Keputusan Tolak Eks ISIS Dianggap Buru-buru dan 4 Berita Populer Lain

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 19:28 WIB
Keputusan Tolak Eks ISIS Dianggap Buru-buru dan 4 Berita Populer Lain
Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Polemik pemulangan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS terus diperdebatkan. Keputusan Pemerintah Indonesia yang enggan menerima mantan kombatan kelompok teroris itu dinilai terlalu tergesa-gesa oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Sementara itu, keluarga WNI dari Wuhan yang dikarantina di Natuna menangis gembira saat menjemput anggotanya di bandara.

Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com pada Sabtu (15/2/2020).

  • Ogah Bawa Pulang, Pemerintah Disebut Terburu-buru Putuskan Nasib Eks ISIS
Leefa (berkerudung hijau), perempuan asal Indonesia yang tertipu propaganda ISIS untuk datang ke Raqa, Suriah. [Ayham al-Mohammad/AFP]
Leefa (berkerudung hijau), perempuan asal Indonesia yang tertipu propaganda ISIS untuk datang ke Raqa, Suriah. [Ayham al-Mohammad/AFP]

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai keputusan pemerintah untuk tidak memulangkan eks WNI yang pernah terindikasi ISIS merupakan keputusan yang terburu-buru.

"Terburu-buru, tadinya awalnya mereka berpendapat setengah tahun baru ada putusan. Artinya, mereka mau melakukan tindakan-tindakan, sekarang di-by-pass prosesnya," kata Ketua Umum YLBHI, Asfinawati, di Jakarta, Kamis (15/2/2020).

Baca selengkapnya

  • Gembira Bisa Pulang, Tangis Keluarga Pecah saat Tunggu WNI di Bandara Halim
Nibras, salah satu anggota keluarga yang menunggu kedatangan WNI dari Natuna di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri).
Nibras, salah satu anggota keluarga yang menunggu kedatangan WNI dari Natuna di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri).

Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Natuna, Kepulauan Riau telah dipulangkan pada Sabtu (15/2/2020), setelah menjalani observasi selama dua pekan.

Para keluarga pun mulai berdatangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk menjemput ratusan WNI yang sempat berada di China saat merebaknya virus corona.

Baca selengkapnya

baca juga
  • Skullbreaker Challenge yang Viral Sangat Berbahaya! Ini Risikonya
Viral Skullbreaker Challenge di sekolah, warganet ramai ingatkan bahayanya (Twitter @Franc_Ldy dan Instagram @danielzamrii)
Viral Skullbreaker Challenge di sekolah, warganet ramai ingatkan bahayanya (Twitter @Franc_Ldy dan Instagram @danielzamrii)

Tren tantangan baru bernama Skullbreaker Challenge atau Skull Breaker Challenge muncul di media sosial. Banyak siswa di sekolah yang mengikut tantangan yang viral di aplikasi TikTok.

Padahal tantangan ini cuku berbahaya dan menyebabkan resiko fatal.

Baca selengkapnya

  • Dituduh Menculik, Nenek Pemulung Ditampar dan Nyaris Dihakimi Massa
Dituduh Menculik, Nenek Pemulung Ditampar dan Nyaris Dihakimi Massa. Tangkapan layar (twitter.com/black__valley1)
Dituduh Menculik, Nenek Pemulung Ditampar dan Nyaris Dihakimi Massa. Tangkapan layar (twitter.com/black__valley1)

Dituduh sebagai penculik, seorang pemulung ditampar dan nyaris dihakimi massa di jalanan. Videonya beredar di media sosial, beberapa dibagikan oleh pengguna Twitter dengan akun @WagimanDeep dan @black__valley1.

Dalam video tersebut tampak seorang pemulung berusia lanjut sedang berada di tengah kerumunan, sementara di depannya ada perempuan yang sedang marah sambil sesekali menunjuk-nunjuk muka pemulung. Perempuan tersebut juga sempat menampar pemulung.

Baca selengkapnya

  • Mitos Bakal Lengser, Pramono Anung Minta Jokowi Tak Injakan Kaki ke Kediri
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berkunjung ke Kediri, Jawa Timur. Alasannya agar Presiden Jokowi tidak dilengserkan. Apa hubungannya?

Terdapat mitos yang berkembang di masyarakat bahwa wilayah Kediri adalah wilayah wingit atau angker bagi Presiden RI. Presiden yang berani mengunjungi Kediri dipercayai kedudukannya akan dilengserkan.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suasana Haru Kegembiraan WNI Eks Wuhan Pulang dari Natuna

Suasana Haru Kegembiraan WNI Eks Wuhan Pulang dari Natuna

Video | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:54 WIB

Pesan Anang saat Anaknya Terjebak di Wuhan: Banyak Ibadah, Tenang Saja

Pesan Anang saat Anaknya Terjebak di Wuhan: Banyak Ibadah, Tenang Saja

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:00 WIB

Sebut Tak Diurus, Jokowi Minta Waduk Gajah Mungkur Ditanami Vetiver

Sebut Tak Diurus, Jokowi Minta Waduk Gajah Mungkur Ditanami Vetiver

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 17:33 WIB

Tiba di Halim Jemput WNI Eks Wuhan, Menkes: Lunas Saya Jemput-Antar

Tiba di Halim Jemput WNI Eks Wuhan, Menkes: Lunas Saya Jemput-Antar

Video | Sabtu, 15 Februari 2020 | 16:43 WIB

Kelakar Menteri Airlangga: Izinnya Berbelit-belit, Virus Corona Tak Masuk

Kelakar Menteri Airlangga: Izinnya Berbelit-belit, Virus Corona Tak Masuk

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:18 WIB

Pasangan Lansia Kena Virus Corona, Video Suami Suapi Istrinya Bikin Terharu

Pasangan Lansia Kena Virus Corona, Video Suami Suapi Istrinya Bikin Terharu

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×