Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Relokasikan Anggaran Penanganan Covid-19

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Senin, 13 April 2020 | 15:11 WIB
Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Relokasikan Anggaran Penanganan Covid-19
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pemerintah dinilai perlu merelokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 yang bisa digunakan untuk masyarakat terdampak wabah Virus Corona atau Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam keterangan yang disampaikan di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (13/4/2020).

Zulhas mengatakan, banyak masyarakat yang terimbas pandemi Covid-19 di Indonesia. Salah satunya PHK yang terjadi di lingkungan para pekerja.

"Anggaran relokasi itu diutamakan untuk segera sampai kepada masyarakat yang sekarang sangat membutuhkan yang terdampak. Ada yang PHK, ada yang di rumah tidak bekerja agar bantuan segera bisa diterima oleh mereka dari mana? Dari relokasi," katanya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini berpendapat, anggaran kementerian, pemerintah daerah hingga lembaga yang bukan prioritas, seharusnya dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Zulhas mengklaim, anggaran MPR telah dipangkas sebanyak Rp 36 miliar.

"Kami juga telah dipotong, Rp 36 miliar ditarik kembali untuk menghadapi apa namanya virus Covid-19," sambungnya.

Zulhas mengatakan, realokasi anggaran tersebut menjadi pilihan untuk penangananan Covid-19. Bahkan, ia mengaku mendukung kebijakan pemerintah yang menaikan defisit anggaran dari 3 persen menjadi 5 persen.

"Kemudian defisit anggaran dari 3 persen 5 persen itu menjadi cadangan terakhir. Kalau ini semakin berat, semakin tinggi risiko kita, terdampak semakin meluas. Tentu dana itu baru kita pergunakan yang pertama relokasi dulu," katanya.

Lebih lanjut, Zulhas berharap agar seluruh elemen bisa bahu membahu dalam mengatasi pandemi Covid-19. Dia meminta agar pemerintah memastikan stok bahan makanan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi ini berlangsung.

"Yang kita khawatirkan tertutup situasi seperti ini adalah cadangan pangan kita. Oleh karena itu juga mengimbau pemerintah stok pangan itu mendapat perhatian," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Corona, Puluhan Ribu Warga Jateng Kesulitan Bayar Kredit Bank

Dampak Corona, Puluhan Ribu Warga Jateng Kesulitan Bayar Kredit Bank

Jawa Tengah | Rabu, 08 April 2020 | 14:43 WIB

Dampak Corona, 1.923 Pekerja di Jatim Terkena PHK dan 16.086 Dirumahkan

Dampak Corona, 1.923 Pekerja di Jatim Terkena PHK dan 16.086 Dirumahkan

Jatim | Selasa, 07 April 2020 | 21:21 WIB

Dampak Corona di Semarang, 3.000 Pekerja Terpaksa Dirumahkan

Dampak Corona di Semarang, 3.000 Pekerja Terpaksa Dirumahkan

Jawa Tengah | Selasa, 07 April 2020 | 04:55 WIB

Korban Dampak Corona Mulai Terasa, Di Gresik 73 Buruh Kena PHK

Korban Dampak Corona Mulai Terasa, Di Gresik 73 Buruh Kena PHK

Jatim | Selasa, 07 April 2020 | 00:50 WIB

Dampak Corona, Jokowi Gratiskan 24 Juta Pelanggan Listrik Selama Tiga Bulan

Dampak Corona, Jokowi Gratiskan 24 Juta Pelanggan Listrik Selama Tiga Bulan

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 15:54 WIB

Terkini

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB