Ulang Tahun saat Lockdown COVID-19, Lelaki Britania Raya Ini Takjub

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2020 | 20:45 WIB
Ulang Tahun saat Lockdown COVID-19, Lelaki Britania Raya Ini Takjub
Suasana lockdown di sebuah kawasan perumahan tak jauh dari Southend-on-Sea di estuaria Sungai Thames. Simak patung yang diberi penanda masker. "Terkadang, si empunya memasang kacamata penahan panas," jelas fotografernya [Suara.com/Josh Roberts].

Suara.com - Salah satu momentum yang diperingati dalam hidup manusia antara lain adalah ulang tahun atau hari jadi. Ingin dirayakan sebagai bentuk syukur ke tempat ibadah, menggelar santap bersama orang terkasih, sampai berpesta dengan kawan-kawan dekat bisa dipilih sebagai bentuk seremoni atau perayaan.

Namun tahun ini, di hari ini, Selasa (24/3/2020) adalah suatu hari ulang tahun yang "extra ordinary", demikian disebutkan oleh Raphael Durham, seorang narasumber Suara.com yang bermukim di Teddington, salah satu kota satelit London di bagian barat daya, County of Middlesex, England, serta berada di tepian Sungai Thames.

Salah satu tempat bermain anak-anak di County of Essex saat lockdown (24/3/2020) [Suara.com/Josh Roberts].
Salah satu tempat bermain anak-anak di County of Essex saat lockdown (24/3/2020) [Suara.com/Josh Roberts].

"Kebiasaaan yang sudah-sudah, bila berulang tahun, saya merayakannya dengan kedua orangtua serta pasangan saya. Ia berasal dari Indonesia. Tahun ini, terpaksa menjadi berbeda, karena pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Beberapa pekan lalu, sudah disebutkan bahwa bandara-bandara di seluruh Britania Raya bakal berhenti beroperasi untuk sementara. Dan seluruh border control ditutup," tuturnya lewat percakapan smartphone.

Tak sebatas berbincang, ia pun menunjukkan surat kabar The Sun terbitan hari ini, seharga 30p (Pence Sterling, di bawah 1 Poundsterling) atau sekitar Rp 5.000. Tampak di sana, wajah Perdana Menteri (PM) Boris Johnson, serta ilustrasi bendera Kerajaan Bersatu, Union Jack dalam bentuk gembok, ditambah latar belakang deretan perumahan.

Tertulis sebagai judul besar adalah "House Arrest" (istilah ini lebih populer di sana dibandingkan lockdown), diteruskan sub judul "PM: Brits atau warga Britania Raya mesti tinggal di rumah, kedapatan keluyuran bisa didenda polisi sampai 1.000 Poundsterling, berkumpul lebih dari dua orang dilarang, tempat perbelanjaan hanya buka untuk kebutuhan pokok".

Sebuah kawasan permukiman dicounty of Essex saat lockdown (24/3/2020) [Suara.com/Josh Roberts].
Sebuah kawasan permukiman di County of Essex saat lockdown (24/3/2020) [Suara.com/Josh Roberts].

"Pada dasarnya saya dan pasangan saya bukan orang yang suka keramaian. Liburan kami atau perayaan ulang tahun biasanya kami trekking ke Midlands bahkan Skotlandia. Pendeknya tidak melulu berada ke London karena terlalu banyak turis. Nah, jadi saat dikenai house arrest seperti sekarang, it's not a big deal," tukasnya.

Hal ini juga berlaku untuk tidak diperkenankannya warga beribadah ke gereja serta melakukan kegiatan bersama-sama. Raphael Durham menunjuk dadanya. "He's here, nothing to worry about," tukasnya sembari menyunggingkan senyum. Dilanjutkan dengan kalimat, "Begitu juga dengan pasangan saya. Ia juga ikut imbauan "Di rumah aja". So, nothing different."

Hanya, Raphael Durham menyayangkan, saat aturan lockdown siap diterapkan, kemarin (23/3/2020) terjadi panic buying di seluruh super market. Mulai Tesco, Asda, Aldi, sampai Sainsbury's, tempatnya biasa berbelanja.

"Memang, pemerintah menyatakan pasokan pangan tidak perlu dikhawatirkan. Namun begitulah kenyataannya. Toilet paper kosong, hand sanitizer tidak bersisa sama sekali. Semua bahan makanan pokok habis, juga hidangan siap saji dan aneka roti. Cuma takjubnya, ada beberapa tart ulang tahun tidak diangkut. Jadilah saya beli. Pikiran saya bukan di ulang tahun yang mesti dirayakan sendiri ini. Saya prihatin pada kejadian panic buying. Bagaimana physical distancing bisa diimplementasikan, dan pikirkan, bila dalam antrian ada warga berusia lanjut, hanya perlu toilet paper dan mesti antri panjang. Sementara yang lebih muda enggan memberi kesempatan," ungkapnya sedih.

Mulai pagi tadi, seluruh super market di kawasan tempat lelaki yang berprofesi sebagai insinyur mesin itu bermukim, sudah dibenahi dengan penanda jarak. Kursi-kursi tempat duduk ditiadakan, pembeli dibatasi hanya satu troli per keluarga, dan tidak diperkenankan memborong dalam jumlah berlebih.

"Rasanya eerie namun di sisi lain indah. Langit begitu biru bersih, tanpa ada satu pun pesawat melintas (lokasi tempat tinggalnya tidak begitu jauh dari bandar udara London Heathrow, Red), juga tak terdengar suara kendaraan di jalan sama sekali," kisah Raphael Durham.

Dan satu hal lagi yang membuatnya takjub selain cake ulang tahun masih tersedia di super market adalah saat ia kembali ke rumah berjalan kaki.

"Seperti berada di kota hantu. Toko-toko kecil rata-rata tutup, dan hanya ada satu yang buka. Coba tebak, apa itu? Tempat cukur rambut dengan seorang hairdresser paruh baya yang merokok. Selain itu Asda super market tetap buka, demikian pula kantor-kantor perbankan," tutupnya.

Selamat ulang tahun, Raphael, semoga situasi house arrest di seluruh dunia segera rampung. Doa kita bagi seluruh suster, paramedik, dokter dan relawan yang berjuang di garis depan mengatasi Coronavirus Disease. Juga bagi kesabaran untuk melakukan house arrest secara sukarela. Bukan hanya bagi diri sendiri, namun keluarga, komunitas, bahkan dunia. Dengan menghentikan laju penyebaran virus COVID-19.

Catatan Redaksi:
Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Boris Khawatir Inggris Bakal Kewalahan Lawan Corona Seperti Italia

PM Boris Khawatir Inggris Bakal Kewalahan Lawan Corona Seperti Italia

News | Senin, 23 Maret 2020 | 06:46 WIB

Bristol Akan Jadi Kota Pertama di Britania Raya yang Batasi Diesel

Bristol Akan Jadi Kota Pertama di Britania Raya yang Batasi Diesel

Otomotif | Jum'at, 08 November 2019 | 14:20 WIB

Bermobil di Britania Raya, Parkir Sembarangan Tak Termaafkan

Bermobil di Britania Raya, Parkir Sembarangan Tak Termaafkan

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 09:30 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB