Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp 130 Miliar untuk Lawan Virus Corona

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 24 Maret 2020 | 15:29 WIB
Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp 130 Miliar untuk Lawan Virus Corona
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Jumlah kasus suspect atau positif corona di Jakarta terus bertambah secara signifikan. Untuk menangani wabah ini, Pemprov DKI Jakarta akan menggelontorkan uang sebesar Rp 130 miliar.

Anggaran ini tertulis dalam Instruksi Sekretaris Daerah (Insekda) nomor 24 tahun 2020 tentang Input Perubahaan Anggaran Mendahului Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 pada 17 Maret 2020 lalu.

Keputusannya adalah Pemprov DKI mengizinkan pengurangan pada dana Biaya Tak Terduga sebesar Rp 130.052.233.632 untuk mengatasi wabah corona di ibu kota. Dana tersebut dialihkan untuk berbagai keperluan dalam penanganan covid-19.

Anggaran paling banyak dialihkan untuk kebutuhan Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan total yang diterima mencapai Rp 119.411.407.089. Di antaranya adalah untuk perbekalan kesehatan pakai habis Pemprov DKI Rp 69.474.697.243, penyediaan alat kesehatan Rp 33.032.909.992, kegiatan investigasi penyakit berpotensi KLB Rp 9.992.260.000.

Ada juga kegiatan pelayanan kesehatan terstandar saat bencana dan KLB Rp 6.810.101.000, penyediaan jasa dan pengadaan perlengkapan kebersihan Rp 89.385.010, dan promosi kesehatan Rp 12.053.844.

Selain itu anggaran juga diberikan pada RSUD Cengkareng yang baru dijadikan sebagai salah satu RS rujukan penanganan corona di Jakarta. RSUD ini mendapatkan dana sekitar Rp 8 miliar lebih.

Rinciannya, adalah untuk penyediaan peralatan dan perlengkapan kerja Rp 3.001.859.960, penyediaan alat kesehatan Rp 2.836.026.118, dan perbekalan kesehatan pakai habis Rp 2.401.430.135.

Anggaran juga diberikan untuk pengadaan jasa dan perlengkapan kebersihan kantor. Rinciannya, penyediaan jasa dan pengadaan perlengkapan kebersihan kantor Rp 305.690.000, serta penyediaan obat dan bahan kefarmasian Rp 35.579.500.

Belakangan, Pemprov DKI juga menambah Ambulans Gawat Darurat (AGD). Keperluan untuk perbekalan kesehatan pakai habis memakan dana Rp 827.562.510 dan penyediaan ambulans Rp 280.500.000.

baca juga

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) juga mendapat suntikan dana sebesar Rp 229.683.300. Demikian juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendapat alokasi dana Rp 722.495.020 untuk piket siaga bencana.

Diketahui, pasien positif corona terus bertambah secara signifikan setiap harinya. Korban yang dinyatakan meninggal juga terus berjatuhan.

Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan ibu kota sudah menjadi daerah tanggap darurat bencana. Keputusan ini diambil setelah melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Pusat, TNI, hingga kepolisian.

"Maka hari ini kita menetapkan bahwa Jakarta ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana Covid19," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020).

Status ini, kata Anies, ditetapkan sampai 14 hari ke depan. Setelahnya, pihaknya akan mempertimbangkan kondisinya untuk opsi perpanjangan atau pencabutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warkop di Mojokerto Kurangi Jumlah Meja dan Kursi karena Jaga Jarak Corona

Warkop di Mojokerto Kurangi Jumlah Meja dan Kursi karena Jaga Jarak Corona

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:25 WIB

Jose Mourinho Jadi Sukarelawan Bantu Lansia di Tengah Pandemi Corona

Jose Mourinho Jadi Sukarelawan Bantu Lansia di Tengah Pandemi Corona

Bola | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:14 WIB

Formappi Geram Soal Rapid Test: Entah Apa yang Dipikirkan DPR!

Formappi Geram Soal Rapid Test: Entah Apa yang Dipikirkan DPR!

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:13 WIB

Menhan Prabowo Telepon Pabrik-pabrik untuk Segera Produksi Massal APD

Menhan Prabowo Telepon Pabrik-pabrik untuk Segera Produksi Massal APD

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:17 WIB

Terkini

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

×