DPR Minta Kominfo Buat Aplikasi Serupa Zoom, Menkominfo: Sedang Dipelajari

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
DPR Minta Kominfo Buat Aplikasi Serupa Zoom, Menkominfo: Sedang Dipelajari
Menkominfo Johnny Plate memperkenalkan aplikasi Tracetogether untuk melawan Covid-19 di Jakarta, Kamis (26/3/2020). [Dok Kominfo]

Johnny mengatakan ada dua sistem yang sedang dipelajari, pertama ialah aplikasi rapat virtual yang bakal dikembangkan oleh operator selular Telkomsel.

Suara.com - Komisi I DPR meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuat aplikasi untuk rapat virtual serupa Zoom. Terkait itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebut pihaknya tengah mempelajari usulan tersebut.

Johnny berujar, ada dua sistem yang sedang dipelajari, pertama ialah aplikasi rapat virtual yang bakal dikembangkan oleh operator selular Telkomsel.

"Aplikasi khusus saat ini kami sedang mempelajari dua. Kami mengetahui bahwa operator selular kita dalam hal ini Telkomsel juga menyiapkan model yang sama untuk virtual meeting, yang saat ini sedang mereka kembangkan yang menjadi salah satu alternatif penting pengembangan di Indonesia," kata Johnny dalam rapat virtual dengan Komisi I DPR, Selasa (7/4/2020).

Lalu, pengembangan aplikasi sejenis juga dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika secara mandiri dengan menggunakan perangkat milik sendiri.

"Disamping tentu kami juga mempelajari, Bu Nurul, bagaimana untuk membangun aplikasi sendiri di lingkungan Kominfo untuk menggunakan dan dikendalikan yang melalui sentral kontrol Kominfo, pemerintah dalam hal ini," kata Johnny.

Ia berjanji akan terus memperbarui perkembangan informasi mengenai pembangunan aplikasi serupa Zoom yang tengah dipelajari oleh Telkomsel dan Kemenkominfo tersebut.

Ilustrasi aplikasi Zoom di ponsel pintar. [Shutterstock]
Ilustrasi aplikasi Zoom di ponsel pintar. [Shutterstock]

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat membuat aplikasi serupa Zoom, guna memfasilitasi rapat-rapat pemerintahan hingga swasta yang dilakukan secara teleconference dalam masa bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19.

Sebab, menurut Nurul, bukan tidak mungkin data percakapan dalam pertemuan virtual yang selama ini dilakukan baik pejabat negara maupun masyarakat dapat bocor ke publik atau pihak tertentu.

"Tentang aplikasi Zoom ini kan dikatakan bahwa zoom ini tidak aman, bisa ke mana-mana begitu, bisa rembes, bisa didengar, bisa direkam dan sebagainya," ujar Nurul dalam rapat virtual dengan Menkominfo Johnny G. Plate, Selasa (7/4/2020).

Nurul kemudian mempertanyakan apakah Menkominfo sempat terpikirkan untuk membuat aplikasi serupa Zoom atau tidak. Mengingat, dalam paparannya Johnny sempat menyampaikan sejumlah program-program besar yang dibuat dalam menghadapi Covid-19.

"Apakah dari Menkominfo tidak membuat sendiri aplikasi untuk memberikan layanan seperti ini dalam secara temporary lah pak sesuai dengan kebutuhannya begitu. Apakah terpikir begitu? Karena bapak punya program yang sangat besar," jata Nurul.

Politikus Partai Golkar itu memandang penting bagi Indonesia memiliki aplikaai serupa Zoom. Selain untuk menjaga kerahasiaan data di dalam negeri, aplikasi tersebut nantinya juga dapat dikelola secara mandiri melalui Kemenkominfo.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS