Belajar dari Toko Erwin, Tak Cari Untung di Tengah Wabah Virus Corona

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 09 Maret 2020 | 06:10 WIB
Belajar dari Toko Erwin, Tak Cari Untung di Tengah Wabah Virus Corona
Toko Erwin, yang menjual sembilan bahan kebutuhan pokok di Jalan K Teluk Gong, RT6/RW9 Penjaringan, Jakarta Utara, sempat viral karena tak mau melayani konsumen yang mau memborong dagangannya. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Aksi Susanna Indrayani, pemilik Toko Erwin di Penjaringan, Jakarta Utara, yang menolak barang-barang dagangannya diborong sejumlah konsumen saat panic buying karena merebaknya virus corona Covid-19, menuai pujian.

Itu setelah aksi Susanna terus menolak rayuan konsumen berkantong tebal yang ingin menimbun sembako, viral di media-media sosial beberapa waktu lalu.

Suara.com mencoba menemui wanita berusia 57 tahun yang wajahnya sering berseliweran di media sosial mapun grup WhatsApp tersebut.

Namun, saat Suara.com berkunjung ke Toko Erwin, Susanna tidak ada di tempat.

Erwin, pemilik Toko Erwin, yang menjual sembilan bahan kebutuhan pokok di Jalan K Teluk Gong, RT6/RW9 Penjaringan, Jakarta Utara, sempat viral karena tak mau melayani konsumen yang mau memborong dagangannya. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Erwin, pemilik Toko Erwin, yang menjual sembilan bahan kebutuhan pokok di Jalan K Teluk Gong, RT6/RW9 Penjaringan, Jakarta Utara, sempat viral karena tak mau melayani konsumen yang mau memborong dagangannya. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Erwin, sang pemilik toko sembako yang viral mengatakan, Susanna tengah pergi.

"Lagi keluar dengan keponakannya tadi," kara Erwin, Minggu (8/3/2020).

Erwin yang juga berada di toko pada waktu yang sama dengan Susannya di dalam video, membenarkan peristiwa viral terkait. Ia menuturkan kejadian itu terjadi pada Senin siang awal Maret pekan ini.

Saat itu, lanjut Erwin, tokonya mendadak dikunjungi sejumlah pembeli yang ingin memborong bahan-bahan makanan menyusul ditemukannya dua warga megara Indonesia asal Depok, Jawa Barat yang positif corona.

Para pembeli, menurut Erwin sedang panik kalau-kalau toko tutup dan bahan makanan langka di pasaran.

baca juga

Erwin kemudian mencoba menenangkan sambil meminta agar pembeli tidak memborong dagangan, persis seperti yang disampaikan Susanna.

"Saya bilang kalian tak usah panik begitu, barang juga banyak, di gudang juga banyak. Beli secukupnya saja, besok juga ada. Tapi mereka takut besok tak ada, saya bilang besok tetap buka toko," kata Erwin mengulang perkatannya kepada pembeli.

Namun, lantaran panik, sejumlah pembeli tetap ngotot ingin memborong bahkan sampai berani menawar dengan harga tinggi.

Kondisi tersebut perlahan bisa dikendalikan Erwin dan Susanna, dengan memastikan ketersedian stok yang cukup dan harga tetap normal.

"Mau beli banyak untuk stok mereka, terus ada yang bilang kalau besok harganya naik bagaimana? Saya bilang enggak. Harga tetap biasa, normal. Mereka mungkin takut harga barang naik, barang tak ada, mungkin panik karena corona," kata Erwin.

Apa yang dilakukan keduanya itupun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Nama Toko Erwin mulai dikenal.

Tak lupa tautan video Susanna yang tengah menjelaskan keengganannya menjual banyak stok barang walau ditawar dengan harga tinggi.

Erwin mengatakan, pada situasi tersebut bahan pokok yang di jual di tokonya dapat dengan mudah ditawar dengan harga tinggi.

Namun, Erwin tetap memegang prinsip dagang yang telah ia pegang lebih dari 30 tahun sejak membuka tokonya.

Erwin sebagai pedagang, memunyai prinsip mencari keuntungan sewajarnya dan tidak ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan.

"Memang kami tak boleh lah, orang sudah dalam keadaan begini, malah cari kesempatan," ujar Erwin.

Terpenting, Erwin masih memikirkan nasib para pedagang yang membuka usahanya baik di warung kecil maupun lainnya.

Ia tidak ingin, para pedagang yang menjadi langgannya itu tidak bisa berjualan lantaran ketiadaan stok barang yang biasa mereka ambil di Toko Erwin.

"Warung-warung kecil mereka setiap hari jualan. Kalau barang kami habis, mereka bagaimana jualannya. Jadi mereka biar bisa dagang ada mi, beras, biar mereka bisa berdagang," kata Erwin.

Belakangan secara simbolis, apresiasi terhadap Toko Erwin juga mulai disampaikan, termasuk oleh Polres Metro Jakarta Utara. Selasa pekan depan, Erwin dan Susanna bahkan diundang untuk datang ke polres.

Meski sudah terkenal, Erwin mengaku masih biasa-biasa saja. Terkadang ia malah merasa repot lantaran harus menghadapi banyaknya media yang silih berganti meminta wawancara.

Sampai-sampai, undangan dari salah satu televisi swasta ditolak, karena Erwin maupun Susanna tak terbiasa menghadapi banyak orang apalagi sampai diwawancara masuk televisi.

Erwin hanya berharap, apa yang mereka lakukan dan dianggap baik oleh masyarakat agar bisa menjadi contoh dan ditiru pedagang lainnya, supaya tidak seenaknya mencari keuntungan di tengah kondisi wabah Corona.

"Saya sangat bangga dan terharu bahwa kebaikan sekecil itu saja mendapat apresiasi dari masyarakat begitu banyak. Iya (supaya) menjadi inspirasi, contoh bagi pedagang-pedagang yang lain.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Indonesia Usia 62 Tahun di Singapura Positif Virus Corona

Perempuan Indonesia Usia 62 Tahun di Singapura Positif Virus Corona

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 22:35 WIB

6 WNI Pasien Positif Virus Corona, 1 Orang ABK Kapal Diamond Princess

6 WNI Pasien Positif Virus Corona, 1 Orang ABK Kapal Diamond Princess

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 21:45 WIB

Virus Corona Covid-19 Mewabah, Garuda Indonesia Babak Belur

Virus Corona Covid-19 Mewabah, Garuda Indonesia Babak Belur

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2020 | 21:08 WIB

Sempat Viral, Toko Erwin di Teluk Gong Kini Jadi Korban Hoaks soal Masker

Sempat Viral, Toko Erwin di Teluk Gong Kini Jadi Korban Hoaks soal Masker

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 20:24 WIB

Gula Rempah di Kediri Bisa Cagah Virus Corona

Gula Rempah di Kediri Bisa Cagah Virus Corona

Jatim | Minggu, 08 Maret 2020 | 19:59 WIB

Usia 70-an Dilarang ke Stadion Antisipasi Corona, Pelatih Palace Kalem

Usia 70-an Dilarang ke Stadion Antisipasi Corona, Pelatih Palace Kalem

Bola | Minggu, 08 Maret 2020 | 19:29 WIB

1/4 Penduduk Italia Dikarantina akibat Corona, 36 Meninggal Dalam Sehari

1/4 Penduduk Italia Dikarantina akibat Corona, 36 Meninggal Dalam Sehari

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 19:12 WIB

Hits: Bahasa Tubuh Meghan Markle, Resep Wedang Jahe Jaga Imunitas Tubuh

Hits: Bahasa Tubuh Meghan Markle, Resep Wedang Jahe Jaga Imunitas Tubuh

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2020 | 19:15 WIB

Cegah Umat Kena Virus Corona, Paus Fransiskus Ceramah via Live Streaming

Cegah Umat Kena Virus Corona, Paus Fransiskus Ceramah via Live Streaming

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 18:47 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×