Jokowi: Kerja, Belajar dan Ibadah dari Rumah bukan Kesempatan Liburan

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 19 Maret 2020 | 11:32 WIB
Jokowi: Kerja, Belajar dan Ibadah dari Rumah bukan Kesempatan Liburan
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kebijakan aktivitas bekerja di rumah atapun belajar di rumah bukanlah dijadikan kesempatan untuk berlibur.

Hal ini dikatakan Jokowi dalam Rapat Terbatas mendengarkan Laporan Tim Gugus Tugas COVID-19 melalui Video Conference, Kamis (19/3/2020).

"Kebijakan belajar di rumah kebijakan bekerja di rumah kebijakan beribadah di rumah, jangan sampai kebijakan ini dilihat sebagai sebuah kesempatan untuk liburan," ujar Jokowi.

Bahkan dirinya memantau pada saat akhir pekan lalu tempat wisata di Pantai Carita dan Puncak, Jawa Barat lebih ramai dibanding biasanya. Pasalnya aktivitsas di tempat keramaian tersebut berpotensi memperluas penyebaran virus corona.

"Saya lihat satu minggu kemarin di Pantai Carita di Puncak lebih ramai dari biasanya. Sehingga ini akan memunculkan sebuah keramaian yang beresiko memperluas penyebaran Covid-19," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mengingatkan pentingnya mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain, menjaga jarak dan mengurangi kerumunan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Karena itu Jokowi meminta kebijakan aktivitas bekerja, belajar hingga beribadah di rumah harus dijalankan secara efektif.

Ia juga mengimbau yang bekerja di luar rumah tetap menjaga jarak.

"Karena itu kebijakan belajar dari rumah bekerja dari rumah dan beribada di rumah betul-betul harus kita sampaikan terus sehingga betul-betul bisa dijalankan secara efektif di lapangan. Tetapi juga kita harus tahu juga bahwa yang tidak bekerja di rumah tentu saja tetap bekerja di lapangan dan bekerja di kantor dengan tetap saling menjaga jarak," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karena Corona, Pemilihan Wagub DKI Hanya Boleh Dihadiri 200 Orang

Karena Corona, Pemilihan Wagub DKI Hanya Boleh Dihadiri 200 Orang

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:28 WIB

Wabah Virus Corona, Kebun Raya Bogor Ditutup Sampai 31 Maret

Wabah Virus Corona, Kebun Raya Bogor Ditutup Sampai 31 Maret

Jabar | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:27 WIB

Situasi Darurat Corona, PT KCI Meminta Penumpang Tak Sebarkan Video Hoaks

Situasi Darurat Corona, PT KCI Meminta Penumpang Tak Sebarkan Video Hoaks

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:23 WIB

MUI: Borong Sembako, Masker dan Sebar Hoaks Corona Hukumnya Haram

MUI: Borong Sembako, Masker dan Sebar Hoaks Corona Hukumnya Haram

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:22 WIB

Luhut soal 49 WN China di Kendari: Kami Tak Impor Penyakit dari Tempat Lain

Luhut soal 49 WN China di Kendari: Kami Tak Impor Penyakit dari Tempat Lain

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:20 WIB

Pasien Positif Virus Corona di Jawa Barat Melonjak Jadi 22 Orang

Pasien Positif Virus Corona di Jawa Barat Melonjak Jadi 22 Orang

Jabar | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:19 WIB

Kota Serang Semi Lockdown, Batasi Pendatang dari Kawasan Suscpet Corona

Kota Serang Semi Lockdown, Batasi Pendatang dari Kawasan Suscpet Corona

Banten | Kamis, 19 Maret 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×