Redam Panik, Pemerintah Singapura Berikan Masker Secara Gratis

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 03 Maret 2020 | 11:27 WIB
Redam Panik, Pemerintah Singapura Berikan Masker Secara Gratis
Penggunaan masker, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Mengatasi paniknya warga karena virus corona, Pemerintah Singapura memberikan masker secara cuma-cuma pada setiap keluaraga.

Hal tersebut dinyakan oleh seorang vlogger kondang NasDaily: "Pemerintah bahkan menyewa tentara untuk mengepak masker yang akan diberikan pada jutaan keluarga di Singapura," kata dia melalui chanel Youtube.

"Mereka akan memberikan masker secara gratis pada setiap keluarga dan menghukum supermarket yang menaikkan harga masker," tambahnya.

Melansir dari Straitstimes, Pemerintah Singapura memberikan 4 masker untuk setiap keluarga di mana masker hanya digunakan saat merasa sakit.

"Kami akan memiliki persediaan masker yang cukup di Singapura, asalkan kita semua menggunakannya secara bertanggung jawab, " kata Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong .

Dia menambahkan: "Anda hanya perlu mengenakan masker jika  tidak sehat dan  harus pergi menemui dokter. Mereka yang sehat tidak perlu memakai masker", tambahnya.

Cara Singapura Melawan Corona

NasDaily atau Nusseir Yasin membagikan vodeo mengenai bagaimana Singapura mengatasi wabah corona.

"Video ini akan menampilkan, bagaimana Singapura melawan virus corona agar ibuku tidak perlu terlalu khawatir" kata Nusseir Yassin dalam video tersebut.

baca juga

Blogger/vlogger lulusan Harvard ini membagikan tentang Singapura yang sangat detail dalam menangani virus corona.

"Negara ini kecil, sangat riskan terinfeki virus makanya negara menutup akses masuk virus baik yang masuk melalui transportasi darat, laut, hingga udara. Semua orang yang terdeteksi demam tidak akan bisa masuk ke Singapura" kata dia.

Selain itu, Nusseir juga menyatakan bahwa di negara tersebut kebersihan benar-benar diperhatikan.

"Mereka membersihkan segalanya, mulai dari pegangan di bus, tempat bermain anak-anak, sekolah, foodcourt, bahkan tombol lift juga selalu dibersihkan," tambahnya.

Nusseir kembali menegaskan untuk jangan panik karena ketika seseorang mengalami gejala, pihak kesehatan langsung membawanya ke Rumah Sakit bersama orang-orang lain yang pernah berinteraksi dengan pasien tersebut.

"Dengan metode itu, 98 persen orang dinyatakan sembuh dari corona," kata dia.

Singapura menjadi menjadi salah satu negara yang cukup terdampak oleh virus corona di mana sudah ditemuka 101 kasus per Selasa (3/3/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Warga Terjangkit Corona, 1 Masker di Stasiun Depok Dijual Rp 5 Ribu

2 Warga Terjangkit Corona, 1 Masker di Stasiun Depok Dijual Rp 5 Ribu

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:37 WIB

Corona Masuk Indonesia, Stok Masker di Pasar Proyek Bekasi Kosong

Corona Masuk Indonesia, Stok Masker di Pasar Proyek Bekasi Kosong

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:25 WIB

Antisipasi Virus Corona, WHO: Masker Hanya untuk Orang Sakit

Antisipasi Virus Corona, WHO: Masker Hanya untuk Orang Sakit

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:26 WIB

Masker Mendadak Langka, Begini Cara Bikin Masker Sendiri

Masker Mendadak Langka, Begini Cara Bikin Masker Sendiri

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:49 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×