Sambil Terisak, Kesaksian Ibu Penjual Pakaian Dalam Digerebek Satpol PP

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 15 April 2020 | 10:12 WIB
Sambil Terisak, Kesaksian Ibu Penjual Pakaian Dalam Digerebek Satpol PP
Postingan seorang ibu ditertibkan karena PSBB.(Instagram/Lambe turah)

Suara.com - Seorang ibu pedagang kaki lima menjadi bahan perbincangan setelah videonya saat digerebek Satpol PP terkait aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sempat viral di media sosial.

Ibu tersebut bernama Yernis. Penjual pakaian dalam tersebut membeberkan kesaksiannya ketika menjadi narasumber acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One yang ditayangkan Selasa (14/4/2020).

Ketika dipertontonkan video Yernis yang sempat viral tersebut, pembawa acara sekaligus Presiden ILC Karni Ilyas menyebutnya dramatis. "Sangat dramatis sekali video ibu ribut sama Satpol PP," ujar Karni Ilyas.

Yernis mengatakan peristiwa itu terjadi di komplek perumahan di wilayah Cisoka, Tangerang, Banten. Sudah cukup lama dia berjualan di situ. Ragam usaha sudah dilakoninya, dari jualan nasi hingga pakaian dalam.

"Saya pertama jualan nasi. Ada 4 tahunan, (jualan itu) bangkrut. Akhirnya beralih berdagang pakaian dalam. Saya jualan keliling dari pasar malam," ujar Yernis.

Yernis pun mengisahkan awal mulanya bisa digerebek Satpol PP. Sejatinya, dia berdagang di pasar malam. Namun, pasar malam ditutup karena aturan PSBB. Akhirnya Yernis dan suami berdagang di dekat rumahnya.

Dia nekat mencoba peruntungan di dekat rumah kontrakan lantaran terimpit kebutuhan. Banyak yang mesti dibiayainya, mulai dari kebutuhan anak yang masih kecil, uang kontrakan hingga kredit rumah.

"Saya coba-coba buka di situ. Karena sudah 10 hari saya di rumah, namanya punya kebutuhan banyak, anak masih kecil-kecil pak. Kami masih butuh biaya. Harus nyetor (uang) rumah juga. Jadi nggak ada lagi pegangan," ujar Yernis menangis.

Menurut ibu beranak 4 tersebut, ketimbang keluarganya mati kelaparan di dalam rumah, dia nekat untuk berjualan menentang aturan PSBB.

baca juga
Yernis terisak.(TV One)
Yernis terisak.(TV One)

"Daripada kita mati kelaparan di dalam rumah begini, kita nekat jualan ke luar. Itu... (Yernis menangis)," tutur Yernis tidak menyelesaikan kalimat karena tak kuat menahan air mata.

Sambil terisak, Yernis mengatakan hal tersebut dilakukan untuk menyambung hidup. "Kalau tidak seperti itu, bagaimana nasib kami pak? Anak saya masih kecil, masih butuh biaya," tutur Yernis.

"Karena tidak ada bantuan ke kita, kita nekat ke luar. Saya pikir begini, kita di dalam rumah bisa mati sekeluarga. Keluar juga kita mati. Daripada saya mati sia-sia, lebih baik saya mati berjuang demi anak-anak saya," ujar dia.

Ketika Satpol PP datang, cerita Yernis, dia dan keluarga memang sudah bersiap menutup dagangannya. Entah ada yang provokasi atau apa, kata Yernis, dia dipaksa untuk menutup dagangannya.

Kepada Yernis, salah seorang petugas Satpol PP meminta dia menyampaikan uneg-uneg agar bisa disampaikan ke atasannya. Yernis pun mencurahkan isi hatinya saat itu.

"Tolong bantu kami, khususnya saya perwakilan dari pedagang kaki lima. Tolong kami pak, bantu kami buat makan. Itu nomor satu yang kami butuhkan, Untuk cicilan rumah, nanti kami bayar," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Provokator Penolak Jenazah Corona di Banyumas: Halangi sampai Hasut Warga

Provokator Penolak Jenazah Corona di Banyumas: Halangi sampai Hasut Warga

Jawa Tengah | Rabu, 15 April 2020 | 10:09 WIB

Satgas Lawan Covid-19 DPR Beri Bantuan ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran

Satgas Lawan Covid-19 DPR Beri Bantuan ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran

DPR | Rabu, 15 April 2020 | 10:05 WIB

Update Corona Covid-19 Global 15 April: Kesembuhan Mencapai 79 Persen

Update Corona Covid-19 Global 15 April: Kesembuhan Mencapai 79 Persen

Health | Rabu, 15 April 2020 | 10:02 WIB

Komisi II Setuju Pilkada Serentak Ditunda, Jadi 9 Desember 2020

Komisi II Setuju Pilkada Serentak Ditunda, Jadi 9 Desember 2020

DPR | Rabu, 15 April 2020 | 09:57 WIB

Secercah Harapan Ketika Esok Pandemi Covid-19 Berakhir

Secercah Harapan Ketika Esok Pandemi Covid-19 Berakhir

Video | Rabu, 15 April 2020 | 09:47 WIB

Heboh di AS, Pesan ASI untuk Tangkal Virus Corona!

Heboh di AS, Pesan ASI untuk Tangkal Virus Corona!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2020 | 09:46 WIB

Pemerintah Wajib Beri Perlindungan bagi WNI di Luar Negeri

Pemerintah Wajib Beri Perlindungan bagi WNI di Luar Negeri

DPR | Rabu, 15 April 2020 | 09:41 WIB

DPR : Pembentukan Satgas Lawan Covid-19 Merupakan Keberpihakan pada Rakyat

DPR : Pembentukan Satgas Lawan Covid-19 Merupakan Keberpihakan pada Rakyat

DPR | Rabu, 15 April 2020 | 09:35 WIB

Prilly Latuconsina Tetap Buka Bisnis Kuliner Tapi Belinya Via Online

Prilly Latuconsina Tetap Buka Bisnis Kuliner Tapi Belinya Via Online

Entertainment | Rabu, 15 April 2020 | 09:25 WIB

Kocak, Aksi Pria Bikin Selebaran Cari Pasangan Bebas Kuman, Siapa Mau?

Kocak, Aksi Pria Bikin Selebaran Cari Pasangan Bebas Kuman, Siapa Mau?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2020 | 10:00 WIB

Terkini

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

×