Polisi Jual Masker Hasil Sitaan, Pengamat: Tak Boleh, kan Belum Darurat

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:34 WIB
Polisi Jual Masker Hasil Sitaan, Pengamat: Tak Boleh, kan Belum Darurat
Petugas membawa sekotak masker di gudang PT MJP Cargo, Tangerang, Jawa Barat, Rabu (4/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Polres Metro Jakarta Utara menjual 72 ribu masker hasil sitaan. Penjualan masker dengan harga normal ini dilakukan setelah merebaknya virus corona di Indonesia.

Terkait itu, Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menyayangkan hal tersebut dilakukan Polsek Jakut. Bambang menilai barang hasil sitaan tersebut harus dibawa ke pengadilan untuk menjadi barang bukti.

"Enggak boleh, enggak boleh. Barang-barang sitaan itu harus tetap menjadi barang bukti yang harus dibawa ke pengadilan," kata Bambang saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).

Kemudian Bambang mempertanyakan alasan polisi menjual masker apakah sudah termasuk ke dalam tingkat darurat atau belum. Kalau memang dinyatakan darurat, menurutnya tidak ada satupun keputusan pemerintah yang menyatakan darurat wabah virus Corona (Covid-19).

"Mengacu undang-undang darurat, saat ini kan belum darurat. Darurat itu yang menyatakan itu Presiden," ujarnya.

Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Herry Heryawan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yysri Yunus dan Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Iwan Kurniawan menunjukan barang bukti masker yang ditimbun di gudang PT MJP Cargo, Tangerang, Jawa Barat, Rabu (4/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Herry Heryawan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yysri Yunus dan Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Iwan Kurniawan menunjukan barang bukti masker yang ditimbun di gudang PT MJP Cargo, Tangerang, Jawa Barat, Rabu (4/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kemudian Bambang menyatakan bahwa tupoksi daripada pihak kepolisan itu ialah penegakan hukum yang prosedurnya sudah diatur. Penjualan masker tersebut seharusnya dapat diputuskan setelah ada ketok palu dari pengadilan.

"Bahwa pengadilan memutuskan barang itu dibagikan, dijual, dilelang, nanti itu di pengadilan. Jadi tidak bisa kepolisian menyita langsung menjual dengan alasan darurat," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto mengatakan, penjualan masker itu merupakan langkah diskresi Kepolisian untuk menangani masalah kelangkaan masker dan tingginya harga jual akibat oknum yang sengaja menimbun barang itu sejak merebaknya kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia.

"Kami dalam hal ini terhadap masker yang kami sita, yang kami jadikan barang bukti ini akan kami jual kembali kepada masyarakat dengan harga sebelum kenaikan masker ini," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (3/5/2020).

Penjualan masker sitaan tersebut juga atas persetujuan dari dua tersangka pemilik barang tersebut.

Menurutnya, harga asli masker tersebut ada Rp 22.000 per kotak, namun oleh dua tersangka penimbun dijual dengan harga Rp 200 ribu per kotak.

Oleh pihak Kepolisian akan dikemas ulang dalam pak kecil yang masing-masing berisi 10 lembar masker. Warga hanya boleh membeli dua pak masker.

"Kami jual per 10 lembar nanti kami hargai Rp 4000 dan warga bisa membeli maksimal dua pak, agar bisa meluas dan merata hasilnya," kata Budhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Tak Lagi Suapi, Warga Depok Positif Corona Juga Sudah Bisa Video Call

Makan Tak Lagi Suapi, Warga Depok Positif Corona Juga Sudah Bisa Video Call

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:26 WIB

RNI Punya Stok Masker 100 Ribu Helai Tapi Tak Dijual

RNI Punya Stok Masker 100 Ribu Helai Tapi Tak Dijual

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:08 WIB

Anjing Milik Warga yang Tertular Corona Mati, Walkot Depok: Anjingnya Lucu

Anjing Milik Warga yang Tertular Corona Mati, Walkot Depok: Anjingnya Lucu

Jabar | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:03 WIB

Imbas Virus Corona, Pemerintah Jor-joran Guyur Anggaran

Imbas Virus Corona, Pemerintah Jor-joran Guyur Anggaran

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB