120 Ribu Orang Masuk Bandara Soetta Tak Terdeteksi, Ini yang Dikhawatirkan

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Rabu, 19 Februari 2020 | 19:46 WIB
120 Ribu Orang Masuk Bandara Soetta Tak Terdeteksi, Ini yang Dikhawatirkan
Tim Gabungan Perlintasan Keimigrasian saat mengungkapkan hasil investigasi Harun Masiku di Kemenkumham, Jakarta. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Tim gabungan bentukan Kementerian Hukum dan HAM menyebutkan ada sebanyak 120.661 data perlintasan orang yang dianggap tak terdeteksi di Terminal 2 F Bandara Internasiona Soekarno Hatta, Cengkareng.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Syofian Kurniawan menyebut ratusan ribu data perlintasan itu tercatat terjadi sejak 23 Desember 2019 hingga 10 Januari 2020.

"Diketahui bahwa sejak tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 10 Januari 2020 terdapat 120.661 (seratus dua puluh ribu enam ratus enam puluh satu) data perlintasan orang dari Terminal 2F yang tidak terkirim ke server lokal dan server Pusdakim di Ditjen Imigrasi," kata Syofian Kurniawan di Kementerian Hukum dan HAM RI, Rabu (19/2/2020).

Temuan itu saat tim gabungan dari unsur Kemenkumham, Kominfo, Bareskrim Polri dan BSSN melakukan investagasi terkait Caleg PDIP Harun Masiku yang kini masih menjadi buronan KPK.

Diketahui, Harun yang telah menjadi tersangka kasus suap penetapan PAW anggota DPR RI kini masih misterius.

"Termasuk di dalamnya data perlintasan atas nama Harun Masiku," ujar Syofian.

Dia menambahkan, data perlintasan orang itu baru diperbaiki pada 10 Januari 2020. Adapun kedatangan Harun dari Singapura baru terkirim ke server Pusdakim pada 19 Januari 2020.

"Hal ini karena proses sinkronisasi data perlintasan dilakukan secara bertahap," kata Sofyian.

Terkait data perlintasan orang itu, Sofyian menyebut tim gabungan menemukan adanya kesalahan dalam konfigurasi uniform resource locator (URL) pada personal computer (PC) di konter Imigrasi kedatangan Terminal 2 F Bandara Soetta.

baca juga

Akibatnya, kata dia, data perlintasan 120.661 orang itu termasuk Harun di PC konter Imigrasi tidak terkirim ke server lokal Bandara Soekarno-Hatta dan server Pusat Data Keimigrasian (Pusdakim) di Ditjen Imigrasi.

Maka itu tak menutup kemungkinan bahwa adanya sebanyak 120 ribu perintasan masuk ke Indonesia melalui bandara Soetta yang ditakutkan memiliki itikad tidak baik yang berpotensi mengancam keamanan negara.

Namun, Sofyian yang memimpin tim gabungan bentukan Kemenkumham itu enggan menyampaikan secara rinci soal hal-hal buruk yang bisa terjadi karena tak terdeteksinya 120 ribu data perlintasan orang di Bandara Soetta.

Sofyian hanya menyampaikan hal itu menjadi tanggungjawab Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

"Terkait kekhawatiran apakah ada orang beritikad buruk sedangkan sistem tidak terintegrasi, pertama dari tim yang bekerja melakukan pengecekan tidak sinkron sistem ke Pusdakim, berkenaan kekhawatiran itu dari tim tidak dapat menyampaikan informasi dan kewenangannya di pak Menteri," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harun Tak Terdeteksi, Kemenkumham Salahkan Vendor SIMKIM Bandara Soetta

Harun Tak Terdeteksi, Kemenkumham Salahkan Vendor SIMKIM Bandara Soetta

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 16:44 WIB

Blokir Ponsel BM Berbasis IMEI, Ini Beda Cara Blacklist dan Whitelist

Blokir Ponsel BM Berbasis IMEI, Ini Beda Cara Blacklist dan Whitelist

Tekno | Selasa, 18 Februari 2020 | 07:05 WIB

KPK Tunggu Hasil Investigasi Kemenkumham Soal Delay Time Harun Masiku

KPK Tunggu Hasil Investigasi Kemenkumham Soal Delay Time Harun Masiku

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:53 WIB

Berhadiah iPhone 11, KPK Tak Tersindir Sayembara Cari Buronan Harun Masiku

Berhadiah iPhone 11, KPK Tak Tersindir Sayembara Cari Buronan Harun Masiku

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:09 WIB

Cegah Meluasnya Skull Breaker Challenge, Kominfo Patroli di TikTok

Cegah Meluasnya Skull Breaker Challenge, Kominfo Patroli di TikTok

Tekno | Senin, 17 Februari 2020 | 14:55 WIB

Diprotes Marga Masiku, ILC tvOne Bakal Dilaporkan ke Dewan Pers dan KPI

Diprotes Marga Masiku, ILC tvOne Bakal Dilaporkan ke Dewan Pers dan KPI

News | Senin, 17 Februari 2020 | 11:17 WIB

Waduh! Antisipasi Virus Corona, Kominfo Minta Waspadai Barang Kiriman Pos

Waduh! Antisipasi Virus Corona, Kominfo Minta Waspadai Barang Kiriman Pos

Tekno | Minggu, 16 Februari 2020 | 07:30 WIB

Soroti Harun Masiku, Saut Curhat Cara KPK Era Agus Cs Bekuk Buronan Korupsi

Soroti Harun Masiku, Saut Curhat Cara KPK Era Agus Cs Bekuk Buronan Korupsi

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 15:58 WIB

Sudah Lama Buron, KPK Akhirnya Bentuk Tim Khusus Mencari Harun Masiku

Sudah Lama Buron, KPK Akhirnya Bentuk Tim Khusus Mencari Harun Masiku

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 20:21 WIB

Kominfo Temukan 6 Hoaks Virus Corona per Hari

Kominfo Temukan 6 Hoaks Virus Corona per Hari

Tekno | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:38 WIB

Terkini

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB