Anies Minta Orang Berisiko Tinggi Kena Covid-19 Diperhatikan, Ini Seruannya

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 28 Maret 2020 | 13:25 WIB
Anies Minta Orang Berisiko Tinggi Kena Covid-19 Diperhatikan, Ini Seruannya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberikan keterangan kepada pers soal penanganan virus corona Covid-19 di ibu kota pada Kamis (26/3/2020) di Balai Kota. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan seruan tentang perlindungan dan pencegahan penularan masyarakat yang memiliki risiko tinggi bila terpapar virus corona. Dalam seruannya, Anies meminta ada pemantauan bagi warga lanjut usia serta pengidap penyakit berat oleh RT, RW, PKK dan Kader Dasa Wisma.

Seruan tersebut tertuang dalam sebuah surat dengan Nomor 7 Tahun 2020 yang ditekennya Kamis, 26 Maret 2020. Adapun dasar seruan itu dilihat dari semakin tingginya tingkat kematian akibat Covid-19.

"Dari data kematian tersebut diketahui terdapat kelompok orang yang jika terpapar Covid-19 akan berisiko fatal," tulis Anies dalam seruannya yang diterima Suara.com, Sabtu (28/3/2020).

Untuk melindungi semua warga Jakarta, khususnya orang-orang berisiko tinggi hingga fatal, maka Anies menyerukan kepada Ketua RT, Ketua RW, Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kader Dasa Wisma untuk melakukan langkah-langkah diantara lain:

  1. Mengidentifikasi dan mendata warga masyarakat berisiko tinggi di lingkungan RT dan RW dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta. Adapun kategori orang yang berisiko tinggi yang dimaksud ialah lanjut usia (di atas usia 60 tahun), penderita tekanan darah tinggi, pengidap penyakit jantung, pengidap diabetes, penderita penyakit paru-paru, dan penderita kanker.
  2. Menguasai atau mengenali gejala Covid-19 yang dapat diakses melalui tautan https://corona.jakarta.go.id dan panduan terkait penanggulangan Covid-19 yang dapat diunduh melalui tautan https://bit.ly/PublikasiCoronaDKI.
  3. Mendatangi dan menjelaskan informasi sebagaimana yang tertera pada Nomor 2 dan memastikan bahwa setiap warga yang termasuk ke dalam kategori berisiko tinggi di wilayahnya memahami dan melakukan langkah pencegahan penularan Covid-19.
  4. Melakukan pemantauan secara rutin setiap hari pada orang berisiko tinggi yang bermukim secara sendirian atau tidak didampingi oleh sanak saudara. Pemantauan tersebut bisa dilakukan selama wabah Covid-19 masih terjadi di Jakarta.
  5. Semua kegiatan sosialisasi dan pemantauan dengan warga tersebut harus dengan kondisi sehat, menggunakan masker, menjaga jarak antar orang minimal satu meter dan memastikan tangan serta pakaian yang digunakan dalam kondisi bersih atau steril.
  6. Jika menemukan orang dengan gejala Covid-19 di lingkungan RT/RW maka segera dapat dilaporkan kepada Lurah, Pusat Layanan Kesehatan setempat atau bisa menghubungi nomor telepon 112 atau melalui WhatsApp 081388376955.

"Demikian Seruan Gubernur ini untuk menjadi perhatian dan agar dilaksanakan sebagaimana mestinya," ujar Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa di Pemukiman Padat, Anies Akan Buat Tempat Karantina di Luar Rumah

Tak Bisa di Pemukiman Padat, Anies Akan Buat Tempat Karantina di Luar Rumah

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:33 WIB

Sulap Hotel untuk Paramedis, Gebrakan Anies Memantik Pujian

Sulap Hotel untuk Paramedis, Gebrakan Anies Memantik Pujian

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 20:22 WIB

Anies Tutup Tanah Abang Takut Diserbu Jelang Puasa saat Wabah Corona

Anies Tutup Tanah Abang Takut Diserbu Jelang Puasa saat Wabah Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 18:28 WIB

Tenaga Medis Perawat Pasien Corona Menangis Baca Surat dari Anies Baswedan

Tenaga Medis Perawat Pasien Corona Menangis Baca Surat dari Anies Baswedan

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:59 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×