Dokternya Positif Corona, Kanselir Jerman Angela Merkel Langsung Diisolasi

Reza Gunadha

Senin, 23 Maret 2020 | 13:09 WIB
Dokternya Positif Corona, Kanselir Jerman Angela Merkel Langsung Diisolasi
Kanselir Jerman Angela Merkel. (Shutterstock)

Suara.com - Kanselir Jerman Angela Merkel langsung melakukan karantina mandiri setelah melakukan kontak langsung dengan seorang dokter yang belakangan dinyatakan terinfeksi virus corona Covid-19.

Seperti diberitakan Reuters, Senin (23/3/2020), Merkel melakukan isolasi diri sejak Minggu (22/3) akhir pekan lalu.

Pemimpin Jerman berusia 65 tahun itu melakukan pekerjaannya dari rumah, dan akan segera menjalankan uji medis berulang dalam beberapa hari ke depan, menurut pernyataan dari juru bicara Merkel.

Pada Jumat (20/3) siang, Merkel disuntik vaksin pneumokokus, untuk mencegah infeksi bakteri penyebab pneumonia, oleh seorang dokter—yang kemudian dinyatakan terjangkit virus corona.

Sebelum akhirnya melakukan karantina mandiri, pada Minggu, Merkel sempat berbicara dalam temu media yang membahas kebijakan Jerman melarang pertemuan publik lebih dari dua orang demi menahan laju penyebaran COVID-19.

"Tujuan utamanya adalah mendapat lebih banyak waktu untuk berjuang melawan virus ini," kata Merkel mengutip kesepakatan antara pemerintah federal dan negara-negara bagian.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan kebijakan itu masyarakat tidak diperbolehkan berkumpul di tempat umum, kecuali jika memang tinggal bersama di satu rumah atau untuk kegiatan terkait pekerjaan.

Restoran hanya boleh melayani pesanan dibawa pulang, sementara salon, tempat pijat, dan tempat tato harus tutup.

"Kami mengurangi kegiatan di masyarakat dan interaksi sosial, kami juga memastikan bahwa kebijakan yang sama diterapkan di seluruh wilayah Jerman," ujar Merkel.

baca juga

Larang pertemuan lebih dari 2 orang

Jerman, Minggu, memperketat pembatasan pada interaksi sosial, termasuk larangan pertemuan publik lebih dari dua orang, untuk memperlambat penyebaran virus corona.

"Tujuan utama kebijakan itu untuk perang melawan virus corona," kata Kanselir Angela Merkel mengatakan pada konferensi pers.

Setidaknya selama dua minggu ke depan, masyarakat tidak akan diizinkan untuk berkumpul lebih dari dua orang di tempat umum kecuali mereka tinggal di rumah yang sama atau pertemuan itu terkait pekerjaan, ia menambahkan.

Selain itu, restoran hanya dapat menawarkan layanan take away atau dibawa pulang. Sedangkan salon kecantikan, tempat pijat dan tato harus ditutup.

Sebelumnya pekan lalu, Merkel mendesak semua warga negara untuk membantu memerangi penyebaran virus corona dengan tetap berpegang pada aturan terbaru, yang bertujuan mengurangi kontak fisik langsung dan menghindari sebanyak mungkin infeksi baru.

"Ini adalah masalah serius. Kita harus menganggap bahwa virus corona itu hal yang serius," kata Merkel dalam pidato yang disiarkan televisi.

"Sejak reunifikasi Jerman sebenarnya, sejak Perang Dunia Kedua, tidak pernah ada tantangan bagi negara kita. Saat ini solidaritas adalah sangat penting," ujar Merkel.

Merkel mengimbau warga negara untuk mematuhi aturan, yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang membatasi kehidupan publik.

Sebanyak 16 negara bagian setuju mengenai aturan yang membatasi kehidupan publik pada awal pekan ini.

"Sebagai pemerintah, kami akan selalu memeriksa kembali apa yang dapat diperbaiki, tetapi juga apa yang mungkin masih diperlukan," ujar dia.

Selain itu, Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer mengumumkan pemerintah per 16 Maret membatasi pergerakan lintas darat di perbatasan Austria, Denmark, Luksemburg, Prancis, dan Swiss.

Pemerintah Jerman juga meliburkan sementara kegiatan sebagian besar institusi publik dan fasilitas umum seperti sekolah, universitas, museum, dan tempat ibadah demi menekan penyebaran COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turis Jerman Diisolasi di RSUD Iskak Tulungagung, Dicurigai Corona

Turis Jerman Diisolasi di RSUD Iskak Tulungagung, Dicurigai Corona

Jatim | Minggu, 22 Maret 2020 | 13:22 WIB

Donald Trump Dilaporkan Bajak Ilmuwan Jerman yang Bikin Vaksin Corona

Donald Trump Dilaporkan Bajak Ilmuwan Jerman yang Bikin Vaksin Corona

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 19:38 WIB

Trump Ingin Hak Eksklusif Vaksin Virus Corona Buatan Jerman, Berlin Kesal

Trump Ingin Hak Eksklusif Vaksin Virus Corona Buatan Jerman, Berlin Kesal

Tekno | Senin, 16 Maret 2020 | 15:02 WIB

Dampak Virus Corona, Liga Prancis dan Bundesliga Akhirnya Juga Ditangguhkan

Dampak Virus Corona, Liga Prancis dan Bundesliga Akhirnya Juga Ditangguhkan

Bola | Sabtu, 14 Maret 2020 | 03:08 WIB

Bundesliga Siap Distop Imbas Corona, Tak Ada Juara dan Tak Ada Degradasi

Bundesliga Siap Distop Imbas Corona, Tak Ada Juara dan Tak Ada Degradasi

Bola | Jum'at, 13 Maret 2020 | 15:42 WIB

Tiga Negara Ini Lakukan Tes Virus Corona Secara Drive-Thru

Tiga Negara Ini Lakukan Tes Virus Corona Secara Drive-Thru

News | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:25 WIB

Takut Virus Corona, Para Pejabat Ini Pilih Salaman Pakai Kaki

Takut Virus Corona, Para Pejabat Ini Pilih Salaman Pakai Kaki

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:11 WIB

Kotor Banget, Turis Jerman Mau Santai Malah Berujung Bersihin Pantai

Kotor Banget, Turis Jerman Mau Santai Malah Berujung Bersihin Pantai

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:50 WIB

Jerman Usulkan Pengguna Knalpot Bising Kena Denda

Jerman Usulkan Pengguna Knalpot Bising Kena Denda

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2020 | 11:10 WIB

Pelaku Penembakan Tewaskan 9 Orang di Jerman Meninggal Dunia

Pelaku Penembakan Tewaskan 9 Orang di Jerman Meninggal Dunia

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 14:29 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×