Jokowi Sebut Ada 3,6 Juta Warga yang Harus Diberi Jaring Pengaman Sosial

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 April 2020 | 12:01 WIB
Jokowi Sebut Ada 3,6 Juta Warga yang Harus Diberi Jaring Pengaman Sosial
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bantuan perlindungan sosial dan stimulus ekonomi sangat membantu masyarakat untuk bertahan di tengah pandemi corona atau Covid-19, terutama di ibukota.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam video konferensi pers Rapat Terbatas Lanjutan Pembahasan Antisipasi Mudik di Istana Bogor, Kamis (2/4/2020).

"Yang diintervensi di hulu, saya melihat bantuan perlindungan sosial, stimulus ekonomi akan sangat membantu sekali dalam bertahan, terutama di ibu kota," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku telah menerima laporan Gubernur DKI Jakarta, bahwa sebanyak 3,6 juta masyarakat perlu dimasukan ke dalam jaring pengaman sosial. Hingga saat ini, baru tercatat 1,1 juta warga DKI yang sudah diberikan bantuan dalam jaring pengaman sosial

"Saya kira, kemarin Gubernur DKI (Anies Baswedan) juga sudah menyampaikan, 3,6 juta perlu dimasukan dalam jaring pengaman sosial dan yang sudah diberikan Provinsi DKI 1,1 juta artinya tinggal 2,5 juta yang perlu kita eksekusi di lapangan," ucap dia.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengatakan perlunya skenario pembatasan pergerakan orang dan skenario jaga jarak yang aman sesuai protokol kesehatan dengan kedisiplinan yang kuat.

"Saya kira akan berikan pengaruh yang besar terhadap jumlah yang positif Covid-19 ini dan kalau kita lihat dengan musim yang ada sekarang. Saya kira cuaca juga sangat mempengaruhi berkembangnya Covid-19 ini," ucap dia.

Selain itu, mantan Wali Kota Solo itu juga mengatakan perlu ada skenario di hilir yakni pengawasan dan pengendalian di level daerah, terutama di level kelurahan dan level desa.

Ia menilai saat ini pengawasan dan pengendalian di daerah sudah mulai digerakkan.

baca juga

"Saya ingin mendorong agar ada partisipasi di tingkat komunitas baik itu RW maupun RT sehingga pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diberlakukan sebagai ODP. Sehingga harus jalankan isolasi mandiri. Selain itu dana desa juga bisa digunakan untuk jaring pengaman sosial yang ada di desa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Solo Siapkan Karantina di Sriwedari Buat Warga yang Nekat Mudik

Pemkot Solo Siapkan Karantina di Sriwedari Buat Warga yang Nekat Mudik

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2020 | 11:50 WIB

Jenazah Corona Ditolak dan Diteriaki Warga, Bupati Banyumas Minta Maaf

Jenazah Corona Ditolak dan Diteriaki Warga, Bupati Banyumas Minta Maaf

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2020 | 08:42 WIB

Mental Perawat Pasien Corona di Kediri Kelelahan, Dikasih Makan Warga

Mental Perawat Pasien Corona di Kediri Kelelahan, Dikasih Makan Warga

Jatim | Rabu, 01 April 2020 | 21:56 WIB

Jenazah Positif Corona Ditolak Warga Banyumas, Bupati Turun ke Kuburan

Jenazah Positif Corona Ditolak Warga Banyumas, Bupati Turun ke Kuburan

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 20:48 WIB

Berkeliaran Bikin Takut Warga, Nenek Pasien Corona Menyerah Usai Dibius

Berkeliaran Bikin Takut Warga, Nenek Pasien Corona Menyerah Usai Dibius

News | Rabu, 01 April 2020 | 19:59 WIB

Soal PSBB, Pemerintah Diminta Tak Ingkar Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Warga

Soal PSBB, Pemerintah Diminta Tak Ingkar Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Warga

News | Rabu, 01 April 2020 | 19:28 WIB

Terkini

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:37 WIB

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:36 WIB

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:35 WIB

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

Teknologi Cold Chain Curi Atensi di Franchise Meet Up Day, Jadi Strategi Mixue Jaga Kualitas Produk

Teknologi Cold Chain Curi Atensi di Franchise Meet Up Day, Jadi Strategi Mixue Jaga Kualitas Produk

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 14:30 WIB

Review Film Suka Duka Tawa: Kisah Komika dan Luka Masa Lalu

Review Film Suka Duka Tawa: Kisah Komika dan Luka Masa Lalu

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:30 WIB

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:25 WIB

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

×