Para Sesepuh Partai

Choe Ryong Hae pada tahun lalu naik menjadi kepala negara nominal Korea Utara, yakni sebagai presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Korut.
Posisi itu mengakhiri pelayanannya selama beberapa dekade di partai untuk keluarga Kim yang berkuasa, menyusul perannya sebagai kepala politik militer yang berpengaruh di bawah pemimpin Kim Jong Un.
Para analis menyebutkan bahwa Choe dan Pak Pong Ju -- sesama anggota politbiro dan mantan perdana menteri negara yang mengatur perubahan di Korut untuk memperkenalkan lebih lagi fungsi pasar bebas yang dapat menghidupkan kembali ekonomi negara itu -- kemungkinan akan menjadi tokoh-tokoh "pemimpin boneka" untuk kepemimpinan kolektif di Korut.
Sementara Kim Yong Chol -- seorang wakil ketua partai dan mantan utusan khusus urusan nuklir yang tidak terkait dengan dinasti Kim -- dan Menteri Luar Negeri Ri Son Gwon dapat ditugaskan untuk menangani masalah-masalah diplomatik, termasuk pembicaraan denuklirisasi yang terhenti dengan Amerika Serikat.
Hal itu karena Kim Yong Chol dan Ri Son Gwon memainkan peran kunci dalam konferensi tingkat tinggi antara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Saudara Jauh dan Bibi

Kim Jong Chol adalah saudara jauh Kim Jong Un tetapi belum menjadi bagian dari kepemimpinan di negara itu.
Sebaliknya Jong Chol justru memimpin suatu kehidupan permainan musik yang tenang, menurut Thae Yong Ho, mantan wakil duta besar Korea Utara di London, yang membelot ke Korea Selatan.
Jong Chol diyakini tidak tertarik dengan kehidupan publik dan kemungkinan tidak akan muncul sebagai calon utama pengganti, meskipun beberapa analis mengatakan dia masih mempertahankan hubungan dengan saudara-saudara kandungnya dan bisa memainkan peran yang lebih publik dalam situasi yang tak pasti..
Sementara bibi Kim Jong Un -- Kim Kyong Hui -- pernah menjadi tokoh yang kuat di lingkaran kepemimpinan Korut ketika kakaknya Kim Jong Il memerintah negara itu.

Namun, Kyong Hui belum pernah terlihat sejak suaminya, Jang Song Thaek, yang pernah dianggap sebagai pria paling berkuasa kedua di negara itu, dieksekusi pada 2013 oleh Kim Jong Un.
Kyong Hui telah lama dikabarkan sakit, tetapi pada awal tahun ini, dia sempat muncul sebentar di sebuah pertunjukan gala bersama keponakannya.
Generasi Keempat
![Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu untuk kedua kalinya di Metropole Hotel, Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2). [Saul LOEB / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/02/28/92356-trump-bertemu-kim-jong-un.jpg)
Kim Jong Un diyakini memiliki tiga anak dengan Ri Sol Ju, dengan anak bungsu yang lahir pada 2017, menurut kantor layanan intelijen nasional Korea Selatan.
Anak tertua dari Kim Jong Un adalah seorang putra berusia 10 tahun. Hal itu berarti salah satu dari ketiga anak Jong Un akan membutuhkan bantuan kerabatnya atau wali politik jika akan menjadi pemimpin Korut dari keturunan generasi keempat.
Sebelumnya, Kim Jong Il telah dipersiapkan selama 20 tahun untuk memimpin negara itu, sementara Kim Jong Un hanya menjalani persiapan satu tahun lebih, karena kematian mendadak ayahnya akibat serangan jantung.
"Kim Yo Jong tidak mungkin mengambil alih kepemimpinan Korut, tetapi dia dapat membantu membangun rezim sementara sebagai pialang kekuasaan sampai anak-anak Kim Jong Un tumbuh dewasa, dan Kim Jong Chol mungkin kembali membantu untuk sementara waktu," kata Go Myong-hyun, seorang peneliti dari Institut Studi Kebijakan Asia di Seoul.