Warga China Karantina, Ladang yang Terbengkalai Dipakai Gajah Mabuk-mabukan

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 19 Maret 2020 | 16:21 WIB
Warga China Karantina, Ladang yang Terbengkalai Dipakai Gajah Mabuk-mabukan
Gajah tertidur di kebun teh (facebook.com/Epicalyptic)

Suara.com - Saat negara sedang melakukan lockdown dan warga dikarantina di China. Sekelompok gajah malah membajak ladang sambil tak sengaja minum corn wine sampai ketiduran karena mabuk.

Pemandangan unik itu diunggah oleh akun Facebook Epicalyptic pada Rabu (18/3/2020).

BACA JUGA: Kanal di Venesia Lebih Jernih Pasca Lockdown, Warganet: Kita Lah Masalahnya

"Ketika manusia melakukan social distancing, 14 gajah masuk ke sebuah desa di provinsi Yunan, mencari jagung dan makanan lainnya," tulis akun Epicalyptic.

"Mereka akhirnya minum 30 kg corn wine dan mabuk sehingga mereka tertidur di kebun teh terdekat," tambah akun tersebut.

Pada unggahan itu terlihat beberapa gajah yang sedang makan, sementara beberapa yang lain sudah tertidur di tanah. Potret itu tentu menghadirkan berbagai komentar dari warganet.

"Lucunya! Coba bisa lihat mereka jalan sambil mabuk. Mereka kelihatan senyum saat tertidur," komentar seorang warganet.

"Senang sekali, saya melihat kalau alam sedang beristirahat dari orang-orang jahat," tambah warganet lain.

"Dari mana lucunya sih, lihat gajah cari makan ke desa kan menunjukan persediaan makan mereka di hutan sudah habis. Ini refleksi untuk kita semua kalau modernisasi agrikultur membuat habitat terganggu," sanggah warganet lain dalam kolom komentar.

baca juga

Selain gajah di China, Penguin di wisata aquarium Chicagi, Illonois, Amerika Serikat juga bisa bergerak bebas. Dengan lucunya, para penguin melihat akuarium yang menampung banyak ikan.

"Beberapa penguin berkunjung ke binatang lain di Shedd. Mereka tampaknya paling tertarik dengan ikan-ikan," tulis pihak Shedd Aquarium di akun twitter resmi mereka.

Penguin mengunjungi akuarium (twitter.com/shedd_aquarium)
Penguin mengunjungi akuarium (twitter.com/shedd_aquarium)

Perubahan alam yang terjadi sejak Covd-19 memang cukup signifikan karena menurutnya polusi udara terutama di negara-negara yang menerapkan lockdown.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbauan Social Distancing, Praveen Jordan Cs Siasati Program Latihan

Imbauan Social Distancing, Praveen Jordan Cs Siasati Program Latihan

Sport | Kamis, 19 Maret 2020 | 14:05 WIB

Dikarantina Dampak Corona, Begini Hasil Tes Covid-19 7 Staf Tim F1 McLaren

Dikarantina Dampak Corona, Begini Hasil Tes Covid-19 7 Staf Tim F1 McLaren

Sport | Kamis, 19 Maret 2020 | 13:20 WIB

Kampanye Social Distancing Bergema, Publik: Yang Piknik Otaknya di Mana?

Kampanye Social Distancing Bergema, Publik: Yang Piknik Otaknya di Mana?

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 13:34 WIB

Tips Karantina Warga Wuhan Setop Corona: Tutup Toilet Duduk Sebelum Disiram

Tips Karantina Warga Wuhan Setop Corona: Tutup Toilet Duduk Sebelum Disiram

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:38 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB