Presiden Brasil Dikecam Habis karena Sibuk Mikir Bisnis Ketimbang Corona

Bangun Santoso

Kamis, 26 Maret 2020 | 07:38 WIB
Presiden Brasil Dikecam Habis karena Sibuk Mikir Bisnis Ketimbang Corona
Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: AFP)

Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikecam setelah pada Rabu (25/3/2020) menekankan pandangannya bahwa karantina tingkat negara bagian karena wabah virus corona cenderung melumpuhkan ekonomi negaranya dan meningkatkan pengangguran.

Ia mendesak di Twitter agar kebijakan itu diubah.

Presiden beraliran kanan-jauh, yang juga mantan kapten tentara, itu dikritik karena menyampaikan pendapat tersebut dalam pidato televisi kepada bangsa pada Selasa (24/3). Saat itu, ia meremehkan kemungkinan dampak "flu ringan" di Brasil.

Ketika ia berbicara, orang-orang di kota-kota di seluruh Brasil memukul-mukul panci dan wajan sebagai bentuk protes tradisional. Jajak pendapat menunjukkan popularitas Bolsonaro merosot.

"Kalau perusahaan tidak menghasilkan pendapatan, mereka tidak akan membayar gaji. Kalau ekonomi runtuh, pekerja publik juga tidak akan menerima apa-apa. Kita perlu membuka bisnis dan melakukan segalanya untuk menjaga kesehatan kelompok lanjut usia," cuit presiden pada Rabu pagi.

Bolsonaro berada di bawah tekanan yang meningkat karena penanganan lemah wabah tersebut. Bahkan, bekas sekutu-sekutu politik bereaksi dengan kengerian atas sikapnya yang probisnis, senada dengan sikap Presiden AS Donald Trump. Sikap Bolsonaro itu juga bertentangan dengan imbauan para pakar kesehatan masyarakat global yang disegani.

Baik Trump maupun Bolsonaro telah mempertaruhkan kepresidenan mereka pada ekonomi, dan keduanya tahu setiap penurunan besar bisa menjadi bencana bagi peluang mereka untuk terpilih kembali.

Pandangan Bolsonaro menarik perhatian dan kritik dari sekutu dan musuh.

"Pada saat yang serius ini, negara ini membutuhkan kepemimpinan yang serius, bertanggung jawab dan berkomitmen untuk kehidupan dan kesehatan warganya," kata pemimpin Senat Davi Alcolumbre dalam sebuah pernyataan.

baca juga

"Kami menganggap pandangan yang diungkapkan oleh Presiden sebagai hal serius ... Sekarang, lebih dari sebelumnya, negara mengharapkan transparansi, keseriusan, dan tanggung jawab pemimpin eksekutif."

Dalam pidatonya di televisi pada Selasa, Bolsonaro mengkritik "histeria" atas wabah. Ia mendesak kehidupan dilanjutkan dan pekerjaan dipertahankan. Dia mendesak para wali kota dan gubernur negara bagian untuk menghentikan langkah-langkah karantina yang telah menyebabkan kehidupan di Rio de Janeiro dan Sao Paulo hampir berhenti.

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Warga Mudik, Jumlah Pasien Positif Corona di Jateng Terus Bertambah

Ribuan Warga Mudik, Jumlah Pasien Positif Corona di Jateng Terus Bertambah

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:30 WIB

Turki Tangkap Ratusan Orang Terkait Hoaks Virus Corona

Turki Tangkap Ratusan Orang Terkait Hoaks Virus Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:29 WIB

Catat 738 Kematian dalam Semalam, Korban Tewas Corona Spanyol Lampaui China

Catat 738 Kematian dalam Semalam, Korban Tewas Corona Spanyol Lampaui China

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:10 WIB

Provinsi Aceh Kini Berstatus Tanggap Darurat Corona Hingga 29 Mei 2020

Provinsi Aceh Kini Berstatus Tanggap Darurat Corona Hingga 29 Mei 2020

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:09 WIB

5 Cara Kreatif yang Bisa Ditiru Agar Terhindar dari Virus Corona Covid-19

5 Cara Kreatif yang Bisa Ditiru Agar Terhindar dari Virus Corona Covid-19

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:10 WIB

Staf Medis Kewalahan Akibat Corona, 'Jika Kolaps, Keadaan Akan Lebih Buruk'

Staf Medis Kewalahan Akibat Corona, 'Jika Kolaps, Keadaan Akan Lebih Buruk'

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:05 WIB

Curahan Hati ODP: Mental Saya Drop, Mengapa Data Pribadi Disebar di Medsos

Curahan Hati ODP: Mental Saya Drop, Mengapa Data Pribadi Disebar di Medsos

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

×