Pimpinan Baleg DPR Kewalahan Tanggapi Ribuan SMS Buruh Tolak Omnibus Law

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 08 April 2020 | 21:50 WIB
Pimpinan Baleg DPR Kewalahan Tanggapi Ribuan SMS Buruh Tolak Omnibus Law
Ilustrasi gedung DPR, MPR, DPR, di Jalan Gatot Subroto. [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Beredar sebuah tangkapan layar WhatsApp grup (WAG) yang meminta kepada kalangan buruh hingga pelajar dan mahasiswa untuk mengirimkan pesan singkat atau chat ke sejumlah nomor milik pimpinan Badan Legislasi DPR RI.

Dalam pesan di WAG tersebut meminta agar SMS yang dikirimkan bertukiskan permintaan agar Baleg DPR tidak melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan fokus membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas, sebagai salah satu pimpinan mengakui bahwa ia mendapatkan ribuan pesan masuk di telepon genggamnya yang isinya serupa, yakni protes terhadap pembahasan omnibus law Cipta Kerja. Bahkan, pesan itu sudah didapatkan Supratman sejak Selasa (7/4) kemarin.

"Iya, jadi sekarang ini hampir semua, kami pimpinan Baleg itu sekarang dapat SMS maupun WA dari kalangan buruh. Rata-rata buruh, itu kami sekarang ini masih. Sudah puluhan ribu lah. Iya dari kemarin," kata Supratman kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Supratman berujar, tidak sedikit dari kalangan buruh yang menyertakan identitas tempat mereka bekerja dalam pesan singkat yang dikirimkan ke pimpinan Baleg.

Adapun isi pesan dari kalangan buruh ialah menolak Omnibus Law Cipta Kerja terutama yang terdapat dalam klaster ketenagakerjaan.

"Satu, mereka menolak RUU Omnibus Law tetapi ada yang lebih spesifik, yakni menolak klaster ketenagakerjaan, ada juga jadi rata-rata copy-paste saja. Tetapi intinya kami tanggapi ini secara baik, saya bahkan bilang mungkin ini demo terbesar yang dilakukan teman-teman buruh, dalam bentuk media sosial," kata Supratman.

Supratman sendiri mengaku kewalahan jika harus menanggpi dan membalas satu per satu pesan masuk. Untuk itu, ia memilih memberikan tanggapan melalui akun Facebook pribadi miliknya.

"Saya sendiri berusaha menjawab satu per satu tapi ndak mungkin saya jawab semua. Sehingga sekarang melalui akun media sosial Facebook saya. Saya buka meminta tanggapan masukan yang sifatnya konstruktif," tandasnya.

baca juga

Sebelumnya, Buruh se-Jabodetabek yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana akan berdemo pada pertengahan April 2020 sebagai reaksi atas kesewenangan DPR RI yang masih membahas RUU Omnibus Law Cipta Kerja di saat pandemi virus corona COVID-19.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan setidaknya ada 50 ribu buruh yang siap turun ke depan gedung DPR RI untuk mendesak pembatalan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Iqbal menyebut para buruh akan tetap melakukan aksi meski di tengah pandemi virus corona COVID-19.

"Buruh tidak gentar dengan resiko tentang corona maupun adanya larangan mengumpulkan banyak orang. Karena saat ini buruh menghadapi dua ancaman serius terhadap hidupnya dan keluarganya," kata Iqbal dalam keterangan pers, Jumat (3/4/2020).

"Yaitu yang pertama, ancaman nyawa yang hilang karena belum diliburkan di saat pandemi corona. Dan yang kedua adalah ancaman masa depan buruh yang terpuruk karena omnibus law RUU Cipta Kerja yang akan dibahas oleh Panja Baleg," lanjutnya.

Para buruh mempertanyakan sikap pimpinan dan anggota DPR RI. Mengapa yang akan dibahas lebih dulu adalah Omnibus Law RUU Cipta Kerja dibandingkan omnibus law RUU Ibukota yang lebih dahulu masuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi X DPR Imbau Semua Klub Liga 1 2020 Lakukan Tes Virus Corona

Komisi X DPR Imbau Semua Klub Liga 1 2020 Lakukan Tes Virus Corona

Bola | Rabu, 08 April 2020 | 20:58 WIB

DPR Dapat Uang Beli Mobil, Pegiat HAM Singgung Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji

DPR Dapat Uang Beli Mobil, Pegiat HAM Singgung Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji

News | Rabu, 08 April 2020 | 20:37 WIB

Anggota DPR Diguyur Ratusan Juta untuk Beli Mobil, Haris Azhar: Tak Pantas

Anggota DPR Diguyur Ratusan Juta untuk Beli Mobil, Haris Azhar: Tak Pantas

News | Rabu, 08 April 2020 | 19:40 WIB

4 Kontroversi Anggota DPR saat Corona, Rapid Test hingga Uang Beli Mobil

4 Kontroversi Anggota DPR saat Corona, Rapid Test hingga Uang Beli Mobil

News | Rabu, 08 April 2020 | 19:33 WIB

Penampakan Surat Anggota DPR Dapat Uang untuk Beli Mobil saat Corona

Penampakan Surat Anggota DPR Dapat Uang untuk Beli Mobil saat Corona

News | Rabu, 08 April 2020 | 18:24 WIB

Setelah Viral, Pemberian Uang Muka ke DPR untuk Beli Mobil Akhirnya Ditunda

Setelah Viral, Pemberian Uang Muka ke DPR untuk Beli Mobil Akhirnya Ditunda

News | Rabu, 08 April 2020 | 18:13 WIB

Terkini

Bisnis Logistik Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Bisnis Logistik Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Praktis Reapply! 4 Sunscreen Spray Collagen Kulit Kenyal Bebas Garis Halus

Praktis Reapply! 4 Sunscreen Spray Collagen Kulit Kenyal Bebas Garis Halus

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Hujan di DIY Diprediksi Masih Minim hingga Awal November, Waspada Kekeringan dan Karhutla

Hujan di DIY Diprediksi Masih Minim hingga Awal November, Waspada Kekeringan dan Karhutla

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Respons Aksi Bundaran HI: Pemerintah Janji Evaluasi, Minta Greenpeace Serahkan Data dan Rekomendasi

Respons Aksi Bundaran HI: Pemerintah Janji Evaluasi, Minta Greenpeace Serahkan Data dan Rekomendasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:11 WIB

OJK Periksa Saham HSC, Identitas Emiten yang Diduga Melanggar Sudah Dikantongi

OJK Periksa Saham HSC, Identitas Emiten yang Diduga Melanggar Sudah Dikantongi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Apa Perbedaan Fungsi Body Lotion Malam dan Body Serum untuk Mencerahkan Kulit Badan?

Apa Perbedaan Fungsi Body Lotion Malam dan Body Serum untuk Mencerahkan Kulit Badan?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:10 WIB

RUPS Pengelola RSIA Family Digugat Pemegang Saham Minoritas, Ada Apa?

RUPS Pengelola RSIA Family Digugat Pemegang Saham Minoritas, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Rekomendasi Laptop Bisnis Terbaik untuk Pengadaan Skala Perusahaan Besar

Rekomendasi Laptop Bisnis Terbaik untuk Pengadaan Skala Perusahaan Besar

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Belasan Kali Antar Jemput Sabu, Aksi Anggota TNI Berakhir Dibekuk Polda Riau

Belasan Kali Antar Jemput Sabu, Aksi Anggota TNI Berakhir Dibekuk Polda Riau

Riau | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Asap Tebal Kepung Tol Bakter KM 132 hingga Picu Kecelakaan, Pengelola Buka Suar

Asap Tebal Kepung Tol Bakter KM 132 hingga Picu Kecelakaan, Pengelola Buka Suar

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:58 WIB

×