Horor, Bule Bulgaria Positif Corona Berkeliaran di Kota Mataram

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 April 2020 | 11:17 WIB
Horor, Bule Bulgaria Positif Corona Berkeliaran di Kota Mataram
Petugas kepolisian bersama tim medis penanganan COVID-19 ketika merujuk Plamen Ptekov Beshirof (kanan), warga berkebangsaan Bulgaria yang sempat kabur dari Rumah Sakit Harapan Keluarga setelah dinyatakan positif corona, di tempat persembunyiannya di wilayah Batulayar, Lombok Barat, NTB, Sabtu (4/4/2020). (Humas Polsek Senggigi)

Suara.com - Seorang pria berkebangsaan Bulgaria positif virus corona, Plamen Ptekov Beshirof berkeliaran di Kota Mataram. Bule Bulgaria itu kabur dari Rumah Sakit Harapan Keluarga.

Dia kabur setelah dinyatakan positif virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Kekinian bule Bulgaria itu sudah ditemukan dan kini mendapatkan perawatan medis RSUD Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Sudah ketemu anggota Polsek Senggigi dan malam itu juga langsung diarahkan ke RSUD Kota Mataram," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Barat AKBP Bagus Satrio Wibowo melalui sambungan telefon selulernya, Senin (6/4/2020).

Bule Bulgaria tersebut ditemukan, Sabtu (4/4/2020) malam ketika sedang bersembunyi di salah satu vila yang berada di wilayah Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Dia di vila itu bersama seorang warga lokal rekan perempuannya bernama Ani Purwaseh.

Setelah mengetahui keberadaannya bersama rekan perempuannya, Plamen Ptekov pada Sabtu (4/4/2020) malam, langsung dijemput Tim Medis Penanganan COVID-19 dari RSUD Kota Mataram.

"Penjemputannya sesuai protokol kesehatan penanganan COVID-19," ucap dia.

Hanya saja berdasarkan foto yang dibagikan Polsek Senggigi, polisi yang menjembut bule itu tidak berpakaian APD. Mereka hanya pakai sweater dan kaos. 

Untuk Ani Purwaseh, yang kabarnya ikut membantu Plamen Ptekov kabur dari Rumah Sakit Harapan Keluarga pada Kamis (2/4/2020) dinihari, tidak ikut pada malam itu juga. Namun dia kabarnya menyusul keesokan harinya.

"Katanya menyusul besoknya (Minggu pagi) ke RS kota, karena alasan akan mengambil barang-barang miliknya yang ada di vila," ujar Bagus. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IBL 2020 Ditunda karena Virus Corona, Drakor Jadi Pelipur Lara

IBL 2020 Ditunda karena Virus Corona, Drakor Jadi Pelipur Lara

Sport | Senin, 06 April 2020 | 11:09 WIB

Hina Jokowi saat Corona Ditindak, DPR: Hindari Kesan Polri Sewenang-wenang

Hina Jokowi saat Corona Ditindak, DPR: Hindari Kesan Polri Sewenang-wenang

News | Senin, 06 April 2020 | 10:59 WIB

Warga Diminta Waspada Kriminalitas di Tengah Wabah Corona

Warga Diminta Waspada Kriminalitas di Tengah Wabah Corona

Jogja | Senin, 06 April 2020 | 10:56 WIB

Cerita Makan Konate yang Gagal Mudik karena Mali Terapkan Lockdown

Cerita Makan Konate yang Gagal Mudik karena Mali Terapkan Lockdown

Bola | Senin, 06 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB