Dokter Spanyol Harus Pilih Pasien yang Diselamatkan dan Dibiarkan Meninggal

Dwi Bowo Raharjo, Fita Nofiana

Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:27 WIB
Dokter Spanyol Harus Pilih Pasien yang Diselamatkan dan Dibiarkan Meninggal
Para petugas medis di Spanyol (Foto: AFP / Cesar Manso)

Suara.com - Para dokter di Spanyol terpaksa harus memilih pasien yang terinfeksi Covid-19 mana yang harus diselamatkan dan yang dibiarkan meninggal. Kejadian itu terjadi di Rumah Sakit La Paz di Madrid, Spanyol, karena terlalau banyak pasien Covid-19.

Mengalihbahasakan dari Bloomberg, orang-orang yang datang di rumah sakit tersebut membludak. Mereka meninggal di ruang tunggu bahkan sebelum menerima penanganan. Layanan kamar mayat menjadi tidak mencukupi, mayat disimpan di gelanggang es.

Bangsal perawatan intensif rumah sakit tersebut meluap. Hal itu membuat pihak rumah sakit memutuskan untuk mengutamakan pasien yang lebih muda daripada pasien tua.

Keputusan tersebut dilakukan dengan pertimbangan, pasien muda lebih memungkinkan bertahan daripada pasien yang lebih tua.

"Kakek itu, dalam situasi lain akan memiliki kesempatan," kata Dr. Daniel Bernabeu pada Bloomberg.

"Tapi ada banyak dari mereka (orangtua), semuanya sekarat pada saat yang sama," tambahnya.

Keputusan berat untuk memilih siapa yang lebih dulu diselamatkan harus diambil para dokter demi mendapat peluang selamat lebih banyak.

Di ruang IGD, Dr. Daniel Bernabeu biasanya berpindah dari menandatangani surat kematian dan langsung menyelamatkan orang-orang lain yang berdatangan.

Spanyol memang telah menjadi negara dengan jumlah kematian yang akibat Covid-19 terbanyak.

baca juga

Per Jumat (27/3/2020), jumlah kasus di Spanyol mencapai 64.059 dengan tingkat kematian 4.934 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbanyak Positif Corona, Jalan Darmo Surabaya Dihujani Disinfektan

Terbanyak Positif Corona, Jalan Darmo Surabaya Dihujani Disinfektan

Video | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:22 WIB

Wali Kota Tegal Batasi Gerak Warga, Ganjar: Gemas Masih Banyak Yang Cuek

Wali Kota Tegal Batasi Gerak Warga, Ganjar: Gemas Masih Banyak Yang Cuek

Jawa Tengah | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:15 WIB

Borneo FC Bubarkan Pemainnya usai Status Liga 1 Force Majeure

Borneo FC Bubarkan Pemainnya usai Status Liga 1 Force Majeure

Bola | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:16 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×