Indekos Lantai 3 di Mampang Prapatan Roboh, Pemilik Akui Tak Punya IMB

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 09 Februari 2020 | 11:50 WIB
Indekos Lantai 3 di Mampang Prapatan Roboh, Pemilik Akui Tak Punya IMB
Reruntuhan material bangunan indekos tiga lantai yang roboh di Jalan Bangka Barat IV RT 003/RW 07, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Suara.com - Indekos tiga lantai roboh pada Sabtu (8/2/2020) pagi. Kekinian indekos yang terletak di Jalan Bangka Barat IV RT 003/RW 07 Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, itu tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pemilik indekos Abdullah (45) beralasan indekos yang dibangun tahun 2015 itu berada di perkampungan sehingga tidak memerlukan IMB.

"Memang saya belum punya izin karena saya pikir di dalam kampung, selama ini saya juga mau proses perizinan, walaupun sudah dibangun tetap ingin mengurus izin," kata Abdullah seperti diberitakan Antara, Minggu (9/2/2020).

Indekos berlantai tiga tersebut terdiri atas 22 pintu dan berada di dalam pemukiman padat penduduk dengan jalan yang bisa dilalui pejalan kaki.

Selain indekos yang roboh, Abdullah juga memiliki bangunan indekos lainnya yang menyatu dengan tempat tinggalnya di Jalan Bangka Barat IV.

Menurut dia, bangunan indekos yang menyatu dengan tempat tinggalnya tersebut memiliki IMB karena berdiri di pinggir jalan utama.

Abdullah berdalih sudah mempersiapkan izin indekos tiga lantai tersebut dengan menanyakan kepada LMK untuk berkoordinasi mengenai biaya mengurus perizinan.

Saat dikonfirmasi sudah sampai dimana proses perizinan tersebut, Abdullah mengatakan masih dalam tahap mencari tahu mengenai biaya perizinan.

"Saya belum bikin perizinan tersebut, baru tanya-tanya anggaran berapa sih, cuma saya kasih konsepnya. Kebetulan kan sertifikat kita sedang dibuat di PTSL, kan sertifikat dulu baru bangunan bikin gambar," kata Abdullah.

baca juga

Seperti diberitakan, indekos tiga lantai roboh pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 05.00 WIB. Beruntung seluruh penghuni kos berjumlah 20 jiwa berhasil keluar sebelum bangunan tersebut ambruk.

Bangunan indekos tiga lantai berbentuk "Leter L" tersebut ambruk menimpa tiga rumah yang ada di bawahnya. Selain itu juga menutup perkarangan sebuah Taman Kanak-kanak (TK).

Kini bangunan tersebut telah dipasang garis polisi. Penghuni indekos yang mengisi 19 pintu sudah dievakuasi ke rumah pemilik indekos dan sebagian lainnya memilih kontrakan baru.

Sementara Camat Mampang Prapatan Djaharudin mengatakan, dalam kejadian tersebut seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri keluar dari bangunan sebelum roboh.

"Ada dua penghuni yang terluka karena terjatuh saat menyelamatkan diri keluar dari kos-kosan," kata Djaharudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Rumah Kos Roboh di Mampang Prapatan

Kondisi Terkini Rumah Kos Roboh di Mampang Prapatan

News | Minggu, 09 Februari 2020 | 07:10 WIB

Disewa Harian, Ibu Kos Sulastri Sulap Kamar Buat Indehoi Pasangan Mesum

Disewa Harian, Ibu Kos Sulastri Sulap Kamar Buat Indehoi Pasangan Mesum

Jatim | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:21 WIB

Disulap jadi Rumah Bordil, Ibu dan Anak Buka Tarif Esek-esek di Indekos

Disulap jadi Rumah Bordil, Ibu dan Anak Buka Tarif Esek-esek di Indekos

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 13:41 WIB

Bakar Diri di Indekos, RA Sempat Beli Bensin usai Bertengkar dengan Kekasih

Bakar Diri di Indekos, RA Sempat Beli Bensin usai Bertengkar dengan Kekasih

News | Jum'at, 27 Desember 2019 | 13:45 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×