Sempat Disebut Negatif, Pasien Cianjur Harusnya Jadi Kasus Pertama Corona

Dwi Bowo Raharjo, Fita Nofiana

Sabtu, 28 Maret 2020 | 15:59 WIB
Sempat Disebut Negatif, Pasien Cianjur Harusnya Jadi Kasus Pertama Corona
RSDH Cianjur. [Antara]

Suara.com - Pemerintah mengumumkan pasien Covid-19 pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020, warga Depok, Jawa Barat. Padahal, menurut tim Narasi TV yang ditayangkan pada Jumat (27/3/2020) kasus pertama seharusnya adalah pasien dari PT Telkom yang meninggal pada 4 Maret 2020.

Melansir dari Narasi TV, pada 14 sampai 17 Februari pasien pergi ke Malaysia untuk menghadiri acara kantor. Sepulang dari Malaysia, pada tanggal 20 Februari mengalami demam dan batuk.

Kemudian, pada 22 sampai 26 Februari pasien sempat dirawat di RS Mitra Keluarga Bekasi, selama lima hari lalu pasien tersebut diizinkan pulang karena kondisinya membaik.

Setelah dinyatakan kondisinya membaik, tanggal 29 Februari pasien pergi ke rumah mertuanya di Cianjur. Sayangnya pasien yang merupakan pegawai PT Telkom itu pingsan dan sesak napas pada tanggal 1 Maret 2020 dan dibawa ke RS Dr. Hafidz Cianjur.

Pada tanggal 3 Maret pagi, pasien meninggal Selasa (3/3/2020) dini hari pukul 04.00 WIB. Janggalnya, 9 jam kemudian Kemenkes lansung menyatakan bahwa pasien Cianjur tersebut negatif Covid-19 pada pukul 13.00 WIB.

Pengumuman yang dinyatakan juru bicara (jubir) Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto terkait pasien PT Telkom dianggap terlalu dini.

"Ketika almarhum dibawa ke Bekasi untuk dimakamkan, jam satu kita makamkan setelah itu muncul di media hasilnya negatif, kok hasilnya begitu cepat ," kata salah satu keluarga pasien pada Narasi TV.

Menurut Eijkman Institute hasil tes swab baru bisa keluar setelah 8-9 jam.

"Dari mulai ekstraksi, sampai kita mendapatkan hasil maka itu, sebenarnya sekitar 8-9 jam," kata Peneliti Lembaga Eijkman, Prof. Herawati Supolo pada Narasi TV.

baca juga

Pihak Kemenkes melalui Achmad Yurianto memang mengumumkan 9 jam kemudian. Namun spesimen berada di Cianjur dan tes dilakukan di Balitbang Kemenkes Jakarta di mana jarak dari Cianjur-Jakarta memakan waktu 2-3 jam.

Dengan hasil negatif yang diumumkan pihak pemerintah, keluarga hidup seperti biasanya dan tidak dianjurkan untuk melakukan isolasi diri.

Pada Minggu (15/3/2020), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa pasien yang meninggal di Cianjur adalah pasien positif corona.

Setelah pernyataan Ridwan Kamil, Jubir Achmad Yurianto baru meralat pernyataanya saat itu dan mengonfirmasi bahwa pasien Cianjur memang positif corona pada Senin (16/3/2020).

"Bukan positif lagi, dia baru menjadi positif. Ya ini sesuatu yang berjalan sesuai dinamika penyakitnya tidak semua orang begitu diperiksa langsung positif enggak. Yang sering terjadi adalah negatif tetapi kok gejala klinisnya masih periksa lagi, serial, baru ketemu positif," ujar Yuri di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Jubir Achmad Yurianto menyatakan ada pemeriksaan ulang, namun menurut hasil penelitian lapangan Narasi TV, pemeriksaan sampel pasien Cianjur hanya dilakukan sekali. Keluarga pasien yang tidak dianjurkan isolasi kemudian dinyatakan positif corona Pada Minggu (15/3/2020).

"Satu warga Bekasi di Cianjur meninggal dunia, sementara ada istri dan anak dari pasien yang meninggal dunia di Cianjur juga positif corona," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (15/3/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita di Padang Meninggal Corona, Dilarang Dikubur Dekat Sumber Air

Wanita di Padang Meninggal Corona, Dilarang Dikubur Dekat Sumber Air

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 15:02 WIB

Aktivitas Pabrik Masih Berjalan, Honda Pantau Perkembangan COVID-19

Aktivitas Pabrik Masih Berjalan, Honda Pantau Perkembangan COVID-19

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:58 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 28 Maret 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 28 Maret 2020

Video | Sabtu, 28 Maret 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×