Diam di Rumah, Narapidana Program Asimilasi Dapat Bantuan Kebutuhan Pokok

RR Ukirsari Manggalani, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 25 April 2020 | 10:03 WIB
Diam di Rumah, Narapidana Program Asimilasi Dapat Bantuan Kebutuhan Pokok
Narapidana melakukan penghormatan kepada bendera Merah Putih usai mengikuti upacara pelepasan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Jawa Barat, Kamis (9/4). Sebagai ilustrasi program asimilasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Narapidana program asimilasi dan integrasi mendapatkan bantuan berupa bahan makanan pokok. Bantuan itu diberikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Bantuan ini diserahkan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) pada Jumat (24/4/2020). Pelaksana Tugas (Plt) DitjenPAS, Nugroho, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang telah memberikan bantuan. Meski di sisi lain, banyak orang yang tidak menyetujui akan adanya program asimilasi narapidana di tengan pandemi Virus Corona atau Covid-19.

"Di saat banyak yang memandang sinis akan program asimilasi dan integrasi untuk saudara-saudara kita, para narapidana, ternyata masih ada yang peduli dan memandang narapidana asimilasi atau klien Pemasyarakatan juga perlu mendapat dukungan untuk menjalani kehidupan baru di luar Lapas,” kata Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Sementara itu, salah seorang relawan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Ricky Budiman mengatakan kalau pemberian bantuan tadi ditujukan untuk membantu para narapidana yang baru dibebaskan agar bisa menjalani asimilasi dan integrasi di rumah dengan baik.

"Dengan bantuan ini kami ingin tunjukkan bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama. Memberikan penguatan dan mendukung asimilasi dan integrasi menjadi manusia yang lebih baik dan kembali hidup berdampingan sebagai masyarakat,” ujar Ricky Budiman.

Adapun bantuan yang diberikan berupa 1.900 paket bahan makan pokok. Selanjutnya diserahkan oleh Plt. DirjenPAS kepada Kepala Balai Pemasyarakatan DKI Jakarta dan Tangerang Kota. Bantuan langsung didistribusikan kepada warga binaan yang sedang menjalankan asimilasi dan integrasi.

Catatan dari RedaksiMari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri. Bersama-sama, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Napi Asimilasi Corona Maling di Jogja Sehari Usai Bebas dari Solo

Kronologi Napi Asimilasi Corona Maling di Jogja Sehari Usai Bebas dari Solo

Jogja | Kamis, 23 April 2020 | 14:18 WIB

Kepala Rutan Bantul Minta Masyarakat Tak Beri Stigma ke Napi Asimilasi

Kepala Rutan Bantul Minta Masyarakat Tak Beri Stigma ke Napi Asimilasi

Jogja | Kamis, 23 April 2020 | 13:20 WIB

Menkumham Janji Bikin Eks Napi Progam Asimilasi Menyesal Jika Bikin Ulah

Menkumham Janji Bikin Eks Napi Progam Asimilasi Menyesal Jika Bikin Ulah

News | Rabu, 22 April 2020 | 23:55 WIB

Terkini

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:37 WIB

Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit

Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:36 WIB

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:34 WIB

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:29 WIB

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:26 WIB

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:25 WIB

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:22 WIB

Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian

Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:19 WIB

Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja

Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:14 WIB

×