Diundang Gubernur Jateng, Begini Pesan Pelaku Bom Bali I pada Generasi Muda

Fabiola Febrinastri

Rabu, 12 Februari 2020 | 13:14 WIB
Diundang Gubernur Jateng, Begini Pesan Pelaku Bom Bali I pada Generasi Muda
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan pelaku Bom Bali 1, Joko Triharmanto alias Jack Harun, di SMKN 8 Surakarta, Jateng, Rabu (12/2/2020). (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Para kepala sekolah, guru, siswa dan Rohani Islam (Rohis) Keresidenan Surakarta, Jawa Tengah, ikut serta dalam Penguatan Nilai-nilai Kebangsaan. Mereka mendengarkan kesaksian pelaku Bom Bali 1, Joko Triharmanto alias Jack Harun.

Dalam acara yang berlangsung di SMKN 8 Surakarta, Jateng, Rabu (12/2/2020) ini, Jack membeberkan kisahnya saat bergabung dengan Noordin M. Top, di hadapan para peserta, termasuk Gubernur Jateng,  Ganjar Pranowo.

Selain Jack, ada beberapa tokoh yang jadi pembicara. Mereka adalah Ganjar, Gus Miftah hingga eks narapidana teroris (eks napiter), Jack.

Ganjar mendapat giliran pertama dan ia memilih cara dialog interaktif. Berbagai persoalan kebangsaan disampaikannya, sampai akhirnya Ganjar menyinggung bahaya radikalisme dan terorisme.

Untuk melengkapi materinya, Ganjar mengundang sosok yang terlibat langsung dalam aksi terorisme.

Selama bergabung dengan jaringan Noordin M. Top, Jack bertugas merakit bom, salah satunya untuk aksi Bom Bali 1, pada 12 Oktober 2002. Kepada Jack, Ganjar minta dia mengisahkan awal mula terlibat dalam jaringan teroris tersebut.

"Ketika itu, saya hanya melihat berita dan video dari kepingan VCD tentang pembantaian kepada muslim di Ambon dan tempat lain. Akhirnya saya bertekad untuk membalas dendam dan akhirnya ikut terlibat di pengeboman Bali yang pertama," kata Jack.

Panasnya jeruji besi, secara perlahan melunakkan pemikirannya. Meski sempat menolak ideologi Pancasila, Jack mengatakan, setelah menerima wejangan kedua orangtua dan mendengar tangisan istrinya, hatinya kini benar-benar luluh.

Ia pun merasa sangat bersalah kepada para korban, dan berikrar kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

baca juga

"Untuk generasi muda, kita perlu banyak belajar dan mengambil guru yang tepat. Kepada guru saya pesan, ada beberapa anak muda yang dianggap nakal, jangan dikucilkan dan diasingkan. Pengalaman saya, mereka yang di-bully akan menambah mereka jadi nakal. Komunikasi yang utama," katanya.

Ganjar pun mengamini perkataan Jack dan menyebut pentingnya mencari guru yang tepat, serta tidak serta merta menelan mentah-mentah informasi yang diterima.

"Teknologi informasi penting dan bagus, tapi harus hati-hati. Mungkin tidak benar, mungkin itu sebuah propaganda. Kalian bisa dipengaruhi oleh siapapun, maka carilah guru yang benar dan baik," katanya.

Republik ini, lanjut Ganjar, lahir tidak begitu saja. Melalui perjuangan dan diskusi panjang yang melibatkan banyak pihak dan berbeda-beda. 

"Karena tadi ada contoh, eks napiter bercerita langsung. Dengan menghadirkan pelaku, semoga ini memberi pencerahan kepada anak-anak, kenapa bisa terjadi seperti itu, dan dari mana pintu masuknya. Selain itu, bagaimana mencegahnya. Yuk kita ciptakan kerukunan. Tantangan kita lebih besar," kata Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Jateng Ingatkan Masyarakat Waspadai Investasi yang Merugikan

Gubernur Jateng Ingatkan Masyarakat Waspadai Investasi yang Merugikan

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:04 WIB

Siswa SD Al-Azhar Syifa Budi Riuh di Kantor Ganjar Pranowo, Ada Apa?

Siswa SD Al-Azhar Syifa Budi Riuh di Kantor Ganjar Pranowo, Ada Apa?

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 12:00 WIB

Kopi dari Jateng Diminati, Ganjar Pranowo Ditawari Buka Warung di Prancis

Kopi dari Jateng Diminati, Ganjar Pranowo Ditawari Buka Warung di Prancis

News | Senin, 10 Februari 2020 | 09:05 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Senang Disambut Gubernur Jateng di Rumahnya

Dua Penyandang Disabilitas Senang Disambut Gubernur Jateng di Rumahnya

News | Senin, 10 Februari 2020 | 08:51 WIB

Soal WNI Eks ISIS, Ganjar Menolak, Ridwan Kamil Siap Menerima Asal Insaf

Soal WNI Eks ISIS, Ganjar Menolak, Ridwan Kamil Siap Menerima Asal Insaf

News | Sabtu, 08 Februari 2020 | 16:41 WIB

Tolak WNI Eks ISIS, Ganjar Pranowo: Saya Tunggu yang Sukses, Bukan Mereka

Tolak WNI Eks ISIS, Ganjar Pranowo: Saya Tunggu yang Sukses, Bukan Mereka

News | Sabtu, 08 Februari 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

×