Kukuh Tak Mau Lockdown Negara, Jokowi Fokus 3 Hal Ini

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 24 Maret 2020 | 11:47 WIB
Kukuh Tak Mau Lockdown Negara, Jokowi Fokus 3 Hal Ini
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para Gubernur di Indonesia agar kebijakan yang dikeluarkan dalam penanganan pandemi Covid-19 satu visi. Untuk itu, dia juga meminta agar setiap provinsi untuk menghitung setiap kebijakan yang berkaitan dengan kesehatan maupun dampak sosial dan ekonomi.

Jokowi memaparkan, ada tiga hal yang menjadi fokus untuk menangani permasalahan tersebut. Pertama, keselamatan, social safety net berupa bantuan sosial, hingga dampak ekonomi yang ditimbulkan buntut kebijakan yang dikeluarkan.

"Intinya kami ingin tiga hal yang menjadi fokus kami, pertama keselamatan kesehatan adalah yang utama, tapi siapkan yang kedua social safety net, bantuan sosial tolong disiapkan, ketiga dampak ekonomi dihitung betul sehingga kesiapan kita dalam menyediakan stok pangan betul-betul ada," kata Jokowi dalam keterangan yang disiarkan oleh akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (24/3/2020).

Pada satu sisi, pemerintah masih ngotot tidak ingin mengambil kebijakan lockdown atau mengunci sementara wilayah Indonesia. Jokowi menilai, langkah yang paling tepat adalah menerapkan physical distancing antar individu.

"Jadi yang paling pas di negara kita physical distancing menjaga jarak aman kalau itu bisa kita lakukan, saya yakin kita bisa mencegah penyebaran covid-19 ini," sambungnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, perlu ada kedisiplinan dan ketegasan yang kuat dalam penerapan physical distancing. Jika masyarakat diminta untuk mengisolasi diri, maka hal tersebut harus dipatuhi dan jangan dilanggar.

"Tetapi membutuhkan sebuah kedisplinan yang kuat, ketegasan yang kuat, jangan sampai yang sudah diisolasi, saya baca sebuah berita, sudah diisolasi membantu tetangganya yang mau hajatan, ada yang sudah diisiolasi masih belanja di pasar. Kedisplinan untuk mengisolasi yang penting, partial isolated, mengisolasi RW, kelurahan penting tapi dengan kedisplinan yang kuat kalau ini bisa dilakukan saya yakini skenario yang kami pilih bisa menghasilkan hasil yang baik," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyinggung ihwal kebijakan lockdown atau mengunci sementara Indonesia selama pandemi virus corona Covid-19. Hal itu dia sampaikan dalam rapat terbatas yang berisi memberi arahan pada para Gubernur guna menghadapi pandemi virus corona Covid-19, Selasa (24/3/2020).

"Ada yang bertanya kepada saya, kenapa kebijakan lockdown tidak kami lakukan?," kata Jokowi.

baca juga

Kepala Negara beralasan, kebijakan lockdown tidak diambil dengan berbagai macam alasan. Menurutnya, setiap negara memunyai karakter dan budaya yang berbeda-beda dalam menyikapi pandemi Covid-19 ini.

"Perlu saya sampaikan, bahwa setiap negara memiliki karakter yang berbeda-beda, memiliki budaya yang berbeda-beda, memiliki kedisiplinan yang berbeda-beda," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu ASN Positif Corona, Gedung Kantor Dishub Jatim Lockdown

Satu ASN Positif Corona, Gedung Kantor Dishub Jatim Lockdown

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:46 WIB

Kecam soal Rapid Test, AII: DPR Bukan Kelompok Rentan Terinfeksi Corona!

Kecam soal Rapid Test, AII: DPR Bukan Kelompok Rentan Terinfeksi Corona!

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:44 WIB

Usul Gaji DPR Disunat untuk Perangi Corona, Korea Selatan Udah Duluan Lho

Usul Gaji DPR Disunat untuk Perangi Corona, Korea Selatan Udah Duluan Lho

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:43 WIB

Wakilnya Positif Covid, Wali Kota Bandung Minta ASN dan Jurnalis Jalani Tes

Wakilnya Positif Covid, Wali Kota Bandung Minta ASN dan Jurnalis Jalani Tes

Jabar | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:33 WIB

Soal Rapid Test Anggota DPR dan Keluarga, Buruh: Elite Jangan Egois!

Soal Rapid Test Anggota DPR dan Keluarga, Buruh: Elite Jangan Egois!

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:32 WIB

Sudah Sebar 2.000 Undangan, Polisi di NTT Tunda Pernikahan karena Corona

Sudah Sebar 2.000 Undangan, Polisi di NTT Tunda Pernikahan karena Corona

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:32 WIB

Geram Ada Kabar Perawat Diusir, Jubir COVID-19: Jangan Bikin Makin Sulit

Geram Ada Kabar Perawat Diusir, Jubir COVID-19: Jangan Bikin Makin Sulit

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal: Arab, Latin dan Cara Mengamalkannya

Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal: Arab, Latin dan Cara Mengamalkannya

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 12:35 WIB

Dunia Bermain Masuk ke Runway, Fashion Anak Tampil Lebih Playful dan Ekspresif

Dunia Bermain Masuk ke Runway, Fashion Anak Tampil Lebih Playful dan Ekspresif

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 12:34 WIB

Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG, Mabes TNI Angkat Bicara

Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG, Mabes TNI Angkat Bicara

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

Dianggap Belokkan Sejarah, Tim Produksi Film The Assassin(s) Dipolisikan

Dianggap Belokkan Sejarah, Tim Produksi Film The Assassin(s) Dipolisikan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

Review Last Seen: Misi Menegangkan Ayah Mencari Putrinya yang Hilang!

Review Last Seen: Misi Menegangkan Ayah Mencari Putrinya yang Hilang!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:30 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Mata Panda secara Alami? Ini 8 Tipsnya

Bagaimana Cara Menghilangkan Mata Panda secara Alami? Ini 8 Tipsnya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 12:27 WIB

Sempat Unggah Status Medsos Saat Mancing, Kakek di Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai

Sempat Unggah Status Medsos Saat Mancing, Kakek di Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 12:23 WIB

Justin Hubner Yakin Timnas Indonesia Bisa Juara, Bangladesh Jadi Sasaran Berikutnya

Justin Hubner Yakin Timnas Indonesia Bisa Juara, Bangladesh Jadi Sasaran Berikutnya

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 12:23 WIB

Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan

Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:22 WIB

×