Tak Terima Anak Disetrap, Orangtua Murid Suruh Ustazah Merangkak

Rabu, 26 Februari 2020 | 15:51 WIB
Tak Terima Anak Disetrap, Orangtua Murid Suruh Ustazah Merangkak
Ustazah disuruh merangkak oleh orangtua murid. (Facebook)

Suara.com - Seorang ustazah di sebuah sekolah agama Malaysia mendapat perlakuan tak menyenangkan dari orangtua murid. Perempuan yang dirahasikan namanya ini dipaksa merangkak di dalam kelas.

Kisah yang menimpa ustazah tersebut viral di media sosial, seusai dibagikan oleh seorang pengguna Facebook lewat video. Warganet banyak yang memberi kecaman.

Dalam rekaman berdurasi dua menit 17 detik tersebut, tampak seorang perempuan yang mengenakan kerudung hitam merangkak di dalam kelas, sembari ditonton murid-muridnya.

Dikutip dari laman Sinar Harian, Rabu (26/2/2020), insiden ini dipicu oleh orangtua murid yang tidak terima anaknya cedera sampai ketakutan berangkat ke sekolah, setelah disetrap ustazah tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di sekoah agama yang berada di Sungai Sumun, Bagan Datuk, pekan lalu.

Tak berselang lama setelah kasus tersebut viral, pengguna Facebook Nurhidayaty Maidin mengatakan bahwa dirinya telah menghubungi pihak sekolah tempat ustazah tersebut mengajar.

Ia mengungkapkan, pihak guru dan sekolah telah sepakat menyelesaikan kasus tersebut secara baik-baik.

"Namun sebagai pembelajaran supaya insiden ini tidak terulang, saya menyarankan pihak sekolah untuk menyediakan dokumen penting yang perlu ditangani si orangtua murid," tulis Nurhidayaty.

"Jangan sekadar ucapan maaf seperti Hari Raya. Perlu juga ditempuh jalur hukum. Saya bersedia untuk memantau proses ini," imbuhnya.

Baca Juga: MGPA: Tanpa Valentino Rossi, MotoGP Akan...

Orangtua murid minta maaf

Bersamaan dengan hebohnya kabar ustazah yang dipaksa merangkak, muncul video permintaan maaf dari orangtua murid.

Ustazah disuruh merangkak oleh orangtua murid. (Facebook)
Ustazah disuruh merangkak oleh orangtua murid. (Facebook)

Video itu juga beredar di media sosial setelah dibagikan oleh akun Facebook Bagan Datuk Kini.

Disebutkan, pertemuan antara ustazah dan orangtua murid yang menghukumnya telah berlangsung di sekolah.

Dalam video tersebut, tampak ustazah memeluk muridnya dengan disaksikan oleh dua orang laki-laki. Kedua belah pihak memilih untuk berdamai

"Permohonan maaf telah dibuat dan mohon video kejadian tersebut tidak dibagikan kembali demi kebaikan dua belah pihak. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran, pedoman dan teladan bagi ibu bapak, murid dan pihak sekolah," demikian narasi unggahan Bagan Datuk Kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI