas) mau dimana dilakukan,” jelasnya.

Baca selengkapnya!

4. Jalur Formula E yang Baru Diklaim Siap, Disebut Tak Kalah dengan Monas

Peresmian Jakarta sebagai salah satu tuan rumah Formula E musim 2019-2020 di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Suara.com/Arief Apriadi).
Peresmian Jakarta sebagai salah satu tuan rumah Formula E musim 2019-2020 di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Suara.com/Arief Apriadi).

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara ajang balap mobil listrik formula E di Jakarta mengaku telah selesai mempersiapkan jalur baru. Lintasan yang dibuat diklaim tak kalah dengan rencana lokasi sebelumnya, kawasan Monumen Nasional (Monas).

Deputy Director Communications Formula E Jakpro, Hilbram Dunar mengatakan, dari awal rencananya jalur yang dibuat harus berdekatan dengan ikon kota Jakarta sebagai ajang promosi kota ramah lingkungan. Karena itu, pada jalur baru nanti, ia menyebut pemilihan lintasan akan tetap mengacu pada rencana tersebut.

"Intinya pasti sirkuit jalan raya dan kami mengusahakan bisa se-'iconic' Monas. Karena salah satu inti penyelenggaraan Jakarta E-Prix adalah mempromosikan Jakarta sebagai Sustainable city yang ramah lingkungan," ujar Hilbram saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).

Saat ditanya, Hilbram enggan membeberkan lokasi rinci jalan raya yang akan digunakan nantinya. Ia menyebut akan mengumumkannya setelah rencana matang dan berdiskusi dengan pihak terkait.

"Alternatif sirkuit sudah kami siapkan, tapi maaf belum bisa kami infokan dimana, karena masih harus diskusi dengan pihak-pihak terkait," katanya.

Meski ada perubahan jalur, Hilbram menyatakan, penyelenggaraan formula E tidak akan molor. Ia meyakini pihaknya akan membuat lintasan yang sesuai standar.

"Bocorannya jalannya harus sesuai standar FIA. Untuk timeline masih bisa dalam 4 bulan ini," kata dia.

Baca selengkapnya!

5. Gagal di Monas, Kawasan Sudirman-Thamrin Jadi Opsi Sirkuit Baru Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) sudah melakukan survei untuk mengganti jalur balapan formula E. Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat yang menjadi salah satu opsi untuk balapan mobil listrik ini.

Hal ini diungkap oleh Kepala Dinas Bima Marga Hari Nugroho. Rencananya jalur balapan juga dibelokan ke arah Gelora Bung Karno.

"Sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin. Sedikit belok ke GBK," ujar Hari saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).

Nantinya Jalan Sudirman-Thamrin ini akan menjadi usulan awalnya. Namun jika tidak disetujui, pihaknya akan mempersiapkan opsi untuk jalur lainnya.

"Pastinya Pemprov sudah menyiapkan apabila usulan awal tidak disetujui," jelasnya.

Menurutnya banyak jalan protokol di Jakarta yang sudah memenuhi standar untuk balapan Formula E. Pasalnya kualitas jalan arteri di Jakarta banyak yang sudah tergolong grade 3.

Grade 3 itu menjadi syarat minimal untuk mengadakan Formula E. Berbeda dengan Formula 1 yang membutuhkan kualitas di atasnya, yakni grade 1.

"Kriteria lintasan balap kami pakai grade 3. Artinya jalan arteri atau protokol kita sudah memenuhi standar FIA," pungkasnya.

Baca selengkapnya!

Itulah lima polemik Formula E di Jakarta yang berhasil dirangkum Suara.com!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan

Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik

Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?

Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati

Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres

Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:14 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×