Covid-19, Kemenhub Minta Dishub DKI Tutup Akses Bus AKAP Jakarta

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Senin, 30 Maret 2020 | 07:23 WIB
Covid-19, Kemenhub Minta Dishub DKI Tutup Akses Bus AKAP Jakarta
Suasana terminal bus Pulo Gadung, Jakarta Timur. Sebagai ilustrasi titik menaikkan dan menurunkan penumpang bus AKAP [Suara.com].

Suara.com - Kementerian Perhubungan atau Kemenhub meminta Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menutup akses Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari dan ke Jakarta.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau Virus Corona meluas ke daerah-daerah.

"Hal ini juga sebagai tindak lanjut terhadap banyaknya permintaan kepala daerah agar bus dari Jakarta tidak datang lagi ke wilayah mereka," ujar Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Adita Irawati dalam keterangannya, Minggu (29/3/2020).

Menurut Adita, dalam beberapa hari terakhir telah terjadi lonjakan arus penumpang moda transportasi bilis ke beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain itu, banyak anggota masyarakat yang telah mempercepat mudik ke kampung halaman dengan berbagai alasan.

"Hal ini dikhawatirkan dapat memperluas penyebaran virus Covid- 19 dari DKI Jakarta yang merupakan zona merah, ke luar DKI Jakarta khususnya Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelasnya.

Secara terpisah, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani menambah pihaknya telah berbicara terkait penutupan akses ke Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Kendati begitu, keputusan akses ini mesti menunggu rapat terbatas oleh Presiden yang akan dilangsungkan Senin (30/3/2020).

"Jadi saya sudah sampaikan kepada semua operator melalui organda. Saya sudah telpon, bahwa hasil rapat tadi kemungkinan besar persiapan ditutup untuk keluar masuk Jabodetabek," ungkap Yani.

baca juga

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan pula usaha tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Pemerintah Bahas Opsi Karantina Jakarta untuk Cegah Corona

Hari Ini Pemerintah Bahas Opsi Karantina Jakarta untuk Cegah Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 06:25 WIB

KSAD Kerahkan Prajurit dan Armada Militer Semprot Disinfektan di Jakarta

KSAD Kerahkan Prajurit dan Armada Militer Semprot Disinfektan di Jakarta

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 04:15 WIB

Pasien Corona di Jatim Tembus 77 Orang, Kediri Kini Masuk Zona Merah

Pasien Corona di Jatim Tembus 77 Orang, Kediri Kini Masuk Zona Merah

Jatim | Sabtu, 28 Maret 2020 | 20:18 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×