Sempat Ditolak Bersandar, 26 Awak Kapal Lambelu Positif Terjangkit Corona

Bangun Santoso

Senin, 13 April 2020 | 08:07 WIB
Sempat Ditolak Bersandar, 26 Awak Kapal Lambelu Positif Terjangkit Corona
KM Lambelu (Dok. Direktorat Jendral Perhubungan Laut)

Suara.com - Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat 26 awak dan mitra KM Lambelu positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan kepada 42 orang dari 141 awak kapal yang saat ini sedang dikarantina di atas kapal tersebut.

"Kemarin telah dilakukan pemeriksaan swab kepada 42 orang awak KM Lambelu dan ada 26 positif, selebihnya negatif," kata Kepala Dinas Kesehatan, Ichsan Mustari melalui video konferensi bersama awak media yang dilansir Kantor Berita Antara di Makassar, Minggu (12/4/2020) petang.

KM Lambelu saat ini dilarang bersandar di Pelabuhan Soekarno Hatta sesuai protokol kesehatan untuk setiap kedatangan.

Nakhoda beserta petugas kapal harus menjalani isolasi mandiri di atas kapal dengan pengawasan dari pihak keamanan, manajemen dan otoritas pelabuhan di Kota Makassar.

Adapun jarak antara kapal dan daratan sejauh 2 mil dan nakhoda kapal beserta seluruh ABK telah diinstruksikan tetap berada di atas kapal hingga hasil pemeriksaan kesehatan diterima.

"Besok (Senin hari ini) siang, 99 orang awak akan diperiksa lagi untuk memastikan statusnya mereka. Sebab yang diidentifikasi positif ini kebanyakan mereka adalah OTG (orang tanpa gejala)," kata Ichsan.

Meski demikian, Ichsan menegaskan kepada masyarakat bahwa tidak ada satupun kru yang turun dari kapal dan karantina akan terus dilakukan sampai 14 hari.

Terkait kondisi awak dan mitra KM Lambelu yang positif maupun negatif, pengawasan ketat dilakukan di atas kapal dengan mengerahkan aparat keamanan seperti TNI, Polri dan Satpol PP.

Langkah-langkah pencegahan sudah dilakukan di atas kapal, mulai dari penyemprotan disinfektan, menyiapkan tempat cuci tangan dan tidak melakukan proses memasak di atas kapal sesuai protokol kesehatan.

baca juga

"Bersama bagian kesehatan pelabuhan, kita akan membawa obat, masker dan segala yang dibutuhkan untuk upaya pencegahan," katanya.

Selama karantina berlangsung, Pemerintah Provinsi Sulsel bersama elemen terkait akan melakukan edukasi kepada awak dan mitra KM Lambelu untuk mengetahui keadaan mereka secara berkala.

"Kapal akan sandar dan mendekat jika butuh air, konsumsi dan bahan bakar," katanya.

"Konsumsi awak kapal akan disediakan dari darat dan tidak ada proses masak di kapal. Karena berdasarkan protokol kesehatan, tidak boleh berganti tempat makan," sambung Ichsan.

KM Lambelu merupakan salah satu kapal Pelni dengan tipe 2000 dan memiliki rute Makassar - ParePare - Balikpapan - Tarakan - Nunukan - Pantoloan - Balikpapan - ParePare - Makassar - Bau-bau - Maumere - Bau-bau - Makassar - ParePare - Balikpapan - Pantoloan - Tarakan - Nunukan - Balikpapan - ParePare - Makassar.

Ditolak Bersandar, Penumpang Terjun ke Laut

ABK KM Lambelu Positif Corona, Penumpang Panik hingga Terjun ke Laut (Instagram/@papuabarathitz)
ABK KM Lambelu Positif Corona, Penumpang Panik hingga Terjun ke Laut (Instagram/@papuabarathitz)

Sebelumnya pada Senin (6/4/2020) malam, kapal dengan jumlah penumpang 238 orang ini sempat ditolak untuk bersandar di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, NTT, karena ada kru kapal diduga terinfeksi Covid-19.

Akibat penolakan itu, enam orang penumpang KM Lambelu nekat terjun ke laut di perairan Maumere setelah kapal penumpang milik PT Pelni ini dilarang bersandar di pelabuhan oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.

Larangan bersandar dilakukan setelah tim medis RSUD TC Hillers Maumere, melakukan pemeriksaan terhadap seluruh penumpang.

Hasilnya, tiga orang dalam kapal itu dinyatakan positif Covid-19.

Bupati meminta agar seluruh penumpang dan kru kapal dikarantina sementara di atas kapal. Para penumpang yang kesal, memprotes keputusan bupati dengan cara nekat terjun ke laut.

Salah satu penumpang, Nikmat Kurnia Hasan, yang berasal dari Alok, Sikka, menuturkan pengalamannya terombang-ambing di laut selama hampir 24 jam.

"Kita ini terombang-ambing di laut selama 20 jam lebih di perairan, jadi kita ini resah. Kan harusnya kapal sandar [Senin] malam kenapa bisa baru hari Selasa turun, jadi penumpang yang ada di kapal mulai gelisah," ujar Nikmat sebagaimana dilaporkan BBC, Rabu (9/4/2020).

Penumpang kian kecewa ketika Bupati Fransiskus Roberto Diogo mengharuskan kapal kembali ke Makassar, padahal Gubernur Sulawesi Selatan telah mengatakan bahwa warga asli harus kembali ke tempat asalnya.

"Karena Makassar sekarang dalam keadaan zona merah," kata dia.

Akhirnya, pada Selasa (7/4/2020) malam, KM Lambelu diperbolehkan bersandar di pelabuhan, sebanyak 238 penumpang diperbolehkan turun dari kapal dan langsung menjalani karantina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecemasan Chacha Frederica Jelang Lahiran di Tengah Pandemi Corona

Kecemasan Chacha Frederica Jelang Lahiran di Tengah Pandemi Corona

Entertainment | Senin, 13 April 2020 | 07:34 WIB

Pria di Atas 50 Tahun Berisiko Alami Covid-19 Parah, Mengapa?

Pria di Atas 50 Tahun Berisiko Alami Covid-19 Parah, Mengapa?

Health | Senin, 13 April 2020 | 07:16 WIB

Lelang Jersey dan Sepatu Marco Motta Hasilkan Rp 13 Juta

Lelang Jersey dan Sepatu Marco Motta Hasilkan Rp 13 Juta

Bola | Senin, 13 April 2020 | 06:55 WIB

Penampakan Lafaz Allah di Jakarta

Penampakan Lafaz Allah di Jakarta

Foto | Senin, 13 April 2020 | 06:38 WIB

Tinggalkan Rumah Sakit, Kenny Dalglish Jalani Isolasi Mandiri

Tinggalkan Rumah Sakit, Kenny Dalglish Jalani Isolasi Mandiri

Bola | Senin, 13 April 2020 | 06:25 WIB

Polisi Disebut Lebay Tuduh Anarko Mau Menjarah, Sosiolog: Ada Datanya Gak?

Polisi Disebut Lebay Tuduh Anarko Mau Menjarah, Sosiolog: Ada Datanya Gak?

News | Senin, 13 April 2020 | 07:05 WIB

Terlihat Bahagia di Tengah Pandemi Corona, Andre Taulany Minta Maaf

Terlihat Bahagia di Tengah Pandemi Corona, Andre Taulany Minta Maaf

Entertainment | Senin, 13 April 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:29 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

×