PM Inggris Masuk ICU Akibat Corona, Menlu Ditunjuk Gantikan Boris Johnson

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 07 April 2020 | 09:45 WIB
PM Inggris Masuk ICU Akibat Corona, Menlu Ditunjuk Gantikan Boris Johnson
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (AFP)

Suara.com - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif (ICU) karena kondisinya yang semakin memburuk usai dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Johnson telah menunjuk Menteri Luar Negeri Dominic Raab menggantikan tugasnya di pemerintahan.

Johnson dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (5/4/2020) malam karena keadaanya tak kunjung membaik akibat terinfeksi virus corona. Sejak dinyatakan positif corona pada 27 Maret 2020, Johnson sempat menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Selama 10 hari diisolasi secara mandiri, kondisi kesehatan Johnson tak kunjung membaik. Ia masih terus mengalami demam tinggi sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Sepanjang siang ini, kondisi Perdana Menteri semakin buruk. Atas saran tim medis, ia telah dipindahkan ke ICU di rumah sakit," kata Kantor Berita Perdana Menteri dialihbahasakan dari The Guardian, Selasa (7/4/2020).

Sejak tiba di rumah sakit pada Minggu malam, Johnson telah mendapatkan bantuan masker oksigen untuk bernapas.

Johnson telah menunjuk Menteri Luar Negeri Dominic Raab untuk mewakilinya jika diperlukan. 

Keputusan menyerahkan kekuasaan kepada Dominic Raab diambil setelah kabinet dan parlemen khawatir dengan kondisi Johnson. Ia seharusnya beristirahat dan menjalani pengobatan penuh.

Saran untuk menyerahkan kekuasaan dan fokus menjalani pengobatan juga muncul mengingat gejala virus corona yang dialami oleh Johsnon terus memburuk, yakni batuk terus menerus dan demam tinggi.

Pada Senin siang, Kantor Perdana Menteri masih bersikeras bahwa Johnson masih dapat membaca kotak merah surat-surat pemerintahan dan pada konferensi pers harian Senin sore, Raab mengklaim Johnson masih sepenuhnya bertanggungjawab dan mengeluarkan instruksi.

Namun, Raab mengaku ia tidak berbicara dengan Johnson sejak Sabtu, sehari sebelum Johnson dilarikan ke rumah sakit atas saran medis.

Setelah Johnson masuk rumah sakit, Raab memimpin pertemuan harian membahas penanganan virus corona.

Angka positif corona di Inggris kini telah mencapai 5.000 kasus. Dalam sehari mengalami peningkatan kasus hingga 400 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PUPR Izinkan Rusunawa Jadi Tempat Karantina Pasien Corona

Kementerian PUPR Izinkan Rusunawa Jadi Tempat Karantina Pasien Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 08:55 WIB

Pasien Meninggal Akibat Virus Corona di Jayapura Bertambah Jadi 2 Orang

Pasien Meninggal Akibat Virus Corona di Jayapura Bertambah Jadi 2 Orang

News | Selasa, 07 April 2020 | 08:48 WIB

Kondisi Memburuk karena Corona, PM Inggris Kini Dirawat di ICU

Kondisi Memburuk karena Corona, PM Inggris Kini Dirawat di ICU

News | Selasa, 07 April 2020 | 07:37 WIB

Miris, Petugas Medis Puskesmas di Aceh Pakai Jas Hujan

Miris, Petugas Medis Puskesmas di Aceh Pakai Jas Hujan

Foto | Selasa, 07 April 2020 | 07:32 WIB

Peta Sebaran Corona di Surabaya 7 April 2020: Pasien Sembuh Bertambah

Peta Sebaran Corona di Surabaya 7 April 2020: Pasien Sembuh Bertambah

Jatim | Selasa, 07 April 2020 | 07:20 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB