Jokowi Sebut Ada 3,6 Juta Warga yang Harus Diberi Jaring Pengaman Sosial

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Jokowi Sebut Ada 3,6 Juta Warga yang Harus Diberi Jaring Pengaman Sosial
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jokowi mengaku telah menerima laporan Gubernur DKI Jakarta, bahwa sebanyak 3,6 juta masyarakat perlu dimasukan ke dalam jaring pengaman sosial.

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bantuan perlindungan sosial dan stimulus ekonomi sangat membantu masyarakat untuk bertahan di tengah pandemi corona atau Covid-19, terutama di ibukota.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam video konferensi pers Rapat Terbatas Lanjutan Pembahasan Antisipasi Mudik di Istana Bogor, Kamis (2/4/2020).

"Yang diintervensi di hulu, saya melihat bantuan perlindungan sosial, stimulus ekonomi akan sangat membantu sekali dalam bertahan, terutama di ibu kota," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku telah menerima laporan Gubernur DKI Jakarta, bahwa sebanyak 3,6 juta masyarakat perlu dimasukan ke dalam jaring pengaman sosial. Hingga saat ini, baru tercatat 1,1 juta warga DKI yang sudah diberikan bantuan dalam jaring pengaman sosial

"Saya kira, kemarin Gubernur DKI (Anies Baswedan) juga sudah menyampaikan, 3,6 juta perlu dimasukan dalam jaring pengaman sosial dan yang sudah diberikan Provinsi DKI 1,1 juta artinya tinggal 2,5 juta yang perlu kita eksekusi di lapangan," ucap dia.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengatakan perlunya skenario pembatasan pergerakan orang dan skenario jaga jarak yang aman sesuai protokol kesehatan dengan kedisiplinan yang kuat.

"Saya kira akan berikan pengaruh yang besar terhadap jumlah yang positif Covid-19 ini dan kalau kita lihat dengan musim yang ada sekarang. Saya kira cuaca juga sangat mempengaruhi berkembangnya Covid-19 ini," ucap dia.

Selain itu, mantan Wali Kota Solo itu juga mengatakan perlu ada skenario di hilir yakni pengawasan dan pengendalian di level daerah, terutama di level kelurahan dan level desa.

Ia menilai saat ini pengawasan dan pengendalian di daerah sudah mulai digerakkan.

"Saya ingin mendorong agar ada partisipasi di tingkat komunitas baik itu RW maupun RT sehingga pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diberlakukan sebagai ODP. Sehingga harus jalankan isolasi mandiri. Selain itu dana desa juga bisa digunakan untuk jaring pengaman sosial yang ada di desa," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS