Setelah 23 Februari, Maju Tidaknya Gibran di Pilkada Solo Diumumkan PDIP

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah
Setelah 23 Februari, Maju Tidaknya Gibran di Pilkada Solo Diumumkan PDIP
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan wartawan di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Jakarta, Jumat (10/1). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Penundaan pengumuman itu tidak berlaku hanya kepada wilayah Solo, melainkan beberapa wilayah lainnya termasuk Makassar serta kabupaten dan kota di Bali.

Suara.com - PDI Perjuangan bakal mengumumkan nama-nama calon yang diusung untuk melaju dalam Pilkada 2020 pada Rabu (19/2/2020). Dari sejumlah nama yang disusung, DPP PDI Perjuangan masih merahasiakan nama siapa yang dicalonkan dalam Pilkada Solo.

Diketahui, dalam bursa bakal Calon Wali Kota Solo, nama putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka ikut menjadi bakal calon dan telah mengikuti rangkaian uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, DPP masih menunggu waktu yang tepat setelah 23 Februari untuk mengumumkan nama di Pilakada Solo. Karena itu, nasib Gibran saat ini masih harus menunggu setelah tanggal tersebut.

"Pada dasarnya Kota Solo sudah siap. Tapi pelaksanaan sesuai aspirasi, setelah tanggal 23 Februari," kata Hasto melalui keterangan tertulis, Selasa (18/2/2020).

Meski begitu, penundaan pengumuman itu tidak berlaku hanya kepada wilayah Solo, melainkan beberapa wilayah lainnya termasuk Makassar serta kabupaten dan kota di Bali.

"Nanti akan bersamaan dengan para calon dari Bali dan juga beberapa wilayah ibu kota provinsi seperti Makassar," kata Hasto.

"Kebetulan 19 Februari merupakan Hari Raya Galungan. Itu pula alasan PDIP tak memasukkan calon kepala daerah Bali pada pengumuman besok. jadi besok dipastikan Solo, Makassar dan seluruh kabupaten/kota di Bali belum diumumkan. Nanti Solo, sama-sama dengan Bali dan Kota Makassar," sambungnya.

Hasto berujar DPP PDIP juga masih melakukan pemetaan untuk beberapa wilayah lainnya di Jawa Timur. Namun, Hasro memastikan tetap ada calon kepala daerah dari wilayah Jawa Timur yang akan diumumkan besok, yakni wilayah Ngawi, Lamongan, Malang dan Sumenep.

Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan bakal mengumumkan sejumlah tokoh yang telah resmi diusung sebagai calon kepala daerah di Pilkada 2020. Setidaknya ada sekitar 50 calon kepala daerah yang akan diungkapkan.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pengumuman bakal dilakukan pada Rabu (19/2/2020) besok. Namun, untuk siapa saja tokoh yang diusung, Hasto masih merahasiakan.

"PDIP berencana mengumumkan 50 calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada Serentak 2020 di kantor pusat partai di Jakarta, esok (19/2/2020). Dari jumlah itu, satu pasangan merupakan untuk pilkada tingkat provinsi," kata Hasto.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS