Konflik Lahan di Adonara Tewaskan 6 Orang, Aparat Keamanan Masih Siaga

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 12 Maret 2020 | 10:35 WIB
Konflik Lahan di Adonara Tewaskan 6 Orang, Aparat Keamanan Masih Siaga
Sejumlah personel TNI menjaga keamanan saat terjadi "perang tanding" antarwarga Desa Lewonara dan Lewobunga di Pulau Adonara pada Oktober 2012. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

Suara.com - Ratusan personel Polri dan TNI masih bersiaga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascapecah "perang tanding" antarwarga dua suku di wilayah itu. Personel tersebut berasal dari sejumlah daerah di Indonesia.

"Personel belum ditarik. Semua masih tetap siaga di Adonara," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Flores Timur AKBP Deny Abraham seperti diberitakan Antara, Kamis (12/3/2020).

Deny mengatakan personel gabungan TNI - Polri masih diterjunkan untuk mencegah perang tanding antardua suku yang memperebutkan lahan terlulang. Dilaporkan dalam perang suku tersebut enam orang tewas.

Menurut dia, keberadaan personel di wilayah itu terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan situasi keamanan di wilayah paling timur Pulau Adonara itu.

"Situasi keamanan sudah kondusif tetapi aparat masih tetap siaga," katanya.

Korban Konflik di Pulau Adonara antara Suku Kewaelaga dan Lamatokan. (ANTARA/HO-Nadus Lamanepa)
Korban Konflik di Pulau Adonara antara Suku Kewaelaga dan Lamatokan. (ANTARA/HO-Nadus Lamanepa)

Para personel yang melakukan pengamanan saat ini terdiri atas aparat kepolisian dari Polres Flores Timur dan jajaran Polsek sebanyak 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) berjumlah sekitar 100 orang.

Sementara personel polisi BKO dari daerah lain di antaranya Kabupaten Lembata sebanyak 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) berjumlah 30 orang, Kabupaten Sikka 1 SST, Dalmas Polda NTT 1 SST, serta personel Brimob dari Sikka 1 SSK.

Pengamanan juga dibantu personel TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) setempat sebanyak 1 SST.

Untuk diektahui, peristiwa "perang tanding" antarwarga dua suku di Desa Sandosi pecah pada Kamis (5/3) pagi di wilayah perkebunan Wulen Wata dan menewaskan enam orang.

baca juga

Korban tewas dari suku Kwaelaga masing masing berinisial MKK (80), YMS (70), YOT (56), dan SR (68), sedangkan dari Suku Lamatokan adalah YH (70) dan WK (80).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Suku di NTT Telan 6 Nyawa, Mayatnya Belum Dievakuasi di Medan Tempur

Perang Suku di NTT Telan 6 Nyawa, Mayatnya Belum Dievakuasi di Medan Tempur

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 19:03 WIB

Manjakan Mata dengan Eksotisme Pulau Adonara di Flores Timur

Manjakan Mata dengan Eksotisme Pulau Adonara di Flores Timur

Lifestyle | Senin, 08 Mei 2017 | 09:47 WIB

Saksi: Untung Kapal Ina Maria yang Terbakar Diarahkan ke Darat

Saksi: Untung Kapal Ina Maria yang Terbakar Diarahkan ke Darat

News | Kamis, 30 April 2015 | 10:48 WIB

Kapal Penumpang Ina Maria Terbakar di Pulau Adonara

Kapal Penumpang Ina Maria Terbakar di Pulau Adonara

News | Kamis, 30 April 2015 | 10:32 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×