Anies Klaim Kemacetan di DKI Turun, Faktanya Tak Ada yang Berubah

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 19 Februari 2020 | 13:58 WIB
Anies Klaim Kemacetan di DKI Turun, Faktanya Tak Ada yang Berubah
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan MT Haryono dan jalan tol dalam kota, Jakarta, Selasa (11/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim tingkat kemacetan di Ibu Kota menurun. Padahal, kemacetan di Jakarta tak ada yang berubah dalam waktu satu tahun terakhir.

Klaim itu diungkap Anies dalam akun media sosial instagramnya. Dalam unggahannya, Anies menampilkan poster dari PT MRT Jakarta yang menyatakan tingkat kemacetan telah berkurang.

"Terima kasih masyarakat, tingkat kemacetan Jakarta telah berkurang," demikian tulisan dalam poster yang diunggah Anies pada Selasa (19/2/2020).

Data itu disebut berasal dari situs penyedia informasi kemacetan kota dunia, tomtom.com. Anies juga mengatakan, dari informasi di laman yang sama, memang peringkat Jakarta sebagai kota termacet dunia telah turun dari nomor 7 pada tahun 2018 menjadi 10 di 2019.

"Alhamdulillah, kita kembali turun 3 peringkat, sesudah turun dari peringkat 4 di 2017 ke peringkat 7 di 2018 dan sekarang peringkat 10 di 2019. Kita berharap terus turun hingga keluar dari 10 besar kota termacet dunia," ujar Anies.

Meski turun peringkat kota termacet, sebenarnya di situs tomtom menyatakan tingkat kemacetan di Jakarta tidak berkurang. Sejak 2018, tingkatnya mencapai 53 persen dan tidak berubah sampai 2019.

Sementara alasan Kota Jakarta turun peringkat ke posisi 10, bukan karena kemacetan berkurang. Melainkan tomtom memasukan 13 kota baru yang disurvei di tahun 2019.

Dari 13 kota yang baru dimasukan itu, tiga di antaranya langsung menyalip peringkat Jakarta sebagai kota termacet. Kota-kota itu adalah Bengaluru di India, Manila di Filipina dan Pune dari India.

Bengaluru yang baru masuk di tahun ini langsung menduduki peringkat pertama dengan tingkat kemacetan 71 persen.

baca juga

Begitu juga Manila yang memiliki tingkat kemacetan 71 persen seperti Bengaluru menduduki peringkat dua.

Lalu Pune sendiri yang juga baru masuk langsung mendapat predikat kota termacet kelima di dunia dengan tingkat kemacetan 59 persen.

Hasilnya, Jakarta turun tiga peringkat sebagai kota termacet di dunia dari nomor delapan jadi 10. Namun tingkat kemacetannya tetap sama, yakni 53 persen.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggap hal ini sebagai prestasi luar biasa.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan Jakarta merupakan kota dengan tingkat pertumbuhan kendaraan 10 persen setiap tahunnya. Ia menganggap pihaknya berhasil melakukan sosialisasi dan edukasi hingga tingkat kemacetan tak bertambah.

"Artinya 53 persen ini suatu capaian luar biasa justru," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Selasa (4/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didemo Mahasiswa UMY, Beda Sikap Ganjar dan Anies Jadi Perbandingan

Didemo Mahasiswa UMY, Beda Sikap Ganjar dan Anies Jadi Perbandingan

Jogja | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:56 WIB

Buruk dari Hasil Survei, Anies Diminta Ikuti Gaya Kerja Ahok dan Jokowi

Buruk dari Hasil Survei, Anies Diminta Ikuti Gaya Kerja Ahok dan Jokowi

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 19:59 WIB

Ketua DPRD Bimbang Akan Panggil Anies Atau Tidak Soal Manipulasi Surat

Ketua DPRD Bimbang Akan Panggil Anies Atau Tidak Soal Manipulasi Surat

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 17:10 WIB

Versi Survei Ahok Lebih Baik, PKS: Pengungsi Banjir Sedikit di Zaman Anies

Versi Survei Ahok Lebih Baik, PKS: Pengungsi Banjir Sedikit di Zaman Anies

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:11 WIB

Ahok Disebut Lebih Jago Tangani Banjir dari Anies, Gerindra Tak Terima

Ahok Disebut Lebih Jago Tangani Banjir dari Anies, Gerindra Tak Terima

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 11:31 WIB

Tips Ahok Bisa Lebih Baik dari Anies Jadi Gubernur

Tips Ahok Bisa Lebih Baik dari Anies Jadi Gubernur

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 09:34 WIB

GPMI Berkukuh Deklarasikan Anies Baswedan Bakal Capres 2024

GPMI Berkukuh Deklarasikan Anies Baswedan Bakal Capres 2024

News | Senin, 17 Februari 2020 | 22:59 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×