Hina Jokowi saat Corona Ditindak, DPR: Hindari Kesan Polri Sewenang-wenang

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 06 April 2020 | 10:59 WIB
Hina Jokowi saat Corona Ditindak, DPR: Hindari Kesan Polri Sewenang-wenang
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Komisi III DPR RI mengingatkan kepolisian agar tidak melanggar prinsip-prinsip hukum dalam menegakan aturan, menyusul surat edaran Kapolri yang meminta pelaku penghinaan terhadap Presiden Jokowi terkait Covid-19 untuk ditindak tegas.

Anggota Komisi III Arsul Sani berharap nantinya Polri dapat melakukan penindakan sesuai prosedur dan tidak melanggar prinsip due process of law.

"Jajaran Polri agar kerja-kerja penegakan hukum yang menjadi kewenangan Polri tidak melanggar prinsip due process of law, yakni jelas dasar aturannya dan prosedurnya dilakukan dengan benar," kata Arsul kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Ia menambahkan, institusi Polri juga harus melakukan langkah pencegahan terlebih dahulu dalam menegakkan hal-hal terkait penghinaan pejabat negara hingga berita bohong alias hoaks mengenai Covid-19.

"Terkait dengan penindakan-penindakan terhadap mereka yang melakukan ujaran kebecian lewat medsos atau yang menyebarkan hoaks, maka Polri memiliki surat edaran Kapolri Nomor 6 Tahun 2015 yang isinya meminta agar jajaran Polri melakukan langkah-langkah preventif terlebih dahulu dalam menghadapi kasus-kasus ujaran kebencian dan penyebaran hoaks sebelum melakukan proses hukum," katanya.

Menurutnya, Polri jangan sampai salah mengambil langkah dalam menegakan hukum yang ujungnya bakal membuat kesan Kepolisian menjadi buruk.

"Agar apa yang ada dalam surat edaran Kapolri tersebut diterapkan secara baik oleh Polri untuk menghindarkan kesan bahwa Polri sewenang-wenang dalam penegakan hukum," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas siapa saja yang melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan pejabat pemerintah dalam mengatasi pendemi virus corona baru Covid-19.

Hal itu tertuang dalam surat telegram Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis bernomor ST/1100/IV/HUK.7.1./2020.

baca juga

Dalam surat telegram tertanggal 4 April 2020 dan ditandatangani oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kapolri memerintahkan Kabareskrim dan Kapolda untuk melakukan patroli siber khusus terkait penyebaran informasi bohong atau hoaks terkait pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Kapolri juga memerintahkan jajarannya itu untuk melakukan pemantauan dan menindak tegas pelaku penghinaan terhadap presiden dan pejabat pemerintah dalam rangka mengatasi pendemi Covid-19.

Bagi pelaku penghinaan terhadap presiden dan pejabat pemerintah itu dapat dikenakan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan.

"Melaksanakan patroli siber untuk monitoring perkembangan situasi, serta opini di ruang siber, dengan sasaran penyebaran hoax terkait COVID-19, hoax terkait kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19, penghinaan kepada penguasa/presiden dan pejabat pemerintah," begitu bunyi salah satu poin dalam surat telegram Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz seperti dikutip Suara.com, Senin (6/4/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Pamer Indonesia Tak Masuk 10 Besar Negara Terbanyak Pasien Corona

Jokowi Pamer Indonesia Tak Masuk 10 Besar Negara Terbanyak Pasien Corona

News | Senin, 06 April 2020 | 10:54 WIB

Zona Merah Virus Corona, 6 Pasar di Depok Layani Belanja Online

Zona Merah Virus Corona, 6 Pasar di Depok Layani Belanja Online

Jabar | Senin, 06 April 2020 | 10:41 WIB

Mantan Astronot NASA Sebut COVID-19 Lebih Berbahaya daripada Misi Antariksa

Mantan Astronot NASA Sebut COVID-19 Lebih Berbahaya daripada Misi Antariksa

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 10:36 WIB

Cegah Corona, Bayi Baru Lahir di Thailand Dipasangi Pelindung Wajah

Cegah Corona, Bayi Baru Lahir di Thailand Dipasangi Pelindung Wajah

News | Senin, 06 April 2020 | 10:47 WIB

Catat! Jokowi Janji Kasih Masker ke Rakyatnya, karena Wajib Pakai

Catat! Jokowi Janji Kasih Masker ke Rakyatnya, karena Wajib Pakai

News | Senin, 06 April 2020 | 10:29 WIB

Acuhkan Seruan Anies, Banyak Penumpang Tak Pakai Masker saat Naik KRL

Acuhkan Seruan Anies, Banyak Penumpang Tak Pakai Masker saat Naik KRL

News | Senin, 06 April 2020 | 10:28 WIB

Awal Pekan Rupiah Dibuka Melempem Rp 16.556 Per Dolar AS

Awal Pekan Rupiah Dibuka Melempem Rp 16.556 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 10:18 WIB

Sembuh dari Corona, Berapa Total Biaya yang Dikeluarkan Andrea Dian?

Sembuh dari Corona, Berapa Total Biaya yang Dikeluarkan Andrea Dian?

Entertainment | Senin, 06 April 2020 | 10:17 WIB

Di Balik 30 Ribu Narapidana Dibebaskan saat Corona, Jokowi Tiru Iran

Di Balik 30 Ribu Narapidana Dibebaskan saat Corona, Jokowi Tiru Iran

News | Senin, 06 April 2020 | 10:12 WIB

Nadia, Harimau di Kebun Binatang AS Positif Terinfeksi Virus Corona

Nadia, Harimau di Kebun Binatang AS Positif Terinfeksi Virus Corona

News | Senin, 06 April 2020 | 10:43 WIB

Terkini

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×