Dukung Ekonomi Masyarakat, Telkom Modernisasi Jaringan Telekomunikasi

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Dukung  Ekonomi Masyarakat, Telkom Modernisasi Jaringan Telekomunikasi
Wakil Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara (kiri) menyerahkan cendera mata kepada Direktur Network & IT Solution Telkom, Zulhelfi Abidin (tengah), disaksikan Direktur Consumer Service Telkom, Siti Choiriana (kanan). (Dok : Telkom)

Pembangunan infrastruktur merupakan fokus pemerintah untuk lima tahun ke depan.

Suara.com - Demi menjawab tantangan ke depan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyadari betul pentingnya pembangunan infrastruktur terhadap pembangunan masyarakat dan ekonomi Indonesia. Untuk mewujudkan digitalisasi dan memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan, Telkom melakukan modernisasi jaringan telekomunikasi dengan menggunakan teknologi berbasis 100 persen fiber optic di kota dan kabupaten seluruh Indonesia, yang dikenal dengan istilah Modern Broadband City.

Saat ini, Telkom secara agresif membangun infrastruktur telekomunikasi dari Sabang sampai Merauke hingga pelosok yang memiliki akses langsung ke mancanegara, demi memastikan konektivitas dan akses informasi dapat diperoleh secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat dan terciptanya masyarakat digital Indonesia yang berdaya saing global.

Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah untuk lima tahun ke depan. Hal ini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia menghadapi tantangan perubahan global.

Modernisasi jaringan ini menjadi landasan penting dalam penyediaan layanan digital, baik digital platform maupun services, yang dapat diakses melalui jaringan fixed broadband maupun seluler berkecepatan tinggi 3G/4G. Hal ini sekaligus menjadi langkah TelkomGroup dalam mempersiapkan hadirnya layanan 5G.

Tersedianya infrastruktur digital yang berkualitas dan andal tersebut diharapkan dapat mengembangkan potensi ekonomi lokal, regional, dan nasional untuk mendukung pembangunan ekonomi digital Indonesia. Hingga saat ini, telah terealisasi 215 Modern Broadband City dan 8 Modern Province.

Direktur Network & IT Solution Telkom, Zulhelfi Abidin mengungkapkan, program modernisasi jaringan merupakan salah bentuk komitmen Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan ICT bagi masyarakat dan mempercepat terwujudnya digitalisasi Indonesia.

“Pada era digital saat ini, tergelarnya infrastruktur 100 persen fiber optic tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan broadband berkualitas, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan digital yang jauh lebih baik,” ujarnya.

Komitmen Telkom Diapresiasi Daerah

Komitmen Telkom untuk melakukan modernisasi jaringan ini diapresiasi oleh para pejabat daerah, baik provinsi maupun kota dan kabupaten. Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor mengapresiasi Kalimantan yang sudah terhubung fiber optic 100 persen.

Kehadiran konektivitas fiber optic ini diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pulau Kalimantan.

Tidak jauh berbeda, Wali Kota Mataram, Ahyar Abduh juga mengapresiasi realisasi Modern Broadband City yang telah menyejajarkan Kota Mataram dengan kota besar lainnya.

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menambahkan, kehadiran konektivitas fiber optic Modern Broadband City dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan visi dan misi Kota Denpasar.

“Infrastruktur ICT berbasis fiber optic yang disediakan Telkom ini diharapkan juga dapat membantu Pemkot untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas Indeks Pembangunan Manusia di Kota Denpasar, serta mendukung Kota Denpasar menjadi Smart City terbaik,” ujarnya.

Modernisasi jaringan dinilai dapat mendukung penerapan ICT yang terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kota dan kabupaten, sehingga semakin efektif dan efisien dalam melayani masyarakat, serta merangsang pertumbuhan pengguna layanan ICT, khususnya internet berkecepaan tinggi guna mendorong geliat ekonomi lokal berbasis digital termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain itu, melalui modernisasi jaringan ini diharapkan dapat memberikan digital experience terbaik bagi pelanggan TelkomGroup dan masyarakat pada umumnya.

“Layanan Triple Play IndiHome akan semakin maksimal, setelah digelarnya jaringan fiber optic,” lanjutnya.

Telkom, saat ini telah menyediakan layanan IndiHome dengan kecepatan hingga 1 Gbps.

Zulhelfi menegaskan, modernisasi jaringan ini akan berlanjut hingga seluruh kota di Indonesia bertranformasi menjadi Broadband City. Telkom berkomitmen terus membangun masyarakat digital Indonesia dan mendukung kemajuan ekonomi digital nasional melalui penyediaan infrastruktur dan konektivitas yang merata bukan hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor (di stage, kedua dari kiri), Danrem 101 Antasari Kol. Inf. M. Syech Ismed SE, M.HAM, Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, Executive Vice President Telkom Regional VI Area Kalimantan Rijanto Utomo dan Deputy Executive Vice President Infrastructure Telkom Regional VI Area Kalimantan Ambari. (Dok : Telkom)
Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor (di stage, kedua dari kiri), Danrem 101 Antasari Kol. Inf. M. Syech Ismed SE, M.HAM, Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, Executive Vice President Telkom Regional VI Area Kalimantan Rijanto Utomo dan Deputy Executive Vice President Infrastructure Telkom Regional VI Area Kalimantan Ambari. (Dok : Telkom)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS